Indonesia Paling Positif soal Raksasa IT Facebook dan Google

waktu baca 1 menit

JAKARTA-KEMPALAN: Campaign bersama dengan YouGov melakukan riset untuk mengetahui bagaimana perilaku responden di Asia Pasifik. Kali ini topiknya menanyakan bagaimana masyarakat suatu negara menilai perusahaan konglomerasi teknologi seperti Facebook dan Google memonopoli perekonomian digital.

Total 18.929 responden ambil bagian dalam survei. Sebanyak 5.620 di antara mereka dari Asia Pasifik. Dibandingkan Australia, Hong Kong, China, Singapura, dan global (wordwide) konsumen Indonesia termasuk yang paling menyambut positif keberadaan raksasa teknologi itu.

Terutama pada jawaban bahwa keberadaaan Facebook dan Google sangat berdampak positif, Indonesia jauh lebih unggul dibandingkan negara-negara lain yang disurvei. Bahkan dibandingkan hasil survei global.

Sementara itu, penduduk Australia tampak yang paling sinis tentang dampak positif perusahaan-perusahaan tersebut. Sebanyak 36% responden Negeri Kanguru mengatakan dampaknya cukup negatif atau sangat negatif.

Kenyataan ini tidak mengherankan karena Pemerintah Australia  dan regulator negeri itu saat ini tengah berseteru dengan raksasa Facebook dan Google. Salah satunya, soal tuntutan media massa di Australia untuk memeroleh bayaran atas cuplikan berita yang muncul di Google News (news.google.com). Namun, Google keberatan dengan dalih media daring sudah diuntungkan oleh kenaikan trafik pengunjung karena portal mereka terindeks di dalam Google News.

Selain Indonesia, China, Hong Kong dan Singapura secara umum memiliki pandangan positif terhadap pengaruh big tech. (campaignasia)

BACA LAINNYA

0

Survei Pesanan

Kempalan News
0

x

Kempalan News
0

Muhammad

Kempalan News
0

Petinggi SMRC Offside

Kempalan News
0

Perang Digital

Kempalan News
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *