Metro Golf League 2025 Ditutup dengan Daffa Sebagai Juara

waktu baca 2 menit
Ratusan peserta final series Metro Golf League (MGL) 2025. (Foto: Istimewa)

SURABAYA-KEMPALAN—Rangkaian Metro Golf League (MGL) 2025 telah berakhir pada Minggu lalu (9/11), di Taman Dayu Golf Club & Resort, Pasuruan. Daffa Putra Hardian jadi pemenangnya.

Daffa menyabet gelar Top Gross Men A dengan mencatatkan gross 72. Dia pun mengungguli Devis Soetrisno dan Rizkika Atmadha yang sama-sama berhasil mencatatkan gross 73.

Series penutup itu merupakan series ketujuh. Termasuk dari tujuh series itu, MGL juga melakoni satu series lain dalam turnamen anniversary ke-25 Metro Golf Club Surabaya, 4 Oktober lalu.  

Daffa Putra Hardian (paling kiri) yang memenangi Metro Golf League (MGL) 2025. (Foto: Istimewa)
Daffa Putra Hardian (paling kiri) yang memenangi Metro Golf League (MGL) 2025. (Foto: Istimewa)

Ketua Metro Golf Club Surabaya Vincensius Jonan menilai antusiasme para pegolf mengikuti MGL edisi pertama ini cukup tinggi. Pegolf pesertanya pun telah menyukai sistem permainan yang dipakai.

Bukan lagi dengan sistem 36 seperti yang biasa dipakai di dalam turnamen golf. Melainkan sistem stroke play. ’’Pegolf lebih menyukainya (stroke play),’’ ucap Jonan.

BACA JUGA: Keren! Kota Surabaya Akhirnya Punya Liga Golf yang Menerapkan Aturan Internasional

Menurut Jonan dengan menggunakan sistem stroke play, tujuan digelarnya MGL ini dapat tercapai. Yaitu mengembalikan permainan golf sesuai dengan rules yang berlaku.

Sebelum kembali menggelar ajang serupa tahun depan, evaluasi akan tetap diambil pihaknya. Harapannya, MGL tahun depan sudah lebih sempurna di segala aspek.

Terpisah, sebagai salah satu pihak yang menginisiasi digelarnya MGL ini, Terence Wibowo selaku owner Golf Armour Indonesia menyebut upaya mengembalikan golf sesuai rules dalam MGL edisi pertama masih dalam tahap sosialisasi.

Owner Golf Armour Indonesia Terence Wibowo (dua dari kiri) yang turut berkompetisi dalam Metro Golf League (MGL) 2025. (Foto: Istimewa)
Owner Golf Armour Indonesia Terence Wibowo (dua dari kiri) yang turut berkompetisi dalam Metro Golf League (MGL) 2025. (Foto: Istimewa)

Apalagi, sekitar 80 persen peserta MGL juga masih belum lulus level 1 R&A. ’’Tapi pada tahun depan MGL akan dibuat lebih disiplin turnamennya. Kompetisi bakal lebih ditekankan, lebih dari sekadar golf bareng dan pesta,’’ kata Terence. (YMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *