Jumat, 22 Mei 2026, pukul : 01:01 WIB
Surabaya
--°C

Belajar dari Bung Karno, Telusuri Jejak Sang Proklamator Lewat Tur Literasi

Kegiatan Tur Literasi ‘Soekarno dan Surabaya” yang diikuti pelajar SMA/SMK dari bernagai daeeah di Jatim.

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya kembali menggagas pendekatan edukatif kepada generasi muda melalui kegiatan Tur Literasi “Soekarno dan Surabaya”. Kegiatan ini digelar pada 28-29 Juni 2025.

Yang disasar adalah pelajar SMA/SMK dari berbagai daerah di Jawa Timur. Sedang tujuannya untuk mengenal lebih dekat sosok Bung Karno melalui lokasi-lokasi historis yang berkaitan dengan perjalanan hidupnya.

Pemerhati sejarah dari Komunitas Begandring Soerabaia Kuncarsono Prasetyo menegaskan pentingnya memperluas pemahaman generasi muda bahwa Soekarno bukan sekadar tokoh nasional, tetapi juga memiliki keterikatan kuat dengan Kota Pahlawan.

“Surabaya ini penting ya. Karena selama ini di mainstream pemikiran kita tentang Soekarno itu banyak cerita di Blitar, meskipun sebenarnya sudah banyak direvisi,” ujar Kuncar saat mendampingi peserta Tur Literasi di Museum HOS Tjokroaminoto, Jalan Peneleh VII Surabaya, Sabtu (28/6).

Karena itu,  Kuncar menyambut baik langkah Pemkot Surabaya yang dalam tiga tahun terakhir aktif mengenalkan sosok Bung Karno kepada pelajar, mulai dari tingkat SD hingga SMA.

“Tiga tahun terakhir ini, pemkot bikin kegiatan yang melibatkan anak SMA, kemarin SMP dan SD. Itu masif untuk mengenalkan tentang Soekarno dan semangatnya,” jelas Kuncar.

Kuncar pun menyayangkan masih adanya anggapan bahwa Soekarno hanya milik satu golongan. Menurutnya, banyak warga belum mengetahui bahwa Soekarno adalah pribadi yang kompleks, yang menyatukan semangat nasionalisme dan keagamaan dalam satu karakter.

“Kalau kemudian kita jalan-jalan di kawasan Peneleh, kita baru terbuka. Sadar bahwa Soekarno ini banyak wajah. Di sisi lain dia memang seorang nasionalis, tapi di lain pihak dia juga seorang agamis,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Kuncar menggarisbawahi pentingnya kawasan Peneleh Surabaya sebagai situs historis yang sarat makna. Mulai dari rumah kelahiran Bung Karno, rumah H.O.S Tjokroaminoto, hingga toko buku dan jembatan yang terkait dengan sejarah perjuangannya. Bahkan dua nama anak Soekarno, yakni Guntur dan Megawati, diabadikan sebagai nama jalan di kawasan tersebut.

“Dan itu di periode Soekarno, tahun 1952. Itu unik, karena hanya satu-satunya di Indonesia, karena mungkin begitu cintanya Soekarno terhadap anaknya waktu itu dibuatkan nama jalan,” ungkap Kuncar.

Berkaca dari perjalanan hidup Bung Karno, Kuncar menekankan pentingnya generasi muda memahami bahwa orang besar bisa lahir dari lingkungan sederhana. “Yang harus menjadi pelajaran bersama bahwa orang besar itu lahirnya dari kampung kecil. Tidak perlu kita minder bahwa kita tidak dari keluarga besar, sehingga tidak mungkin menjadi orang besar,” ujar dia.

Kuncar juga mengajak anak muda belajar dari proses hidup Bung Karno yang ditempa di lingkungan rakyat kecil dan tumbuh bersama pemikiran yang dekat dengan kehidupan masyarakat. “Masa lalu itu kan untuk masa depan. Jadi seharusnya anak-anak muda belajar tentang masa lalu untuk dia ke masa depan,” tuturnya.

