Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 13:43 WIB
Surabaya
--°C

5.012 Peserta Ikuti Seleksi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Ini Jadwalnya!

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadii menyaksikan peserta TK yang mengikuti seleksi beasiswa penghafal kitab suci. (Foto: dok/humas Pemkot Surabaya)

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi sekaligus jadwal seleksi lanjutan Beasiswa Penghafal Kitab Suci Tahun 2026 bagi peserta didik jenjang TK, SD, dan SMP atau sederajat dari berbagai agama. Pengumuman tersebut dapat diakses melalui laman resmi Dinas Pendidikan Surabaya di https://dispendik.surabaya.go.id.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes lanjutan pada 12 hingga 14 Februari 2026 di sejumlah lokasi sesuai agama masing-masing. Adapun hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 20 Februari 2026 melalui website resmi Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya.

Kepala Dispendik Kota Surabaya Febrina Kusumawati menyampaikan, total peserta yang lolos seleksi administrasi tahun ini mencapai 5.012 anak dari enam agama. Selanjutnya, seluruh peserta tersebut akan mengikuti tes hafalan sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditentukan.

“Sejak pendaftaran dibuka, antusiasme anak-anak Surabaya sangat tinggi. Seluruh berkas kini telah ditutup dan diseleksi secara administrasi. Selanjutnya, insyaallah pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu akan dilaksanakan tes lanjutan sebagai indikator penilaian utama,” ujar Febri, sapaan akrabnya, Senin (9/2).

Ia menjelaskan, salah satu syarat utama seleksi administrasi adalah peserta merupakan warga Kota Surabaya yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK). Jika data telah diisi tetapi tidak melampirkan KK atau berkas yang diunggah tidak sesuai, maka peserta otomatis dinyatakan tidak lolos administrasi.

Setelah seluruh rangkaian tes hafalan selesai, hasil penilaian akan diolah dan peserta yang dinyatakan lolos akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan.

“Peserta yang dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa akan memasuki tahap pemberkasan secara daring, termasuk pengisian data rekening atas nama anak penerima beasiswa. Sistem pemberkasan hanya dapat diakses oleh peserta yang benar-benar lolos seleksi,” imbuhnya.

Febri menambahkan, selama pelaksanaan seleksi, dirinya akan hadir langsung di lokasi untuk mendampingi proses tes. Seleksi dimulai serentak pukul 08.00 WIB di seluruh titik selama tiga hari berturut-turut.

“Saya pribadi akan hadir mendampingi selama tiga hari pelaksanaan tes, mulai pukul 08.00 di seluruh lokasi,” katanya.

Ia juga mengimbau seluruh peserta mempersiapkan diri secara maksimal, terutama penguasaan hafalan sesuai indikator masing-masing agama. Untuk peserta beragama Islam, misalnya, penilaian mencakup ketepatan lafaz, tajwid, serta ketenangan saat membaca. Prinsip penilaian serupa juga berlaku bagi peserta dari agama lainnya.

“Anak-anak yang sudah lolos administrasi tentu semuanya baik dan pintar. Namun karena kuota terbatas, kami harus memilih yang benar-benar paling memenuhi kriteria. Jadi kami harap peserta datang dalam kondisi siap, tenang, tidak grogi, dan menjaga kesehatan,” tandasnya.

Pelaksanaan seleksi untuk peserta Islam digelar pada 12–13 Februari 2026 di SD Islam Cheng Hoo, Jalan Gading No. 2, serta SMP 17 Agustus 1945, Jalan Semolowaru Untag No. 45.

Seleksi Alkitab Kristen berlangsung pada 12–13 Februari 2026 di Komplek Sekolah Kristen YBPK, Jalan Luntas No. 33. Untuk peserta Katolik, seleksi digelar pada 12–13 Februari 2026 di SMP Katolik Santo Stanislaus, Komplek Gereja Katolik Kristus Raja, Jalan Residen Sudirman No. 3.

