Selasa, 19 Mei 2026, pukul : 19:29 WIB
Surabaya
--°C

Gubernur Khofifah Tegaskan SMA/SMK/SLB Negeri Se-Jatim Bebas Pungli

 

 

KEDIRI-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melepas 21 ribu peserta Jalan Sehat Guru dan Murid SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta Wilayah Kediri di GOR Joyoboyo, Rabu (27/8).

Dengan penuh semangat, Khofifah ikut berjalan kaki menyapa puluhan ribu murid dan guru yang antusias mengikuti kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini. Jalan Sehat kali ini mengambil tema “Tolak Pungli, Raih Prestasi”.

Sejalan dengan tema tersebut, Khofifah menegaskan bahwa seluruh jajaran lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, terutama sekolah-sekolah negeri jenjang SMA, SMK, dan SLB yang berada di bawah kewenangan Pemprov Jatim menolak segala praktek pungutan liar (pungli).

“Kami tegaskan tidak ada pungli di sekolah sekolah negeri yang ada di Jatim,” ujar Khofifah.

Dia menjelaskan bahwa kebutuhan pembiayaan operasional dan kegiatan pendidikan di sekolah negeri sepenuhnya dibahas secara terbuka antara pihak sekolah dan komite, dengan berpedoman pada dokumen Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

“Penyusunan RKAS sendiri merupakan instrumen transparan yang mengacu pada ketentuan regulasi dan mengedepankan prinsip musyawarah serta akuntabilitas publik,” jelasnya.

Khofifah juga menyampaikan, setiap sekolah negeri di Jawa Timur mendapatkan dukungan anggaran dari berbagai sumber, yaitu Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) serta partisipasi masyarakat yang bersifat sukarela dan tidak mengikat.

“Apabila dana BOS dan BPOPP belum mencukupi untuk mendukung seluruh program kegiatan satuan pendidikan selama satu tahun ajaran, maka diperkenankan untuk menggalang partisipasi masyarakat dalam bentuk sumbangan sukarela, yang dilakukan secara transparan dan berdasarkan hasil musyawarah bersama antara pihak komite dan sekolah,” jelasnya.

“Kami bisa dipastikan tidak ada pungutan liar atau pemaksaan dalam bentuk apa pun kepada peserta didik atau orang tua/wali murid, tanpa melalui rapat bersama sekolah dan komite yang menjadi keputusan bersama,” imbuhnya.

Khofifah juga menyampaikan pentingnya menanamkan pendidikan karakter kepada para siswa melalui jalur pendidikan formal maupun nonformal. Menurutnya, penguatan karakter merupakan kunci dalam membentuk Generasi Emas 2045.

Dia menjelaskan, Kediri dan Jatim sendiri memiliki banyak sekolah untuk tempat pengembangan karakter anak dan remaja. Salah satunya, Pemprov Jatim memiliki SMA Taruna Brawijaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kediri.

“Anak-anak di SMA Taruna Brawijaya Kediri ini kami didik untuk selalu mengedepankan semangat cinta tanah air, pendidikan karakter disamping nilai-nilai agama, menghormati orang tua dan guru, serta bela negara,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, Sekolah Taruna Brawijaya merupakan salah satu dari enam SMA Taruna di Jawa Timur. Selain SMA Taruna Brawijaya, Pemprov Jatim memiliki SMA Taruna Nala, SMA Taruna Angkasa, SMA Taruna Bhayangkara, SMA Taruna Madani dan SMA Taruna Pamong Praja.

“Semoga penguatan pendidikan karakter di sekolah bisa menjadikan anak anak Jawa Timur terbentuk Generasi Emas Indonesia,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan apresiasi dan pesan khusus kepada para murid dan guru agar terus berbangga menjadi bagian dari dunia pendidikan Jawa Timur.

Menurutnya, Jatim telah mencatatkan capaian luar biasa dalam bidang pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selama enam tahun berturut-turut, Jawa Timur berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

“Jatim bukan hanya menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNBP, tapi juga melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT),” ungkap Khofifah.

Tak hanya itu, Khofifah juga menegaskan bahwa prestasi Jawa Timur di bidang kejuruan sangat membanggakan.

Beberapa waktu lalu, Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK kembali mengukuhkan Jatim sebagai juara umum tiga tahun berturut-turut. Ini menunjukkan kualitas dan daya saing pendidikan di Jawa Timur yang terus terjaga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menuturkan bahwa jalan sehat ini merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air.

“Jalan sehat yang diikuti oleh puluhan ribu siswa ini diikuti oleh seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB se-Kediri, ditambah dengan para guru. Ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” tutupnya.

Acara jalan sehat yang diikuti puluhan ribu siswa SMA, SMK beserta para guru ini menjadi daya tarik bagi para siswa dan guru yang diawali dengan penampilan Drum Band SMA Taruna Brawijaya.

Lautan para siswa juga memanfaatkan momen jalan sehat untuk berswafoto dengan Gubernur Khofifah.

Selain menjadi ajang kebersamaan, Jalan Sehat ini juga diramaikan dengan berbagai doorprize, termasuk grand prize empat hadiah paket Umroh dari Gubernur Khofifah untuk dua orang guru dan dua orang murid, serta beragam hadiah hiburan lainnya sekitar 500 buah seperti TV, Kulkas, Rice Cooker, Sepeda, Motor Listrik, Baju Kaos, dan masih banyak lagi.

Hadiah umroh untuk dua orang murid dan dua orang guru yang diserahkan secara langsung oleh Kadis Pendidikan Jatim. Setelah ditanya terkait hadiah umroh ini akan dipakai sendiri atau diberikan kepada orang tua, murid menjawab akan memberikan kepada org tua untuk berangkat.

Begitu juga dengan guru yang menerima hadiah umroh mengungkapkan rasa terharu mendapatkan umroh. Karena ada salah satu guru yang mendapatkan hadiah tersebut belum pernah umroh dan ini menjadi hadiah dari Allah SWT melalui Gubernur Khofifah. (Dwi Arifin)

Setelah 40 Tahun Menikah, Sadiyah-Suwarno Akhirnya Kontongi Buku Nikah

SURABAYA-KEMPALAN: Sebanyak 285 pasangan di Kota Surabaya berhasil mencatatkan pernikahannya secara resmi dalam acara Isbat Nikah Massal yang digelar Pemkot Surabaya bersinergi dengan Kementrian Agama (Kemenag) dan Pengadilan Agama Surabaya bertempat di Ballroom The Empire Palace, Rabu (27/8). Acara ini tak hanya menjadi momen legalitas, tetapi juga menjadi saksi suka cita dari pasangan tertua hingga termuda.

Pasangan paling senior atau tertua, yakni Sadiyah (60) dan Suwarno (63) menjadi perwakilan untuk menerima secara simbolik buku nikah dan dokumen kependudukan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Ketua TP-PKK Kota Surabaya Rini Indriyani.

Sadiyah dan Suwarno yang menikah siri selama 40 tahun sejak 1984, merasa sangat bahagia karena mendapatkan legalitas pernikahan berupa buku nikah. Sadiyah mengungkapkan, motivasi utama mereka mengikuti isbat nikah adalah untuk melindungi hak dari anak dan cucu mereka.

“Ada tetangga yang sudah meninggal, terus mengurus surat warisan susah karena tidak punya surat nikah. Jadi saya takutnya anak-anak saya nanti juga susah. Akhirnya saya meminta bantuan RT mengurus surat nikah dan didaftarkan acara ini,” ujar Sadiyah.

Perempuan asal Duku Pakis ini merasa sangat terbantu dengan program Isabat Nikah Massal yang digagas oleh Pemkot Surabaya. Ia bahkan tak menyangka prosesnya mudah dan tidak berbelit.“Rasanya senang sekali, tidak ada kesulitan sama sekali. Saya cuma dimintai KTP serta dokumen lainnya yang dibutuhkan,” tuturnya.

Pada momen tersebut, Sadiyah mengaku sangat terharu bisa bertatap muka langsung dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

“Saya terima kasih sekali untuk Pemerintah Surabaya yang sudah membantu. Tidak bisa diucapkan betapa besarnya terima kasih saya,” akunya.

Selain Suwarno dan Sadiyah ada pula pasangan Muaya (49) dan Marjidin (60) yang juga menggungkapkan rasa bahagianya karena mendapatkan legalitas di usia pernikahan ke 40 tahun.

“Saya dulu menikah di Madura. Saat menikah Pak Lurahnya meninggal dunia jadi tidak keluar suratnya. Senang hari ini akhirnya punya surat nikah,” kata Muaya.

Tak hanya mereka, pasangan muda di Surabaya seperti Sonya (19) dan Baihaki Mujahidin Narsat (25) juga memanfaatkan program Isbat Nikah Massal ini. Warga Kupang Krajan itu, melangsungkan nikah siri pada Februari 2024. Niat awal untuk mengurus pernikahan di KUA sempat tertunda hingga akhirnya mereka mendapat informasi tentang program gratis dari Pemkot Surabaya ini.

“Waktu ngurus KK di Dispendukcapil, kami diinfokan untuk daftar Isbat Nikah Massal. Akhirnya didaftarin sama petugasnya,” cerita Sonya.

Keduanya mengaku bahwa program ini sangat menguntungkan dan membantu warga Kota Pahlawan yang belum memiliki legalitas pernikahan seperti mereka.“Senang karena semuanya gratis. Dapat mahar, makeup, semuanya gratis tanpa ada pungutan apa-apa,” tambahnya

Sonya dan Baihaki merasa sangat terbantu dengan program yang memasuki tahun kelima ini. Mereka berharap, legalitas pernikahan yang mereka terima dapat menjadi awal baru memulai kehidupan berumah tangga dengan lebih tenang.

“Bersyukur sudah punya surat nikah, jadi kalau punya anak kedepannya tidak binggung lagi untuk mengurus dokumennya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dari total 285 pasangan, 279 pasangan sudah melakukan pernikahan secara siri dan 6 lainnya merupakan pasangan nikah baru. Acara Isbat Nikah Massal merupakan bagian dari program Lontong Kupang inovasi Pemkot Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2020. (Dwi Arifin)

Setelah 40 Tahun Menikah, Akhirnya Sadiyah dan Suwarno Kantongi Surat Nikah

 

SURABAYA-KEEMPALAN: Sebanyak 285 pasangan di Kota Surabaya berhasil mencatatkan pernikahannya secara resmi dalam acara Isbat Nikah Massal yang digelar Pemkot Surabaya bersinergi dengan Kementrian Agama (Kemenag) dan Pengadilan Agama Surabaya bertempat di Ballroom The Empire Palace, Rabu (27/8). Acara ini tak hanya menjadi momen legalitas, tetapi juga menjadi saksi suka cita dari pasangan tertua hingga termuda.

Pasangan paling senior atau tertua, yakni Sadiyah (60) dan Suwarno (63) menjadi perwakilan untuk menerima secara simbolik buku nikah dan dokumen kependudukan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Ketua TP-PKK Kota Surabaya Rini Indriyani.

Sadiyah dan Suwarno yang menikah siri selama 40 tahun sejak 1984, merasa sangat bahagia karena mendapatkan legalitas pernikahan berupa buku nikah. Sadiyah mengungkapkan, motivasi utama mereka mengikuti isbat nikah adalah untuk melindungi hak dari anak dan cucu mereka.