Menurut dia, kisah hidup Soekarno, baik yang ditulis sendiri maupun oleh orang-orang terdekatnya, bisa menjadi cermin inspiratif bagi generasi muda.

“Itu seharusnya menjadi pelajaran kita semuanya anak-anak muda. Setidaknya tidak menjadi Soekarno secara letter, tetapi dia akan menjadikan perjalanan hidup Soekarno menjadi inspiratif,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu peserta tur, Muhammad Akshaqian Alfaatih, pelajar asal SMA Negeri 20 Surabaya, mengaku senang karena mendapat banyak wawasan baru dari kegiatan Tur Literassi ini.

“Saya jadi lebih tahu sosok seorang bapak proklamator yang ternyata lahir di Surabaya. Karena fakta itu tidak banyak orang tahu,” ujar Alfaatih.

Ia pun mengungkapkan ketertarikannya untuk mengetahui sisi personal Bung Karno yang jarang dibahas di pelajaran sekolah. “Kehidupan pribadinya, bagaimana lingkungan tempat tinggalnya, selama tinggal di rumah H.O.S Tjokroaminoto atau mungkin di Blitar kampung halamannya,” katanya.

Selain itu, Alfaatih juga mengaku terinspirasi oleh semangat juang dan kemampuan Bung Karno dalam berbicara di depan umum. “Yang ingin diteladani dari Bung Karno adalah semangatnya. Karena saya melihat Bung Karno orang yang sangat semangat, berani dan kemampuan untuk public speaking itu bagus banget,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kegiatan Tur Literasi ini diikuti sekitar 100 pelajar dari berbagai daerah.  Yakni Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Jombang, dan Kota Blitar. Rangkaian kegiatan diawali dari Rumah Kelahiran Bung Karno, Rumah H.O.S Tjokroaminoto, SDN Sulung, hingga perjalanan ke Blitar untuk mengunjungi Makam Bung Karno dan Istana Gebang. (Dwi Arifin)

Gubernur Khofifah Resmikan Mini Soccer Al Akbar Sport Center

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat peresmian Mini Soccer Al Akbat Sport Center, Sabtu (28/6).

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Mini Soccer Al Akbar Sport Center yang berlokasi di halaman timur Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Sabtu (28/6). 

Peresmian ini ditandai penandatanganan prasasti dilanjutkan dengan laga persahabatan antara Tim Masjid Nasional Al Akbar melawan Tim Masjid Baitul Hamdi Kantor Gubernur Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan, peresmian mini soccer ini memiliki makna yang lebih dari sekadar seremonial. Apalagi dilakukan bersamaan dengan jalan sehat  menyambut tahun bsru hijriyah 1447 H menandakan kebersamaan lintas unsur masyarakat.

“Mini Soccer Sport Center ini bukan hanya simbol fisik, tapi bagian dari penguatan fungsi masjid sebagai pusat aktivitas umat. Saya berharap tempat ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tapi juga membentuk karakter generasi muda kita,” kata Khofifah.

Khofifah juga menyinggung nilai-nilai inklusif yang diajarkan dalam Piagam Madinah. Ia menjelaskan bahwa masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi pusat pemersatu umat. 

Gubernur Khofifah bersama Tim.Masjid Nasional Al Akbar8 dan Tim Masjid Baitul Hamdi Kantor Gubernur Jatim.

“Jadi kalau hari ini kita jalan sehat, ada makna yang lebih dalam, lebih substantif dari sekadar jalan sehat. Ada peresmian mini soccer sport center Masjid Nasional Al Akbar. Dan ini bukan hanya simbolik. Tapi bagian dari pemersatu umat,” tambahnya

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga menjelaskan kecintaannya pada sepak bola. Ia bahkan mengajak para pemain berdialog tentang idola pemain bola masing-masing.

Menurut Khofifah, olahraga dan keimanan harus berjalan beriringan. Hadirnya sport center ini lanjutnya, akan menjadi tempat pembinaan generasi muda yang berakhlak berkarakter sekaligus sehat jasmani. 

