Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 03:35 WIB
Surabaya
--°C

Indonesia Paling Positif soal Raksasa IT Facebook dan Google

JAKARTA-KEMPALAN: Campaign bersama dengan YouGov melakukan riset untuk mengetahui bagaimana perilaku responden di Asia Pasifik. Kali ini topiknya menanyakan bagaimana masyarakat suatu negara menilai perusahaan konglomerasi teknologi seperti Facebook dan Google memonopoli perekonomian digital.

Total 18.929 responden ambil bagian dalam survei. Sebanyak 5.620 di antara mereka dari Asia Pasifik. Dibandingkan Australia, Hong Kong, China, Singapura, dan global (wordwide) konsumen Indonesia termasuk yang paling menyambut positif keberadaan raksasa teknologi itu.

Terutama pada jawaban bahwa keberadaaan Facebook dan Google sangat berdampak positif, Indonesia jauh lebih unggul dibandingkan negara-negara lain yang disurvei. Bahkan dibandingkan hasil survei global.

Sementara itu, penduduk Australia tampak yang paling sinis tentang dampak positif perusahaan-perusahaan tersebut. Sebanyak 36% responden Negeri Kanguru mengatakan dampaknya cukup negatif atau sangat negatif.

Kenyataan ini tidak mengherankan karena Pemerintah Australia  dan regulator negeri itu saat ini tengah berseteru dengan raksasa Facebook dan Google. Salah satunya, soal tuntutan media massa di Australia untuk memeroleh bayaran atas cuplikan berita yang muncul di Google News (news.google.com). Namun, Google keberatan dengan dalih media daring sudah diuntungkan oleh kenaikan trafik pengunjung karena portal mereka terindeks di dalam Google News.

Selain Indonesia, China, Hong Kong dan Singapura secara umum memiliki pandangan positif terhadap pengaruh big tech. (campaignasia)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.