“Ada tetangga yang sudah meninggal, terus mengurus surat warisan susah karena tidak punya surat nikah. Jadi saya takutnya anak-anak saya nanti juga susah. Akhirnya saya meminta bantuan RT mengurus surat nikah dan didaftarkan acara ini,” ujar Sadiyah.

Perempuan asal Duku Pakis ini merasa sangat terbantu dengan program Isabat Nikah Massal yang digagas oleh Pemkot Surabaya. Ia bahkan tak menyangka prosesnya mudah dan tidak berbelit.“Rasanya senang sekali, tidak ada kesulitan sama sekali. Saya cuma dimintai KTP serta dokumen lainnya yang dibutuhkan,” tuturnya.

Pada momen tersebut, Sadiyah mengaku sangat terharu bisa bertatap muka langsung dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

“Saya terima kasih sekali untuk Pemerintah Surabaya yang sudah membantu. Tidak bisa diucapkan betapa besarnya terima kasih saya,” akunya.

Selain Suwarno dan Sadiyah ada pula pasangan Muaya (49) dan Marjidin (60) yang juga menggungkapkan rasa bahagianya karena mendapatkan legalitas di usia pernikahan ke 40 tahun.

“Saya dulu menikah di Madura. Saat menikah Pak Lurahnya meninggal dunia jadi tidak keluar suratnya. Senang hari ini akhirnya punya surat nikah,” kata Muaya.

Tak hanya mereka, pasangan muda di Surabaya seperti Sonya (19) dan Baihaki Mujahidin Narsat (25) juga memanfaatkan program Isbat Nikah Massal ini. Warga Kupang Krajan itu, melangsungkan nikah siri pada Februari 2024. Niat awal untuk mengurus pernikahan di KUA sempat tertunda hingga akhirnya mereka mendapat informasi tentang program gratis dari Pemkot Surabaya ini.

“Waktu ngurus KK di Dispendukcapil, kami diinfokan untuk daftar Isbat Nikah Massal. Akhirnya didaftarin sama petugasnya,” cerita Sonya.

Keduanya mengaku bahwa program ini sangat menguntungkan dan membantu warga Kota Pahlawan yang belum memiliki legalitas pernikahan seperti mereka.“Senang karena semuanya gratis. Dapat mahar, makeup, semuanya gratis tanpa ada pungutan apa-apa,” tambahnya

Sonya dan Baihaki merasa sangat terbantu dengan program yang memasuki tahun kelima ini. Mereka berharap, legalitas pernikahan yang mereka terima dapat menjadi awal baru memulai kehidupan berumah tangga dengan lebih tenang.

“Bersyukur sudah punya surat nikah, jadi kalau punya anak kedepannya tidak binggung lagi untuk mengurus dokumennya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dari total 285 pasangan, 279 pasangan sudah melakukan pernikahan secara siri dan 6 lainnya merupakan pasangan nikah baru. Acara Isbat Nikah Massal merupakan bagian dari program Lontong Kupang inovasi Pemkot Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2020. (Dwi Arifin)

Fantastis! Astra Financial Hadirkan Program “Kredit Cerdas” di GIIAS Surabaya 2025, Targetkan Transaksi Lebih Dari Rp 400 Miliar

JAKARTA-KEMPALAN : Setelah berpartisipasi pada perhelatan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Banten, Astra Financial kembali menunjukkan komitmennya dengan menjadi Platinum Sponsor untuk yang ke-7 kalinya pada penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2025 yang akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2025 di Grand City Convex, Surabaya.

Kehadiran ini merupakan wujud konsistensi Astra Financial dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional sekaligus menghadirkan berbagai kemudahan dengan pengalaman finansial terbaik bagi para pecinta otomotif.

Project Director Astra Financial GIIAS, Tan Chian Hok, mengatakan, “Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan potensi pasar yang besar bagi perkembangan industri otomotif Indonesia. Kehadiran Astra Financial di GIIAS Surabaya tahun ini diharapkan dapat memberikan pengalaman menyeluruh melalui layanan dan solusi keuangan yang membantu masyarakat mewujudkan mobil impian mereka.”

Tan Chian Hok juga menyampaikan bahwa Astra Financial mencatatkan transaksi sebesar Rp2,4 triliun di GIIAS Tangerang 2025 dengan pencapaian sebesar 111,5% terhadap target. “Pada penyelenggaraan GIIAS Tangerang sebelumnya, Astra Financial berhasil membukukan pencapaian transaksi melampaui target. Untuk GIIAS Surabaya kali ini, harapannya Astra Financial dapat membukukan pencapaian serupa pada GIIAS Surabaya 2024, yakni senilai lebih dari Rp400 miliar,” tambahnya.

Tahun ini, Astra Financial mengusung tema “Innovation in Motion” sebagai wujud aspirasi untuk terus bergerak maju menghadirkan inovasi layanan keuangan yang terbaik dan berkelanjutan. Tema tersebut diwujudkan melalui sinergi sembilan unit bisnis Astra Financial, yakni FIFGROUP, Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Financial Services (TAF), Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, Moxa, SEVA, dan Bank Saqu.

ACC dan TAF menawarkan promo spesial selama GIIAS Surabaya 2025 pada 27-31 Agustus 2025, untuk pembelian mobil sedan, city car, hatchback, SUV, dan MPV dari seluruh merek peserta, serta mencakup pembiayaan mobil hybrid dan kendaraan listrik (EV).

Melalui program ini, pelanggan dapat menikmati bunga kredit mulai dari 2,3% untuk tenor 1–3 tahun dan 4,5% untuk tenor 4–5 tahun, serta cashback hingga 6% melalui Program Kunci Dana. Cukup dengan mengunci dana di Bank Saqu lewat fitur Saku Nabung selama minimal 3 bulan, nasabah tak hanya mendapatkan bunga kredit spesial, tetapi juga bunga tabungan hingga 6% per tahun menjadikan program ini solusi cerdas dan menguntungkan dalam pembiayaan kendaraan selama GIIAS Surabaya 2025.

SEVA kembali menghadirkan program “Urusan GIIAS Segampang Itu” di GIIAS Surabaya dengan fitur Instant Approval yang memungkinkan persetujuan kredit hanya dalam 30 menit. Spesial pada perhelatan GIIAS Surabaya, SEVA menawarkan cashback hingga Rp1,5 juta dan bagi pengunjung yang melakukan Trade-in melalui OLXmobbi berkesempatan mendapatkan tambahan keuntungan dari SEVA dalam bentuk cashback senilai Rp3 juta.

Bagi pengunjung yang ingin menukar mobil lamanya, Astra Financial menggandeng OLXmobbi sebagai Trade-in Partner dengan penawaran cashback hingga Rp6,8 juta khusus selama pameran. Astra Financial juga menghadirkan solusi proteksi kendaraan melalui Garda Oto dari Asuransi Astra dengan program “Beli Asuransi 1 Tahun Berhadiah Asuransi 1 Tahun”, serta memberikan asuransi kecelakaan diri Garda Me Micro kepada 168 pembeli kendaraan pertama melalui ACC dan TAF.

Astra Life turut menghadirkan berbagai penawaran spesial di GIIAS Surabaya. Melalui program Promo Special Flexi GIIAS Surabaya, pengunjung bisa mendapatkan cashback hingga 50% untuk setiap pembelian asuransi jiwa dan kesehatan secara online. Selain itu, tersedia juga program Promo Hemat Siapin Proteksi Jiwa dengan cashback 5% hingga maksimal Rp5 juta bagi calon nasabah yang membeli produk asuransi selama periode pameran berlangsung.

Bagi pengunjung yang ingin memiliki motor Honda impian selama GIIAS Surabaya berlangsung, FIFGROUP hadir dengan penawaran menarik berupa potongan angsuran hingga Rp5,25 juta ditambah voucher cashback angsuran senilai Rp600 ribu dalam bentuk AstraPay.

Sementara itu, pengunjung yang mengajukan kredit motor baru dari FIFGROUP melalui aplikasi Moxa, juga berkesempatan mendapatkan keuntungan tambahan berupa cashback Rp1 juta. Tidak hanya itu, Moxa turut menghadirkan program Bagi-Bagi Emas bagi setiap pengunjung yang berpartisipasi dalam berbagai aktivitas seru sepanjang perhelatan GIIAS Surabaya.

Tak ketinggalan, AstraPay memberikan berbagai keuntungan berupa reward sebesar Rp2,5 juta untuk setiap transaksi yang dilakukan selama GIIAS Surabaya berlangsung, seperti pembayaran SPK, pembelian tiket, hingga pembelian makanan dan minuman. Bank Saqu turut menambah keuntungan bagi pengunjung dengan promo cashback Rp15 ribu untuk pembelian tiket secara langsung dan cashback 100% untuk top-up Rp6.800.

“Melalui program dan promo lewat sembilan unit bisnis Astra Financial tentu berlaku syarat dan ketentuan. Kami program dan promo tersebut semakin mendorong masyarakat dalam mewujudkan mobil impiannya, sekaligus mempercayakan kebutuhan keuangannya melalui layanan One Stop Financial Solutions dari Astra Financial. Hal ini sejalan dengan misi Astra Financial untuk menjadi Mitra Keuangan Untuk Kesejahteraan Indonesia,” tutur Tan Chian Hok.

Seluruh kemudahan dan keuntungan tersebut dapat diperoleh pengunjung melalui booth Astra Financial yang tersebar di berbagai titik strategis, yaitu main booth di Convention Hall Lantai 3, satelite booth di Exhibition Hall Ground Floor, booth Bank Saqu di Pre-Function Exhibition Hall, serta booth unit bisnis Astra Financial di Outdoor Area. Melalui rangkaian program dan promo ini, Astra Financial berharap dapat memberikan kemudahan akses keuangan bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia.

Pembiayaan Roda Empat Astra Financial di Surabaya
Industri otomotif nasional saat ini sedang menghadapi sejumlah tantangan yang turut berdampak pada berbagai sektor pendukung, termasuk layanan pembiayaan. Data GAIKINDO mencatat, penjualan mobil pada periode Januari–Juli 2025 mengalami penurunan sebesar 10,8% secara ritel dan 10,1% secara wholesales dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Tren tersebut sejalan dengan perlambatan ekonomi nasional yang hanya tumbuh 4,9% pada triwulan I 2025, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 5,1% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun di tengah kondisi tersebut, Jawa Timur justru menunjukkan potensi positif dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5% pada triwulan I 2025, meningkat dari 4,81% di tahun 2024. Kinerja tersebut menjadi sinyal baik sekaligus angin segar bagi penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2025 yang diharapkan dapat menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan industri otomotif, khususnya di kawasan Jawa Timur.

Dalam konteks ini, Astra Financial hadir dengan kekuatan ekosistem keuangannya yang solid di Jawa Timur melalui jaringan kantor cabang yang tersebar di Jawa Timur. Kehadiran tersebut bukan hanya memperkuat akses layanan finansial bagi masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan industri otomotif secara berkelanjutan.