Sementara itu, seleksi Kitab Weda bagi peserta Hindu dilaksanakan pada 14 Februari 2026 di Pura Segara, Jalan Memet Sastrowiryo No. 1A. Seleksi Kitab Tripitaka untuk peserta Buddha digelar pada hari yang sama di Buddhayana Dharmawira Centre (BDC), Jalan Raya Panjang Jiwo Permai No. 44. Sedangkan seleksi Sishu dan Wujing bagi peserta Konghucu berlangsung pada 14 Februari 2026 di Klenteng Pak Kik Bio, Jalan Jagalan No. 74–76. (Dwi Arifin)

Dalami Persoalan Bencana, BPBD Jatim Ikuti Short Course Kebencanaan di Jepang

Personel BPBD Jatim saat mengikuti Short Course ke Bencanaan di Jepang.

SURABAYA-KEMPALAN: BPBD Jatim kembali memperkuat kapasitas personelnya melalui short course (sekolah singkat) tentang kebencanaan di Jepang.

Kegiatan yang berlangsung mulai Senin-Jumat (2-6/2) ini diikuti Sekretaris BPBD Jatim Andhika N Sudigda, Kabid KL Satriyo Nurseno, Kabid RR Dhany Aribowo, Subbag Sungram Yudi Dwi Prasetyo, dan sejumlah staf Bidang PK BPBD Jatim.

Selain dari BPBD, short course hasil kolaborasi Pemprov Jatim dengan Kementerian Ekonomi, Perindustrian & Perdagangan Jepang (METI) dan Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Patnership (AOTS) ini juga diikuti perwakilan dari sejumlah instansi dan akademisi, yakni, Bappeda Jatim, Dinas PU SDA Jatim, PU Bina Marga Jatim, Perum Jasa Tirta, PDAM Kota Surabaya dan akademisi dari Pusat Penelitian Mitigasi dan Perubahan Iklim ITS Surabaya.

Selama sepekan, sebanyak 17 peserta short course asal Jatim menerima berbagai materi kebencanaan, mulai dari sistem mitigasi dan informasi kebencanaan, managemen bencana saat krisis, teknologi penginderaan cerdas untuk bencana dan peran swasta dalam penanggulangan bencana.

Personel BPBD Jatim foto bersama peserta short course di Jepang.

Prof Dr Haruo Hayashi, P.hD, akademisi kebencanaan Universitas Kyoto saat memberikan materi tentang Managemen Bencana di Saat Krisis menegaskan, paradigma penanggulangan bencana saat ini harus diubah dari penanganan saat tanggap darurat menjadi penguatan saat pencegahan dan kesiapsiagaan.

Mengapa? Karena, penanganan saat pra bencana lebih murah, efesiensi dan berdampak. “Anggaran 1 dollar yang dikeluarkan saat pra bencana itu setara dengan 7 dollar saat tanggap darurat,” tegasnya.

Dikatakan, upaya penguatan mitigasi bencana saat pra bencana itu dibagi menjadi dua, yakni, mitigasi struktural dan mitigasi non struktural. Mitigasi struktural terkait pembangunan infrastruktur dan fisik kebencanaan. Sedangkan, mitigasi non struktural berupa penguatan kapasitas masyarakat, melalui pelatihan dan edukasi bencana

Dalam sekolah singkat ini, Pemerintah Jepang juga menggandeng kelompok dunia usaha untuk mempresentasikan dukungan produk teknologi mereka dalam penanganan bencana di Jepang selama ini, seperti, drone VTOL, alat pengukur curah hujan, alat pengukur kerenggangan, pengukur seismometer dan teknologi pemadatan tanah untuk penahan longsor.

Melengkapi presentasi itu, para peserta juga diajak untuk melihat pameran teknologi kebencanaan yang bertempat di Minato Mirai Expo, Kota Yokomaha, Prefektur Kanagawa.

Berbagai ragam jenis teknologi kebencanaan dipamerkan di even ini, di antaranya, kendaraan komunikasi yang dilengkapi jaringan internet, rumah tahan gempa, simulator gempa mobile, teknologi pemantauan bencana dan alat penjernih air.

Direktur Pelatihan AOTS Jepang Karako Takemoto mengaku senang dengan semangat dan respons aktif peserta short course asal Jatim.

Ia berharap, apa yang didapat selama pelatihan di Jepang bisa bermanfaat dan diaplikasikan di masing-masing instansi di Jatim.

Sekretaris BPBD Jatim Andhika Nurrahmad Sudigda pun menyampaikan terima kasih atas kesempatan pembelajaran kebencanaan yang diberikan pihak METI dan AOTS Jepang.

Baginya, ada banyak keunggulan Jepang yang bisa direplikasi dan diaplikasikan di Jatim, termasuk dalam pemanfaatan teknologi penginderaan cerdas untuk penguatan mitigasi bencana.

“Kami berharap, pelatihan singkat seperti ini bisa berlanjut secara rutin dan berkelanjutan atau dengan tema yang lain, seperti, penguatan evakuasi bencana atau lainnya,” tegasnya.

Selain acara pameran, selama di Jepang para peserta juga berkesempatan melakukan studi banding ke BPBD Prefektur Saitama, instansi pengolahan air di Kota Misato dan tempat edukasi bencana di Sona Area, Kota Tokyo. (Dwi Arifin)

Jalani Proses Hukum, Operasional KBS Tetap Jalan

SURABAYA-KEMPALAN: Manajemen PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) menegaskan, perawatan dan pemeliharaan satwa tetap berjalan normal serta menjadi prioritas utama, meski saat ini lembaga konservasi ini tengah dalam penyelidikan aparat penegak hukum (APH).

Direktur Operasional KBS Nurika Widyasanti mengatakan, proses hukum yang tengah berlangsung saat ini tidak menghambat pelayanan pengunjung maupun standar perawatan koleksi satwa mereka.

Nurika menjelaskan, bahwa stabilitas operasional menjadi fokus utama manajemen saat ini. Dirinya menjamin seluruh kebutuhan dasar satwa, mulai dari nutrisi hingga pemantauan kesehatan, tetap terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku.

“Perawatan dan pemeliharaan satwa tetap menjadi prioritas utama kami. Seluruh kegiatan operasional dilaksanakan sesuai standar yang berlaku dan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” jelas Nurika, Minggu (8/2). 

Sebagai lembaga konservasi, Nurika menyebutkan, PDTS KBS berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan satwa melalui beberapa langkah strategis. Mulai melakukan pengecekan medis secara rutin oleh tim dokter hewan, penyediaan pakan berkualitas yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi spesifik tiap spesies, hingga pengelolaan habitat yang didesain untuk mendukung perilaku alami satwa di lingkungan asalnya.

Terkait proses hukum yang sedang berjalan, Nurika menyatakan sikap kooperatif dan menghormati prosedur yang dilakukan oleh APH. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur atas perhatiannya terhadap keberlangsungan perawatan satwa di KBS.

Menurut dia, transparansi ini diambil sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik dan pemangku kepentingan. Dirinya berharap, masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan objektif bahwa PDTS KBS tetap menjalankan fungsinya dengan baik sebagai destinasi wisata edukasi dan lembaga konservasi kebanggaan warga Surabaya.

“Kami menghargai proses yang berlangsung, karena kesejahteraan satwa kami tidak ada korelasinya dengan dokumen yang dilakukan penyelidikan, proses hukum tidak mengubah keberlangsungan operasional satwa,” tegasnya. (Dwi Arifin)

Peringatan HPN 2026, Khofifah Ajak Insan Pers Hadirkan Karya Junalistik Berkualitas

Gubernur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wagub Emil Dardak dan Sekdaprov Adhy Karyono memberi keterangan pada awak media, Senin(9/2).

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh insan pers terus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, berintegritas, serta berpegang teguh pada kode etik jurnalistik.

Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap 9 Februari.

Hari Pers Nasional menjadi momentum refleksi penting bagi dunia pers di Indonesia dalam memperkuat peran strategisnya di tengah dinamika demokrasi, sosial, dan ekonomi. Pada tahun ini, peringatan HPN dipusatkan di Provinsi Banten dengan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” yang ditetapkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Menurut Khofifah, tema peringatan HPN 2026 menegaskan bahwa kualitas pers tidak hanya menentukan kualitas informasi publik, tetapi juga berdampak  langsung pada penguatan  demokrasi dan pembangunan ekonomi nasional yang akhirnya menguatkan kedaulatan bangsa.

“Pers yang sehat adalah pers yang menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan terverifikasi, serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dan profesional,” ujar Khofifah, Senin (9/2).

Ia menegaskan, keberadaan pers profesional menjadi sangat penting di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi digital. Dalam kondisi banjirnya informasi, masyarakat membutuhkan media yang kredibel sebagai rujukan utama agar tidak terjebak hoaks, misinformasi, maupun sensasionalisme.

“Jurnalisme berkualitas akan menjadi referensi masyarakat untuk membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan. Di sinilah pers berperan menjaga kualitas demokrasi,” jelasnya.

Oleh karena itu, Gubernur Khofifah optimistis momentum Hari Pers Nasional dapat menjadi pengingat bagi insan pers untuk terus menjaga kualitas dan integritas karya jurnalistik.

Lebih lanjut, Khofifah menilai pers yang sehat juga berkontribusi pada penguatan ekonomi nasional. Pemberitaan yang objektif dan edukatif mampu menciptakan optimisme, kepercayaan publik, serta stabilitas sosial yang mendukung iklim investasi dan aktivitas ekonomi.

“Pers yang profesional tidak hanya mengabarkan peristiwa, tetapi juga membangun kepercayaan publik. Kepercayaan inilah fondasi penting bagi ekonomi yang berdaulat dan bangsa yang kuat,” katanya.

Gubernur Khofifah berharap pers terus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus jembatan komunikasi efektif antara pemerintah dan masyarakat. Pers juga diharapkan berperan dalam meningkatkan literasi informasi publik, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menghadirkan narasi yang menyejukkan di tengah dinamika sosial.

“Pers harus menjadi penjernih informasi, penguat literasi publik, dan perekat kebangsaan,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers atas dedikasi dan pengabdian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan mencerdaskan krhidupan bangsa.

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Terima kasih atas kerja keras insan pers yang terus menjaga ruang publik tetap sehat dan mencerahkan,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Rakercab 2026, PGI Gresik Akan Gairahkan Golf di Gresik lewat Turnamen Bulanan

GRESIK-KEMPALAN: PGI Kabupaten Gresik telah memikirkan strategi untuk menggairahkan pembinaan golf yang ada di Kota Pudak (julukan Gresik). Salah satunya menggelar turnamen rutin bulanan.

Gagasan tersebut muncul dalam Rakercab PGI Gresik periode 2024—2028 yang berlangsung di Grha Petrokimia Gresik Golf Course, Gresik, Sabtu (31/1). Di agenda tersebut, tercetus program-program PGI Gresik selama 2026.

Sebelum Rakercab, sebanyak 30 orang di jajaran pengurus PGI Gresik dan PGI Jatim mengikuti golf bareng (gobar). Termasuk Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif.

Ketua PGI Gresik Moch Choirul Rizal menuturkan, Rakercab PGI Gresik kali ini ditujukan untuk lebih mengompakkan jajarannya. ’’Serta untuk mematangkan program kerja kami tahun ini,’’ ucap Rizal.

BACA JUGA: Keren! Pegolf Indonesia Raih Empat Gelar di Black Mountain Asian Junior Masters 2026

Turnamen golf bakal lebih dimaksimalkan tahun ini. Mulai dari turnamen tahunan yang bersifat charity, hingga turnamen rutin yang akan digelar tiap tiga bulan sekali.

Rizal menyebut, turnamen rutin tersebut nantinya akan diperuntukkan di kalangan pegolf senior seperti pengurus PGI Gresik dan PGI Kota/Kabupaten lain di Jatim.

Ketua PGI Gresik Moch Choirul Rizal memukul bola dari tee box 1 Grha Petrokimia Gresik Golf Course, Gresik, 31 Januari lalu. (Foto: Istimewa)

Selain itu, PGI Gresik juga akan menggelar turnamen rutin bagi pegolf junior. ’’Karena PGI ini intinya pembinaan ya turnamen golf ini bisa jadi ajang pembinaan,’’ lanjut Rizal.

Tujuannya untuk menyiapkan pegolf dalam ajang Porprov X Jatim 2027, di Surabaya. Tidak hanya membahas tentang rencana menggelar banyak turnamen golf.

Rakercab ini juga membahas upaya PGI Gresik dalam menggairahkan munculnya komunitas golf di Gresik. Selama ini, hanya ada beberapa komunitas golf yang muncul.

Suasana Rakercab PGI Gresik 2026. (Foto: Istimewa)

Gresik memang potensial dalam pembinaan golf di Jatim. Ditunjang course milik Petrokimia Gresik, banyaknya perusahaan-perusahaan yang berdiri di sana juga mendukung. Baik dalam menumbuhkan banyaknya pecinta golf, atau bapak asuh.

Seperti yang diungkapkan Ketua PGI Jatim M Rizal. Dia pun mengapresiasi rencana Gresik menggelar turnamen rutin bulanan. Sejalan dengan rencana PGI Jatim menggelar turnamen bulanan bagi pegolf junior. ’’Makin banyak turnamen, maka bagus untuk mengasah mental pegolf,’’ tegas Rizal.(YMP)

Menangi Big Match Lagi, Carrick Dianggap Pantas Tangani United

MANCHESTER-KEMPALAN: Michael Carrick mampu membungkam mulut orang yang sudah mengkritiknya saat dipercaya menukangi Manchester United. Sabtu malam dini hari WIB (7/2), United asuhan Carrick memenangi laga big match.

Di Old Trafford, Manchester, United besutan Carrick mempecundangi Tottenham Hotspur dengan dua gol tanpa balas. Bryan Mbeumo dan Bruno Fernandes yang jadi pahlawan The Red Devils (julukan United).

Sebelumnya, Fernandes dkk memenangi big match melawan Manchester City 2-0 (17/1) dan Arsenal 3-2 (25/1). Satu laga lainnya ketika menumbangkan Fulham  FC 3-2 (1/2).

’’Dia (Carrick) sangat pandai merangkai kata-kata dan aku rasa dia masih ketika aku mengatakan kepadanya bahwa dia pelatih kami, dan aku yakin Michael bisa jadi pelatih yang hebat, dan dia sekarang membuktikannya,’’ kata Fernandes saat diwawancarai MUTV.

BACA JUGA: Carrick Menangi Tiga Laga Beruntun United

’’Kami berharap dapat membantunya lebih banyak lagi sehingga semua orang di sini bisa melihatnya, bukan hanya kami sebagai pemain. Bukan hanya kami saat ini sebagai pemain United, tapi kami juga punya pelatih hebat,’’ sambung kapten United tersebut.

Empat kemenangan beruntun United asuhan Carrick yang tiga di antaranya pada laga big match itu seperti mengubah peruntungan United usai mendepak Ruben Amorim.

Fullback United Luke Shaw seperti yang dilansir dari laman Daily Mirror menilai, ada beberapa aspek yang membedakan antara era Carrick dan Amorim. ’’Banyak perbedaan yang dia (Carrick) buat,’’ sebut Shaw.

Striker Manchester United Bryan Mbeumo (tengah) berselebrasi merayakan golnya ke gawang Tottenham Hotspur, Sabtu (7/2). (Foto: Sky Sports)

Latar belakang Carras (sapaan akrab Carrick) sebagai pemain dan staf pelatih di United disebut jadi kunci sukses mantan gelandang timnas Inggris itu. ’’Dia tahu persis apa yang dibutuhkan untuk memenangkan laga sepak bola, agar membuat semua orang senang dan menikmati yang kami lakukan,’’ tutur Shaw.

Dengan kemenangan tersebut, United pun mempertahankan posisinya di empat besar klasemen sementara Liga Primer Inggris. United terpaut tiga poin dari dua klub di bawah Arsenal, City dan Aston Villa.

Pada akhir pekan ini (11/2) United akan menantang West Ham United di London Stadium, London. Sekedar diketahui, sama seperti Spurs, West Ham merupakan klub masa lalu Carrick. West Ham klub profesional pertama Carrick.(YMP)

Resmi! HPN dan Porwanas 2027 Digelar di Lampung

Ketua PWI Pusat Ahmad Munir menerima surat dukungan dari Gubernur Lampung yang diserahkan oleh Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah.

SERANG-KEMPALAN: Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun 2027.

Penetapan tersebut disampaikan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Ahmad Munir usai menerima surat dukungan dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Surat gubernur tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah kepada Ahmad Munir, yang akrab disapa Cak Munir, saat Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI di Hotel Aston, Banten, Sabtu (7/2).

Momen penyerahan surat itu disambut antusias jajaran pengurus PWI Pusat. Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, bahkan menyemangati dengan seruan, “Hidup Lampung! Ke Lampung kita tahun depan.”

Akhmad Munir menegaskan bahwa PWI Pusat telah memutuskan Lampung sebagai tuan rumah dua agenda nasional tersebut. “Kami memutuskan Lampung menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027. Selanjutnya, PWI Pusat akan melakukan rapat lanjutan dan menyurati PWI Lampung serta Gubernur Lampung terkait kesiapan teknis penyelenggaraan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung Wirahadi Kusumah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PWI Pusat. Menurutnya, penunjukan tersebut merupakan amanah besar yang akan dipersiapkan secara maksimal.

“Penetapan Lampung sebagai tuan rumah HPN dan Porwanas 2027 adalah kepercayaan yang sangat kami hargai. Kami akan melakukan persiapan matang agar kedua agenda nasional ini berjalan sukses,” katanya.

Dalam suratnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027. Ia menyebut Lampung memiliki sarana dan prasarana olahraga yang memadai, akses transportasi yang baik, fasilitas akomodasi yang cukup, serta dukungan sumber daya manusia dan pemangku kepentingan terkait.

“Pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung diyakini tidak hanya berjalan lancar dan sukses, tetapi juga memberikan dampak positif bagi promosi daerah, pariwisata, ekonomi lokal, serta memperkuat solidaritas wartawan se-Indonesia,” demikian petikan surat Gubernur Lampung.

Penetapan tuan rumah HPN dan Porwanas 2027 ini menjadi kelanjutan sukses penyelenggaraan HPN 2026 di Provinsi Banten yang didukung berbagai pihak dari sektor perbankan, industri, energi, transportasi, dan media nasional, seperti: Artha Graha Peduli, Artha Graha Network, PT Astra  International Tbk,.PT Bank Bank Central Asia Tbk, PT Pertamina (Persero) , Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Triputra Group , PT Djarum, BYD Motor Indonesia, PT PLN (Persero), dan Harita Nickel.

Selain itu juga PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Elang Mahkota Teknologi (EMTEK), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero), Pelindo, Sinar Mas Land, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), PT Nestle Indonesia, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, Kompas.id, PT Kereta Api Indonesia (Persero), BPJS Kesehatan, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), dan PT Pupuk Kalimantan Timur. (Dwi Arifin)

Hadiri Peringatan Satu Abad NU,  Presiden Probowo Tegaskan Peran NU dalam Menjaga NKRI

Presiden Probowo Subianto saat menghadiri puncak Peringatan Satu Abad NU di Kota Malang, Minggu (8/2).

MALANG-KEMPALAN: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangkaian Mujahadah Kubro yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (8/2). Presiden Prabowo didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Mujahadah Kubro ini berlangsung selama dua hari yaitu 7–8 Februari 2026, diikuti puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah. Kegiatan diisi doa bersama, dzikir, serta refleksi kebangsaan dengan tema “Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, dan Kontribusi dalam Mengembangkan Peradaban.”

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas peran besar Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, NU menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan bangsa.

“NU selalu menjaga persatuan. Jika Negara dalam bahaya, NU selalu tampil bagi bangsa Indonesia,” tegasnya.

Prabowo juga mengapresiasi konsistensi NU dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Menurutnya, nilai-nilai toleransi yang dijunjung NU sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyalami ibu-ibu Muslimat NU yang hadir di Peringatan Satu Abad NU.

“NU diharapkan terus memberikan contoh toleransi terhadap umat beragama. Saya yakin NU akan terus menjaga bangsa dan semua ummat agama tanpa pandang bulu sesuai dengan cita cita para pendiri bangsa,” katanya.

“Terima Kasih atas peran NU dalam menjaga kedamaian dan stabilitas di Republik Indonesia. Dimana Indonesia dalam bahaya NU selalu menjadi penyejuk dan menjadi terdepan menjaga NKRI,” imbuhnya.

Senada dengan Presiden, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa NU telah membuktikan diri sebagai organisasi keagamaan dan kebangsaan yang mampu bertahan dan terus relevan selama satu abad perjalanan bangsa Indonesia. NU dinilai konsisten menjaga tradisi, toleransi, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan peradaban nasional.

NU Kedepankan Islam Moderasi
“NU mengedepankan Islam moderasi, Islam wasathiyah, yang menjaga toleransi, tradisi kenusantaraan dan turut berkontribusi mengembangkan peradaban lewat lembaga-lembaga pendidikan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, NU memiliki jaringan pesantren yang sangat luas, baik pesantren tradisional maupun modern, yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Pesantren-pesantren tersebut menjadi pusat pengembangan keilmuan Islam sekaligus ruang pembentukan karakter umat.

“Banyak pesantren sebagai tempat bertumbuh, mengembangkan peradaban,  membekali pribadi-pribadi dengan ilmu pengetahuan dan ilmu agama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa di usia satu abad, NU telah tumbuh menjadi rumah besar umat yang memberdayakan dan mengayomi masyarakat lintas latar belakang. Semangat Islam moderasi yang terus dirawat NU dinilainya menjadi perekat dalam keberagaman Indonesia.

“Ibarat rumah, NU itu rumah besar, yang kokoh dan penuh toleransi, mampu memberikan keteduhan dan kenyamanan,” katanya.

Menurut Khofifah, dinamika internal yang terjadi dalam perjalanan NU justru menjadi kekuatan, karena organisasi ini mampu menjaga keharmonisan serta merangkul berbagai kalangan, termasuk pihak di luar NU, untuk bersama-sama merawat persatuan bangsa.

“NU terbuka dengan banyak hal, teguh menjaga tradisi dan mengedepankan rahmatan lil alamin,” jelasnya.

Sebagai Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah juga menegaskan bahwa NU telah melalui perjalanan panjang dan kini berada pada fase penting untuk merawat sekaligus melanjutkan warisan perjuangan para pendirinya.

“NU  menjadi wadah kekuatan besar dan strategis  bagi bangsa Indonesia,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa Jam’iyyah Nahdlatul Ulama yang didirikan pada tahun 1926 tidak diperuntukkan bagi kelompok tertentu semata, melainkan untuk seluruh umat Islam di Indonesia.

“NU bukan hanya untuk orang-orang yang memahami Ahlussunnah wal Jamaah secara khusus, tetapi menjadi rumah umat Islam secara keseluruhan,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Kota Malang. Ia menyebut dukungan datang tidak hanya dari warga Nahdliyin, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat.