“Saya berharap, dari masjid ini lahir pemain bola yang handal dan hafidz Qur’an yang hebat. Kalau nanti bisa jadi hafidz dan pemain bola yang handal  mudah-mudahan bisa mengibarkan merah putih setinggi-tingginya di dunia,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.

Sementara itu, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono yang memperkuat tim Masjid Baitul Hamdi Kantor Gubernur Jawa Timur menyampaikan antusiasmenya mengikuti pertandingan persahabatan tersebut. 

“Pertandingan ini bukan soal menang atau kalah, tapi soal bagaimana kita bisa membangun harmoni dan soliditas antar lembaga. Ini bukti bahwa energi persaudaraan bisa dibangun lewat ruang-ruang seperti ini,” ucapnya.

Pertandingan persahabatan berlangsung hangat dan penuh canda tawa. Kedua tim saling unjuk kekompakan, membangun semangat sportivitas yang kental dengan suasana kekeluargaan.

Selain laga persahabatan, kegiatan ini juga dihadiri oleh Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin, Kabinda Jatim Murbianto Adhi Wibowo serta kepala OPD Jatim. (Dwi Arifin)

Beli Sepatu Pasti Ori di Blibli.com

Sepatu merupakan alas kaki yang bersifat universal. Sepatu dapat digunakan saat berolahraga, bekerja, acara resmi, atau sekedar menjadi pemanis penampilan ketika kita sedang bepergian. Sepatu juga menjadi alas kaki yang dapat melindungi kaki Anda secara kelesuruhan, mulai dari telapak kaki sampai dengan mata kaki.

Untuk mendapatkan sepatu berkualitas, Anda bisa membelinya secara online di Blibli yang merupakan toko online populer di Indonesia. Sebagai online shop 100% ori, Blibli menyediakan semua beragam produk yang Anda butuhkan, termasuk sepatu.

Ada banyak merek sepatu branded di Blibli yang bisa Anda pilih. Penasaran kan apa saja sepatu Blibli? Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini, yuk!

  1. Allbirds Men Running Tree Glider Sepatu Lari Pria [A11077M]

Dari awal, Allbirds memang dirancang buat mengurangi dampak buruk industri fashion terhadap lingkungan. Kebanyakan sepatu pakai plastik atau bahan sintetis berbasis minyak bumi, tapi Allbirds menggantinya dengan bahan alami seperti serat pohon eukaliptus buat bagian atasnya dan sol dari tebu.

Bagi Anda yang mencari sepatu olahraga yang bisa dipadukan dengan berbagai outfit, Allbirds Men Running Tree Glider adalah pilihan yang ideal. Sepatu ini menawarkan desain yang ringan dan fleksibel, cocok untuk berbagai aktivitas.

Bahan ringan dan bernapas memastikan kaki tetap nyaman tanpa merasa panas. Midsole empuk memberikan dukungan sepanjang hari. Desain slip-on yang praktis untuk kemudahan pemakaian.

  • Puma Flyer Runner Femme Women’s Running Shoes

Para penggemar sneakers pasti sudah tak asing dengan merek Puma asal Jerman. Puma punya beragam koleksi jenis sepatu yang bisa Anda gunakan untuk tampil kasual sampai untuk berolahraga. Puma juga pernah berkolaborasi dengan BTS, Dua Lipa, dan DC Comics.

Running shoes Puma yang satu ini tergolong cukup laris di pasaran. Modelnya sangat simpel dan modis digunakan untuk berolahraga. Penggunaan SoftFoam sockliner membuat kaki Anda lebih nyaman saat berlari ataupun olahraga training lainnya. Running shoes ini lebih cocok digunakan untuk Anda yang masih pemula dalam berolahraga.

  • DC Lynx Zero | ID_ADYS100615-XKSR

Sporty-nya dapet, kasualnya juga dapet! Mungkin inilah yang menggambarkan DC Lynx Zero. Outsole berwarna merah dengan tulisan “DC SHOE USA” menjadi salah satu ciri khas dari sepatu ini. Sepatu ini banyak diburu oleh kawula muda karena tampilannya yang keren. 