Khusus di Surabaya, Astra Financial telah berhasil menyalurkan pembiayaan roda empat senilai lebih dari Rp1,5 triliun dengan lebih dari 8.500 unit kendaraan yang dibiayai. Capaian ini menegaskan peran penting Surabaya sebagai pasar strategis sekaligus komitmen Astra Financial untuk terus memberikan solusi finansial yang mudah, aman, dan menyeluruh bagi masyarakat Jawa Timur. (Ambari Taufiq/ Mochammad Fasichullisan)

Desa Segoro Tambak Terapkan Panel Surya untuk Kolam Bundar, Hemat Energi dan Ramah Lingkungan

SURABAYA-Sebagai salah satu desa tambak utama di Kecamatan Sedati yang dikenal dan sentra budidaya bandeng dan udang, baru-baru ini desa ini melakukan langkah inovatif dengan memasang panel surya untuk menyuplai kebutuhan listrik kolam bundar.  Kehadiran panel surya ini tidak hanya menghadirkan teknologi baru, tetapi juga menjadi simbol perubahan menuju kemandirian energi dan keberlanjutan usaha tambak di tingkat desa.

Penambahan sel surya yang dibantu oleh pembiayaan Kemendiktisaintek, Dirjen Dikti, DPPM melalui skema Pemberdayaan Berbasis Wilayah Ruang Lingkup Pemberdayaan Desa Binaan ini dipergunakan untuk memenuhi pasokan listrik pada kolam bundar, tempat pemeliharaan udang, yang dimiliki oleh BUMDES Langgeng Jaya. Kolam bundar membutuhkan pasokan listrik cukup besar untuk mengoperasikan aerator, pompa air, serta peralatan pendukung lainnya. Selama ini, biaya listrik menjadi salah satu beban utama dalam operasional budidaya. Dengan adanya panel surya, para petambak kini memiliki harapan baru untuk menekan biaya tersebut sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap listrik dari PLN. Bahkan, ketika terjadi pemadaman listrik, aktivitas di kolam tetap dapat berjalan karena energi disuplai langsung oleh sinar matahari yang tersimpan melalui sistem tenaga surya.

Salah satu pengelola kolam, Abdillah, menyampaikan bahwa penggunaan panel surya ini menjadi terobosan penting bagi mereka. “Dulu kami selalu khawatir kalau listrik padam karena ikan bisa mati kekurangan oksigen. Sekarang dengan tenaga surya, kolam tetap aman, biaya operasional juga lebih ringan. Kami merasa lebih tenang dalam membudidayakan udang,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa sebelumnya biaya listrik bisa menggerus sebagian besar keuntungan, terutama pada musim panen ketika kebutuhan aerasi meningkat. Dengan panel surya, biaya tersebut dapat ditekan, sementara kualitas air di kolam tetap terjaga secara konsisten. Kondisi ini pada akhirnya mendukung tingkat kelangsungan hidup ikan yang lebih baik dan produktivitas yang meningkat.

Kepala Desa Segoro Tambak, Hj. Anik Mahmudah, S.AP, M.M, menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal peningkatan kesadaran green energy oleh masyarakat desa. “Kami ingin menunjukkan bahwa desa juga bisa mandiri energi. Panel surya di kolam bundar ini adalah langkah awal. Harapannya, warga bisa melihat bahwa kita sudah mulai menjaga lingkungan sejak sekarang,” katanya dengan penuh optimisme. Pemasangan panel surya di Desa Segoro Tambak membawa manfaat ekologis. Pemanfaatan energi terbarukan ini secara langsung mengurangi emisi karbon dan mendukung gerakan global menuju energi bersih. Desa yang berada di pesisir ini kini bisa menjadi contoh nyata bahwa inovasi hijau tidak hanya berkembang di perkotaan, tetapi juga dapat tumbuh dari desa dengan semangat gotong royong dan visi berkelanjutan.

Dampak lain yang tidak kalah penting adalah peluang Desa Segoro Tambak untuk menjadi pusat edukasi dan inspirasi. Kolam bundar bertenaga surya dapat dijadikan sarana pembelajaran bagi petambak dari daerah lain, mahasiswa, maupun komunitas lingkungan yang ingin mempelajari penerapan teknologi ramah lingkungan dalam dunia perikanan. Dengan begitu, desa ini tidak hanya mengembangkan sektor ekonomi lokal, tetapi juga membuka diri sebagai ruang berbagi pengetahuan tentang energi terbarukan.

Pemasangan panel surya ini menjadi tonggak baru bagi masyarakat Segoro Tambak yang menunjukkan bahwa kemandirian energi dapat diwujudkan dengan memanfaatkan potensi alam yang tersedia. Langkah ini sekaligus memperlihatkan bahwa budidaya ikan tidak hanya bisa menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga mampu berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan. Ke depan, Desa Segoro Tambak diharapkan dapat terus mengembangkan teknologi serupa dan menjadi salah satu pionir desa mandiri energi di sektor perikanan Indonesia.

Tim pengabdian masyarakat yang terdiri dari Sulistyo Emantoko Dwi Putra, Suyanto,  Slamet Winardi  dan Theresia Desy Askitosari  merancang sistem sel surya bekerja dengan dimulai dari panel surya yang menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik arus searah (DC). Energi listrik ini kemudian dialirkan menuju kontroler untuk mengatur aliran listrik agar stabil dan mencegah kerusakan pada sistem penyimpanan.

Selanjutnya, energi listrik dari kontroler disalurkan ke baterai. Baterai berfungsi sebagai tempat penyimpanan energi sehingga listrik tetap tersedia meskipun tidak ada sinar matahari, misalnya pada malam hari atau saat cuaca mendung. Energi yang tersimpan dalam baterai berbentuk arus searah (DC).

