KEMPALAN – YOGYAKARTA: Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan maklumat terkait penetapan awal Ramadan, Syawal dan Zulhijjah 1442 Hijriah. Penentuan awal Ramadan ini berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Metode ini berbeda dengan yang dipakai pemerintah untuk menentukan awal Ramadan, yaitu rukyatul hilal atau mengamati secara langsung kemunculan bulan dengan teleskop. Hasil pengamatan bulan itu kemudian dirapatkan Kementerian Agama dalam sidang penentuan awal Ramadan.
1 Ramadan 1442 H jatuh pada hari Selasa Wage, 13 April 2021 Masehi, demikian isi Maklumat PP Muhammadiyah yang di rilis pada Rabu (10/2/2021).

Maklumat bernomor 01/MLM/1.0/E/2021 ditandatangani Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dan Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto tertanggal 26 Januari 2021.
Maklumat juga menetapkan 1 Syawal 1442 Hijriyah atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Kamis Wage, 13 Mei 2021 Masehi.
Lalu, 1 Zulhijah 1442 H jatuh pada Ahad Pon, 11 Juli 2021 Masehi. Hari Arafah (9 Zulhijah 1442 H) pada Senin Legi, 19 Juli 2021. Kemudian, Idul Adha (10 Zulhijah 1442 H) jatuh pada Selasa Pahing, 20 Juli 2021 Masehi. (muhammad tanreha)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi