Pembina Liga Progresif Abdullah (topi putih) bersama juara 1 KU-15 kompetisi Liga Progresif 2025, Diklat Anfa Pasuruan. (Foto: dwi arifin/kempalan.com).
SURABAYA-KEMPALAN: Kompetisi Liga Progresif Surabaya musim 2025 resmi berakhir dan ditutup pada Minggu (18/1).
Hasilnya, tiga tim keluar sebagai juara, yakni Elfasa juara Kelompok Umur (KU)-13, Diklat Anfa Pasuruan juara KU-15, dan NSS juara untuk kategori KU-17.
Sekadar diketahui, Liga Progresif musim ketiga tahun 2025 ini mempertandingkan tiga kelompok umur, yakni KU-13, KU-15, dan KU-17, dengan total peserta sebanyak 34 tim. Rinciannya, sebanyak 12 tim dari KU-13, 12 tim KU-15, serta 10 tim KU-17.
Ketua Liga Progresif Emil Indra mengapresiasi seluruh elemen sepak bola di Surabaya dan Jawa Timur yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi yang mempetandingkan tiga kelompok umur ini.
“Terima kasih atas dukungannya, termasuk dari Askot PSSI Surabaya dan Asprov PSSI Jawa Timur yang telah merekom, sehingga kita punya pemain-pemain berbakat yang lahir lewat kompetisi ini,” kata Emil.
Menurut Emil kompetisi Liga Progesif ini sudah berjalan tiga musim, sejak digelar kali pertama tahun 2023, kemudian musim kedua tahun 2024, dan musim ketiga tahun 2025. “Insya Allah musim keempat tahun 2026 ini akan dimulai setelah Hari Raya,” tutur Emil.
Menurutnya, kualitas kompetisi Liga Progresif terus ditingkatkan agar para pemain muda mendapatkan menit bermain yang maksimal. “Harapan ke depan, tentunya kompetisi ini harus lebih baik dan berkualitas,” katanya.

Dari kiri: Ketua Liga Progresif Emil Indra, Ketua Askot PSSI Surabaya Roky Maghbal, dan Pembina Liga Progresif Abdullah.
Sementara itu, Pembina Liga Progresif Abdullah mengaku bangga dengan berakhirnya kompetisi Liga Progresif musim ketiga tahun 2025. Dia berharap kompetisi kelompok umur ini dilirik para pemilik klub profesional, baik Liga 2 maupun Liga 1.
“Liga Progresif kini sudah direkomendasikan oleh Askot PSSI Kota Surabaya. Kami berharap klub Liga 2 Liga 2 mulai melakukan talent scouting karena banyak bakat luar biasa yang siap naik ke level profesional,” tegas Abdullah.
Dia memberi contoh Banteng Jatim FC yang materi pemainnya 80 persen direkrut dari Liga Progresif dan tahun 2025 kemarin sukses tampil sebagai juara turnamen sepak boka nasional di Bali, Soekarno Cup.
Di partai final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (13/12/2025), Banteng Jatim FC yang ditangani pelatih Anies Septyawan sukses mengalahkan tuan rumah Banteng Bali FC 4-2 lewat adu penalti.
Bahkan, lanjut Abdullah, pada tahun 2024, para pemain Liga Progresif KU-13 dan KU-15 mendapat slot mewakili Indonesia di turnamen sepak bola internasional, yakni Barati Cup 2024.
“Karena itu, saya berharap ini terus berkembang, dan para pemain Liga Progresif musim ketiga 2025 ini bisa mengikuti jejak kakak-kakaknya yang tergabung di Banteng Jatim FC maupun yang tampil di turnamen Barati Cup,” harapnya.
“Terakhir, saya menyampaikan terima kasih, matur nuwon kepada semua pihak, semua stakeholder, khususnya Pemkot Surabaya, yang telah mendukung program ini,” pungkas Abdullah. (Dwi Arifin)
Juara Liga Progresif 2025
KU-13
1. ELFAZA Surabaya
2. HAGGANA Surabaya
3. FARFAZA Surabaya
KU-15
1. DIKLAT ANFA Pasuruan
2. BINA MANDIRI Surabaya
3. ELFAZA Surabaya
KU-17
1. NSS Sidoarjo
2. GARTIFA Surabaya
3. DIKLAT ANFA Pasuruan