Untuk dapat digunakan oleh peralatan kolam bundar yang umumnya membutuhkan arus bolak-balik (AC), energi dari baterai diteruskan ke inverter. Inverter berfungsi mengubah arus DC menjadi arus AC yang sesuai dengan kebutuhan operasional peralatan tambak, seperti pompa aerasi, sirkulasi air, atau perangkat monitoring.

Dari inverter, listrik akhirnya dialirkan langsung ke kolam bundar sebagai sumber energi. Dengan sistem ini, kolam budidaya dapat beroperasi secara berkelanjutan tanpa harus bergantung penuh pada listrik PLN, sehingga lebih hemat biaya dan ramah lingkungan.

 

Perenang Sidoarjo dan Surabaya Jadi Tulang Punggung Jatim ke Kejurnas Renang OWS di Lampung 2025

[avatar /]

Perenang Sidoarjo dan Surabaya Jadi Tulang Punggung Jatim ke Kejurnas Renang OWS di Lampung 202

SIDOARJO-KEMPALAN: Menghadapi Kejurnas renang perairan terbuka atau Open Water Swimming (OWS) Series 2025 Pengprov Akuatik Jatim mengirimkan 17 atlet senior dan junior dengan di dampingi 5 pelatih akan mengikuti beberapa nomor perlombaan mulai dari kategori 500 M, 1,5 KM 3 KM,
5 KM dan 10 KM.

Pengkab Akuatik Sidoarjo dan Pengkot Akuatik Surabaya salah satu daerah yang menyumbang atlet terbanyak untuk kontingen Jawa Timur.

Pengkab Akuatik Sidoarjo mengirimjan 6 atlet termasuk peraih medali emas dan perak pada Porprov IX Jatim 2025 di Malang Raya. Mereka adalah Fiore Gaia El Zahra, Gabriele Valerie Gunawan, Endry Kurniawan, Dea Salsabila Putri, M Haidar Pradipta Setiawan, Zavier Romero,

Sementara itu Pengkot Akuatik Surabaya, juga menyertakan 6 atletnya yaitu M. Dimas Permana Taufik, Agung Sulaksono Putro Alamsyah, Mochammad Akbar Putra Taufiq, Defie Ibrahim Naufal, Satria Dwi Candra dan Adinda Larasati Dewi Kirana. Sedangkan Kota Malang memgirimkan tiga atlet yakni Muhammad Digdaya Izzam Adada, Patrice Eugenia Fauzi. Dan Kabupaten Gresik mengirimkan dua atlet yakni Achmad Bakhran Dzin Nada Alfaiqi, dan Aluna Ghassani Armagita
Para atlet Jatim ini nantinya akan bersaing dengan atlet Kontingen dari daerah lain termasuk atlet pelatnas yang di siapkan ke SEA Games 2025 di Thailand.

Beberapa atlet pelatnas renang perairan terbuka Indonesia juga akan turun seperti Izzy Dwifaiva Hefrisyanthi dari Jawa Timur hingga Aflah Fadlan Prawira dari Jawa Barat.
Menejer tim Akuatik Jatim Chaerul Umam mengatakan, dalam Kejurnas renang perairan terbuka atau Open Water Swimming (OWS) series 2025 di Lampung ini Jatim tak mematok target muluk, hanya saja seluruh atlet yang di kirim semua punya target masing-masing. Jadi Pengprov Akuatik Jatim hanya meng-amini saja apa yang di usung oleh para atlet.

” Pengprov Akuatik Jatim tidak memasang target harus emas. Yang terpenting mereka para atlet bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Jatim” ujar sang Menejer.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

BPRS Unawi Barokah Luncurkan Pembiayaan Ternak Bersama Kambing Juara

SURABAYA-PT BPRS Unawi Barokah berkolaborasi dengan CV Sahabat Wiratama dengan brand-nya Kambing Juara meluncurkan pembiayaan untuk investor dan peternak kambing, Rabu 27 Agustus 2025.

H Khoirul Anam, Direktur Utama BPRS Unawi Barokah mengungkapkan BPRS Unawi Barokah adalah bank perekonomian syariah yang beroperasi sesuai dengan prinsip syariah. “Kami berusaha lebih fokus pada syariah. Kami juga lebih fokus pada program pada program UMKM. Nasabah kami lebih banyak masyarakat yang ada di Pasar Wadung Asri dan sekitarnya dan sekarang merambah ke Pasar Sepanjang Sidoarjo. Karena pasar merupakan sentra perputaran ekonomi UMKM,” terang Khoirul.

Kerjasama dilakukan antara perbankan BPRS Unawi Barokah, Kambing Juara, dan investor masyarakat. “Sehingga antara kami dan investor menggunakan skema murabahah atau akad jual beli, sedangkan investor kepada Kambing Juara menggunakan akad mudarabah atau akad bagi hasil. Kami berkeinginan tiga pihak ini saling mendukung dan menguntungkan. Kami percaya karena Kambing Juara menjamin keberlangsungan peternakan dan keamanan aset kambing. Harapan kami ini menjadi pilot project, kami mensupport program pemerintah tentang ketahanan pangan, khususnya bagi UMKM di bidang peternakan,” tegasnya.

Sedangkan Ramlan, CEO Manajemen Kambing Juara mengungkapkan keseriusannya dalam berpartner dengan BPRS Unawi Barokah dan investor.

“Kambing Juara adalah live stock management dan exchange. Kami melakukan tiga aktivitas utama, pertama agregator peternakan kambing dengan menciptakan ekosistem kerjasama saling menguntungkan antara masyarakat sebagai pemilik kambing atau investor, peternak, dan lembaga keuangan BPRS Unawi Barokah. Kedua, menjadi market maker atau pembuat pasar untuk menciptakan kestabilan harga, kualitas produk, dan standarisasi manajemen pengelolaan peternakan kambing. Ketiga, memproduksi daging dalam bentuk frozen dan olahan,” papar Ramlan.

“Kita berbasis platform digital yang sedang dibangun untuk menciptakan livestock exchange. Outputnya tetap daging, para pemilik kambing tidak perlu memindahkan kambingnya, tapi manajemen yang akan membeli dan memindahkan kepemilikan kepada investor lain. Sehingga kambing yang ada akan menjadi daging dan terjadi perputaran ekonomi,” lanjut dia.

Ramlan pun melihat potensi peternakan sangat menjanjikan di dalam bisnis. “Tapi saat ini peternakan di Indonesia dianggap potensi bisnis yang kurang menjanjikan. Kebutuhan sektor ketahanan pangan, terutama hewani, daging, kurang familiar di masyarakat. Karena selain harga daging mahal, potensi marketnya hanya di momen tertentu seperti hari besar. Di momen lain tidak begitu signifkan. Apalagi banyak impor daging dari luar negeri, terutama daging sapi,” ucap Ramlan.

Potensi bank sebagai jasa pengelolaan keuangan, kata dia, sudah memaksimalkan bagaimana usaha berjalan dengan baik. “Tetapi sektor pertanian dan peternakan belum maksimal. Terutama sektor peternakan memanfaatkan program pinjaman untuk meningkatkan kegiatan UMKM di masyarakat. Teknis pelaksanaan masyarakat bisa membeli kambing dengan cara diangsur dengan tenor 1 tahun. Produk yang menjadi jaminan dan dibeli nasabah secara mengangsur tidak dirawat sendiri, tapi dirawat oleh CV Sahabat Wiratama dengan brand Kambing Juara,” ucapnya.

Kambing Juara adalah metode budidaya pengembangan bisnis kambing. “Intinya kami punya metode untuk marketnya juga. Kambing Juara membangun market, karena kalau peternak kambing ingin berhasil, jangan jual kambing, tetapi jual daging kambing. Begitu pula di tahun kedua kami berencana merambah sapi, bagaimana peternak sapi menjual daging sapi. Peternak disembelih di tempat kami yang kami beli dagingnya, bukan dalam bentuk hewan. Ini melalui proses yang higinies,” ucapnya.

“Pola pikir yang hendak kita kita bangun agar peternak jangan menjual hewan, tapi daging produk agar harganya bagus.”

Sedangkan Lilis, Kabag Marketing PT BPRS Unawi Barokah, mengungkapkan peran BPRS dalam ekonomi masyarakat, khususnya melalui pembiayaan ternak.

“Kita di sektor BPRS, punya produk kambing juara untuk meningkatkan UMKM. Setiap calon nasabah yang bisa berinvestasi Rp500 ribu mendapatkan satu ekor kambing yang nanti kita biayai pembiayaannya sebesar sekitar Rp5 juta. Nasabah selain bisa berinvestasi juga bisa menanamkan deposito dengan bagi hasil setara 5 hingga 6 persen per tahun,” kata Lilis.

“Kalau deposito mau dihold selama 3 tahun atau 36 bulan akan mendapatkan sepeda motor Beat di depan sebagai bagi hasil. Tapi bisa juga dalam bentuk barang lain sesuai permintaan. Deposito ini aman karena sudah dijamin Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS,” lanjutnya.

“Kita juga punya produk tabungan Tabarok tanpa jaminan yang kita langsung tujukan ke pasar pasar tradisional untuk menghindari rentenir dan yang lainnya. Ini diambil angsurannya setiap hari oleh kita khusus untuk pedagang pasar. Selain itu ada pembiayaan untuk sekolah, pembelian motor, alat elektronik, mobil, dan modal usaha. Semua produk ini mendukung UMKM. Termasuk produk pembiayaan dengan manajemen Kambing Juara sebagai mitra,” pungkasnya. (*)

Mantan Pelatih Liverpool Ini Gagal Bawa Klubnya ke Liga Champions

ALMATY-KEMPALAN: Brendan Rodgers punya reputasi hebat pernah membesut salah satu klub raksasa Liga Primer Inggris, Liverpool FC. Rodgers kini menukangi klub besar di Skotlandia, Celtic FC.

Rodgers menukangi Celtic sejak musim panas 2023. Artinya, ini jadi musim ketiganya di klub berjuluk The Bhoys tersebut. Sayangnya, setelah dua musim sebelumnya berhasil membuktikan kualitasnya dengan mengantarkan Celtic ke Liga Champions, di musim ini dia gagal meneruskannya.

Celtic gagal melangkah ke fase League dalam Liga Champions musim ini. Langkah Celtic dihentikan klub Kazakhstan, FC Kairat. Dalam laga leg kedua fase playoff, Kairat mampu menahan Celtic tanpa gol.

Hasil tersebut sama persis dengan pertemuan pada leg yang pertama di Glasgow. Lewat babak adu penalti, Celtic pun dinyatatakan kalah 2-3. Celtic gagal melangkah dalam fase League.

BACA JUGA: Dembele Pamerkan Trofi Liga Champions di Roland Garros

Berbicara kepada Amazon Prime, Rodgers mengaku sangat frustrasi dengan permainan anak asuhnya malam itu. Selain itu, dia menganggap permainan anak asuhnya “dirusak” buruknya lapangan di kandang FC Kairat.

’’Semua ini sudah membuat kami frustrasi. Kami sudah menunjukkan kemampuan kami sedikit dalam level ini. Sayangnya kami belum mampu menunjukkannya dalam dua laga terakhir,’’ sebut Rodgers.

Pelatih berkebangsaan Skotlandia tersebut kecewa Celtic gagal mengulangi kesukesan yang dirasakan musim lalu. Terlebih, musim lalu saat Celtic mampu melangkah ke fase knockout Liga Champions.