Anda bisa menggunakannya untuk jalan-jalan ke mall atau olahraga. Upper-nya terbuat dari campuran bahan-bahan premium yang nyaman diguankan sehari-hari, yakni kulit dan mesh.

  • PUMA Smash v2 Sneakers

Untuk aktivitas basic harian, Anda dapat mengambil sepatu tipe Classics PUMA yang satu ini. Basic sneakers ini memiliki tampilan yang sporty karena desainnya terinspirasi dari sepatu tenis. Hal itulah yang membuat produk ini pas untuk menemani berbagai kegiatan kasual Anda, bahkan formal sekalipun. 

Selain itu, penggunaan bahan kulit sintetis pada upper menghasilkan looks yang elegan. Soal kenyamanannya pun tak perlu diragukan. Alhasil, Anda jadi makin percaya diri ketika memakainya untuk menemani berbagai rutinitas harian.

  • DC Trase SD | ID_ADYS300600-WEA

Jika melihat sepatu ini, kesan yang muncul untuk pemakainnya adalah orang yang friendly dan easy going khas anak muda. Sepatu model tali dengan bahan suede di bagian atasnya ini sangat nyaman dipakai.

Model sol vulcanized-nya juga terlihat lebih kukuh. Logo DC di bagian sampingnya menjadikannya ciri khas tersendiri. Sepatu ini sangat cocok dipakai anak kuliahan.

Surabaya Siap Revans Lawan Kabupaten Mojokerto di Final Sepak Bola Porprov 2025

Manajer Tim Sepak Bola Kota Surabaya Yuga Pratisabda W (paling kanan) di Porprov Jatim IX 2025.

MALANG-KEMPALAN: Tim sepak bola Kota Surabaya sukses merebut tiket ke babak final Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jatim IX 2025. Pada babak semifinal, tim asuhan coach M Syaifuddin dan Basuki ini berhasil membekuk Kabupaten Jember dengan skor 1-0 di Stadion Universitas Negeri Malang, Sabtu (28/6).

Gol kemenangan Kota Surabaya itu dicetak oleh Iqbal Iqbal Maulana Ahmad pada babak pertama menit ke-36. Kedudukan 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan.

Keberhasilan ini tentu sangat disyukuri oleh Manajer Tim Sepak Bola Kota Surabaya Yuga Pratisabda W yang juga anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bahkan, ia optimis Surabaya akan meraih medali emas pada Porprov Jatim IX 2025 kali ini.

“Alhamdulillah kerja keras anak anak dalam mengarungi Porprov ini sangat luar biasa. Kami semua official tim Porprov Surabaya sangat optimis meraih emas, karena Tim Porprov sepak bola Surabaya telah kita siapkan jauh-jauh hari sebelum perhelatan Porprov ini dimulai,” kata Yuga Pratisabda kepada kempalan.com, Sabtu (28/6) malam.

Bahkan, menurut Yuga, persiapan sudah dilakujan sejak dari bulan Januari, yaitu dengan melakukan seleksi pemain.

“Harapan kami tentunya sesuai target awal. Saya selaku Manager Tim Sepak Bola Porprov Kota Surabaya adalah emas. Dan kami ingin mengembalikan medali emas cabor sepak bola pada Porprov kali ini di leher kami lagi, setelah sekian lama tidak pernah juara,” tegas anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya ini.

Untuk menghadapi pertandingan final, Yuga mengaku sudah menyampaikan kepada para pemain, bahwa euforia secukupnya saja dan kembali fokus kepada tujuan utama, yaitu menghadapi final lawan Kabupaten Mojokerto.

“Saya minta kepada para pemain untuk memberikan semuanya, baik tenaga dan pikiran untuk mengalahkan dan revans lawan Kabupaten Mojokerto,” ujar Yuga.

Pasalnya, lanjut Yuga, pada pertandingan sebelumnya Kota Surabaya sempat mengalami kekalahan 0-2 dari Kabupate  Mojokerto.

Jadi, memang tìdak mudah untuk mengalahkan Kabupaten Mojokerto. Karena itu, para pemain harus fokus menghadapi laga final. Apalagi hanya tinggal selangkah lagi untuk merebut medali emas. Tidak boleh lengah. Buktikan! (Dwi Arifin)

Kalahkan Jember 1-0, Sepak Bola Surabaya Tantang Kabupaten Mojokerto  di Final Porprov 2025

Tim sepak bola Kota Surabaya di Porprov Jatim IX 2025.

MALANG-KEMPALAN: Tim sepak bola Kota Surabaya lolos ke final Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX 2025. Kepastian tersebut diperoleh setelah pada babak semifinal Surabaya menang tipis 1-0 di Stadion Universitas Negeri Malang, Sabtu (28/6).

Gol kemenangan Kota Surabaya dicetak Iqbal Maulana Ahmad pada babak pertama menit ke-36. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta.Pasalnya, hingga peluit panjang berbunyi skor 1-0 tetap bertahan.

Partai final ini dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Universitas Negeri Malang, Senin (30/6). Kota Surabaya akan menghadapi Kabupaten Mojokerto yang di semifinal mengalahkan Kota Kediri 4-3 lewat adu penalti.

Atas keberhasilan tim sepak bola putra Kota Surabaya lolos ke babak final ini, Ketua Askot PSSI Kota Surabaya Roky Maghbal mengaku sangat bersyukur.

‘Alhamdulillah, saya sangat bersyukur tim sepak bola putra Kota Surabaya akhirnya lolos ke babak final setelah di semi final menang tipis 1-0 lawan Kabupaten Jember,” kata Roky Maghbal kepada kempalan.com, Sabtu (28/6) sore.

Tak lupa ia memberi apresiasi kepada para pemain yang telah berjuang maksimal dan habia-habisan pada babak semifinal lawan Kabupaten Jember. “Tentunya apresiasi juga saya berikan pada coach M Syaifuddin dan Basuki,” ucap Roky

Dia berharap Kota Surabaya bisa tampil maksimal di laga final lawan Kabupaten Mojokerto. Untuk itu waktu istirahat sehari mudah-mudahan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memulihkan kondisi.

“Mudah-mudahan anak-anak bisa mengatasi Kabupaten Mojokerto dan mempersembahkan medali emas untuk Kota Surabaya. Insya Allah, mohon doanya,” pungkas Roky. (Dwi Arifin)

Imam Al Bukhari & Sukarno

KEMPALAN : Siapa Imam Al-Bukhari, atau lebih lengkapnya Abu Abdillah Muhammad bin Ismail Al-Bukhari?

Beliau adalah ahli hadis terkemuka yang lahir di Bukhara, Uzbekistan, pada 13 Syawal 194 H atau 21 Juli 810 M.

Dikenal sebagai Amirul Mukminin fil Hadits, yang berarti “Pemimpin Orang-orang Beriman dalam Ilmu Hadis”.

Imam Bukhari menghabiskan 16 tahun untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadis shahih, dengan mengunjungi berbagai kota dan menemui ribuan perawi.

Karyanya yang paling terkenal adalah ‘Shahih Bukhari’ memuat 7.275 hadis shahih dan dianggap sebagai salah satu kitab hadis paling otentik dalam Islam.

Beliau wafat pada 1 Syawal 256 H atau 1 September 870 M di Khartank, Samarkand.

Selain ‘Shahih Bukhari’, karya terkenal lainnya dari Imam Al-Buchari adalah ‘Adabul Mufrad’.

Guru beliau Ali ibn Al Madini, Ahmad bin Hanbal, Yahya bin Ma’in, dan sekian lagi.

Selain itu, Imam Bukhari dikenal karena kecerdasannya, ketekunannya, dan kemampuannya dalam menghafal hadis. Beliau juga dikenal sebagai ulama zuhud dan wara’, serta memiliki kemampuan dalam bidang fiqih.

Nah, begitulah informasi yang saya peroleh dari Meta AI.

Lantas, siapakah Sukarno, atau lebih lengkapnya Dr. (H.C.) Ir. H. Soekarno ?