“Sekolah-sekolah di sekitar Stadion Gajayana, bahkan pengurus gereja, dengan penuh kearifan dan toleransi bersedia menyesuaikan jadwal kegiatan demi kelancaran Mujahadah Kubro ini,” ungkapnya.

Atas nama warga NU Jawa Timur, Gus Kikin juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Malang atas potensi ketidaknyamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Malang dan mohon maaf apabila selama beberapa hari ini terdapat gangguan aktivitas,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Khofifah Ajak Teladani Akhlakul Karimah dan Prinsip “Moh Limo” Sunan Ampel

Gubernur Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat menghadir Haul Agung ke-549 Sunan Ampel di Surabaya, Jumat (6/2) malam.

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi hadir dalam Haul Agung ke-549 Sunan Ampel di kawasan Makam Sunan Ampel Surabaya, Jumat (6/2) malam.

Gubernur Khofifah yang hadir didampingi cucunya Aisyah Nabila atau Aila tampak khusyuk memanjatkan doa, dzikir dan tahlil di depan pusara Sunan Ampel bersama ribuan jemaah dan peziarah lainnya.

Khofifah secara khusus dalam sambutannyan mengajak seluruh peziarah yang hadir untuk meneladani kesantunan, akhlakul karimah dan tata krama yang menjadi ciri khas ajaran Sunan Ampel.

“Bersyukurlah kita bahwa Allah menurunkan lima dari sembilan Wali Songo di Jawa Timur. Para Waliyullah inilah yang menuntun kita untuk membaca Sholawat, berdzikir, dan secara khusus Sunan Ampel mengajarkan kita tentang kesantunan, akhlakul karimah dan tata krama yang patut menjadi patokan kita,” kata Khofifah.

Sebagaimana diketahui, Sunan Ampel atau Raden Rahmat Sayyid Ali Rahmatullah merupakan salah satu Wali Sembilan yang lebih dikenal Wali Songo yang memiliki peran sangat besar dalam sejarah Islam di tanah Jawa, khususnya di Jawa Timur.

Nilai utama yang diajarkan Sunan Ampel adalah Islam yang berakhlak, damai, dan menyejukkan. Prinsip falsafah ajaran moral  “Moh Limo” Sunan Ampel yakni menjauhi lima perkara tercela, menjadi fondasi moral masyarakat.

Lima perkara tersebut adalah : moh main (tidak mau berjudi), moh ngombe (tidak mau minum minuman keras /mabuk), moh maling (tidak mau mencuri), moh madat (tidak mau mengkonsumsi candu/narkoba), dan terakhir moh madon (tidak mau berzina).

“Hal ini sekaligus menegaskan bahwa dakwah Islam tidak hanya berkaitan dengan ibadah ritual, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan tatanan sosial yang berkeadaban,” lanjutnya.

Untuk itu, peringatan Haul Agung ini juga menjadi momentum muhasabah bersama dalam meneladani akhlak para wali dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pemimpin, aparatur negara, maupun sebagai masyarakat.

“Mudah-mudahan langkah, pikiran dan hati kita akan selalu berseiring dengan apa yang telah diteladankan oleh Sunan Ampel,” ucap Khofifah.

Di akhir, Khofifah juga memanjatkan do’a keberkahan bagi seluruh peziarah serta secara umum bagi Jawa Timur dan Indonesia.

“Mudah-mudahan semua yang hadir di sini akan diberi keberkahan rezeki, hati, ilmu, keluarga dan anak-anak kita. Barokah untuk Jawa Timur, barokah Indonesia,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Haul Agung ke-549 Sunan Ampel, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indri Yani, Ibu Nyai Hj. Khomsatun, Ibu Syarifah Suud Ba’agil, Ibu Nyai Hj. Ainur Rohmah serta para keluarga Sayyid Ali Rahmatullah atau Sunan Ampel serta ratusan peziarah dari seluruh daerah di Jawa Timur. (Dwi Arifin)

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.