’’Jadi, tidak lolos ke babak selanjutnya musim ini merupakan pukulan yang telak untuk kami semua. Kami sudah kehilangan peluang besar dalam dua laga terakhir ini,’’ imbuh pelatih yang berjuluk Buck Rodgers.

Terlepas dari tersingkirnya Celtic dari babak playoff Liga Champions musim ini, sejarah besar bagi tiga klub lainnya yang mampu memastikan satu tempat di dalam ajang Liga Champions untuk kali pertama.

Termasuk Kairat yang menyingkirkan Celtic, klub Siprus Pafos FC dan klub dari peserta Liga Utama Norwegia FK Bodo/Glimt pun sama-sama menahbiskan dirinya sebagai tim pertama yang menapakkan kaki di Liga Champions. (YMP)

Nuy Bertarung di Meja Biliar, Noel Bertarung di Meja Hijau‎

M.Rohanudin

KEMPALAN: Bandingkan aksi Nuy versus Noel. Yang  satu menyodok bola biliar menuju lubang kemenangan, sedangkan satunya sibuk menyodok perusahaan-perusahaan  demi mendapatkan cuan miliaran, masuk ke lubang dompet sendiri.

‎Manakah yang lebih menghibur dan mulia ?

‎Di meja biliar Nuy bukan hanya bertarung tapi juga beraksi.  Dan aksinya atraktif, memadukan olahraga dan performance.

Dia cantik, berbakat, lahir di Bogor, Jawa Barat. Nama lengkapnya : Nurramdhani Itolo.  Dikenal sebagai pemain biliar nasional.

‎Beberapa  prestasi diraihnya, termasuk medali perak, sebagai perwakilan Kontingen Bogor dalam Porprov XIV Jabar 2022.

‎Nuy adalah unggulan yang mengagumkan dan mengharumkan dunia biliar nasional.

‎Spiritnya luar biasa, senantiasa pantang menyerah. Nuy selalu ingin rematch lagi.  Begitulah sejatinya perempuan kuat,  pantang menyerah : menyodok bola biliar ke lubang kemenangan yang mengagumkan.

‎Ia membuktikan bahwa perempuan dapat menjadi atlet yang tangguh dan berprestasi di bidang olahraga. Betapa mulianya meniti di jalan kebenaran.

‎Banyak anak muda kepincut :  “Dulu saya gak suka biliar. Tapi sejak ada Nuy, diam-diam  mulai terpesona.”

‎***

‎Lantas bagaimana  dengan Noel ?

‎Rupanya Noel tidak puas duduk di tahta kabinet sebagai wakil menteri. Semua fasilitas disuguhkan di atas “karpet merah” (kebahagiaan surga dunia), di atas sumpah kesetiaan terhadap negara.

‎Tapi Noel ingin berbeda. Akhirnya dapat hadiah OTT dari KPK. Apa yang kau cari, Noel?

‎Amboi mata air  manakah yang luka, sehingga mencipratkan   darah hitam yang pekat?

‎Noel diduga menjadi sosok yang sibuk menyodok beberapa perusahaan untuk mendapatkan cuan miliaran, masuk ke lubang dompet sendiri.

‎Dalam keadaan tangan diborgol, Noel sempat mengusapkan jarinya, menghapus tetesan air mata dukanya. Senyumannya berparas kesedihan menyiratkan senandung orang-orang yang meronta kemiskinan. 

“Tapi mengapa kau lukai negeri ini?”

Begitulah ungkapan  banyak orang dalam sorak-sorai  membencinya.

‎Penjuru manakah yang kau cari, Noel?  Bukankah  jubah yang kau pakai
‎sudah mempesona  dipandang,
‎mewah dan perkasa ?

‎Tapi mengapa kau khianati Garudamu?

‎Begitulah   puisi tentang orang-orang melarat yang sedang menghirup bau busuk, sangit, dan tidak beradab.

‎Dan, betapa  senyum bangga mereka — sambil mengunyah  kacang merah, nonton televisi menikmati gerakan liar Nuy nan eksotik, menyodok  bola biliar.

‎Namun sebaliknya, betapa mereka menjadi murung, gelisah, dan marah –dengan mata tajam ingin menerkam–  saat melihat orang-orang diborgol.

‎Inilah cerita pendek pertarungan Nuy dan Noel: satunya beruntung di meja biliar, satunya dengan  hukuman menanti di ujung.

‎Mari kita tunggu keadilan yang sesungguhnya.

‎***

Maka Noel pun akan menyusul 9 Menteri Indonesia yang dipenjara karena korupsi. Uniknya, dia satu-satunya yang wakil menteri, “prestasi” luar biasa :

‎1. Rokhmin Dahuri (KKP) –  7 tahun penjara.
‎2. Achmad Sujudi (Kemenkes) –  4 tahun penjara.
‎3. Siti Fadilah Supari (Kemenkes)  – 4 tahun penjara.
‎4. Andi Alfian Mallarangeng (Kemenpora) –  4 tahun penjara.
‎5. Jero Wacik (Kemen ESDM) – 8 tahun penjara.
‎6. Edhy Prabowo (KKP) – 9 tahun penjara.
‎7. Juliari Batubara (Kemensos) – 12 tahun penjara.
‎8. Johnny G. Plate (Kemkominfo) – 15 tahun penjara.
‎9. Syahrul Yasin Limpo (Kementan) – 10 tahun penjara.

‎Korupsi masih menjadi masalah serius di Indonesia, bahkan di kalangan pejabat tinggi. KPK terus menganga dan menyeramkan  bagi orang-orang yang tamak.  Bertobatlah. (*)


ESAI :
‎*M.Rohanudin*

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.