Saya kira sudah banyak yang tahu, bukan saja warga negara Indonesia –setidaknya orang-orang yang berpendidikan dan berusia dewasa– namun juga rakyat di negara-negara yang (pernah) tergabung dalam Gerakan Non-Blok, juga beberapa negara besar di dunia.

Beliau Presiden Pertama Republik Indonesia yang menjabat sejak tahun 1945 hingga 1966. Lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, Jawa Timur, dan berpulang pada 21 Juni 1970 di Jakarta.

Bung Karno (demikian nama populer beliau), dikenal sebagai tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan merupakan salah satu pendiri Republik Indonesia. Beliau, juga dikenal sebagai orator ulung yang memiliki peran penting dalam mengembangkan konsep Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Selain itu Bung Karno dikenal sebagai
Pemimpin Besar Revolusi Indonesia dan memiliki peran vital dalam mengembangkan konsep nasionalisme Indonesia.

Salah satu karya literasi Bung Karno yang terkenal adalah ‘Di Bawah Bendera Revolusi’.

*

Bertepatan dengan dimulainya Tahun Baru Islam 1447 H (27 Juni 2025), di Balai Budaya Surabaya, diselenggarakan performance Imam Al-Buchari & Sukarno dalam bentuk tablo teater dan musik, menggambarkan perjalanan Presiden Pertama Indonesia itu mengunjungi Uzbekistan pada tahun 1956.

Pertunjukan ini diselenggarakan oleh Yayasan Taut Seni, dan disutradarai Ahmad Fauzi dan Valikhon Umarof. Lho, kok ada nama asing : Valikhon Umarof?

Ini memang pertunjukan kolaborasi antara para pekerja seni Indonesia dengan seniman-seniman Uzbekistan.

Selain Valikhon Umarof, terlibat juga Guzaloi Soliy, Sunatillo Kasokov, Javlon Jomonov, Golbahor Mamedova, dan sejumlah sosok lain dari Uzbekistan.

Sedangkan dari Indonesia yang terlibat, di antaranya: Deka Agus Saputra (memerankan Sukarno), Mohammad Afizal (dr. Sukirman), Achmad Ridwan Fadjri (dr.Leimena), Ayu Ratna Sari (Garnasih), Utami Ayuningtyas (Fatmawati), dan sejumlah seniman dan team produksi pendukung.

O ya, koncoku, Heri Lento koreografer dari Surabaya, ikut mendukung sebagai Ketua Team Kerja Surabaya.

Pertunjukan di Uzbekistan terselenggara pada 16, 18, 20 November 2024 di beberapa kota di negara bagian di bekas Uni Soviet tersebut.

Sedangkan di Indonesia berlangsung pada 15 April 2025 di Gedung Kesenian Jakarta dan pada hari di atas di lokasi sebagaimana saya informasikan.

Pertunjukan yang berlangsung 1 jam di gedung tersebut, penontonnya memenuhi kapasitas 700 kursi.

Selain Ibu Rini Indriyani istri Walikota Surabaya Eri Cahyadi, ikut juga menyerahkan buket bunga kepada para pendukung performance ini di panggung selepas pementasan : Ibu Tri Risma Harini mantan Walikota Surabaya dan mantan Mensos.

Tiba-tiba saya teringat: lho ini kan “Bulan Bung Karno” – 1 Juni Hari Lahir Pancasila, 6 Juni 1901 Hari Lahir Bung Karno, dan 21 Juni 1970 berpulangnya Bapak Proklamator Bangsa Indonesia itu. (Amang Mawardi).

Kisah Soekarno dan Imam Al-Bukhari Dipentaskan di Balai Budaya Surabaya

Pertunjukan tablo teater dan musik tentang perjalanan Presiden Pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno saat mengunjungi Uzbekistan di tahun 1956.

SURABAYA-KEMPALAN: Kota Surabaya menjadi tuan rumah pertunjukan tablo teater dan musik tentang perjalanan Presiden Pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno saat mengunjungi Uzbekistan di tahun 1956. Pertunjukkan ini diperankan langsung oleh aktor Indonesia dan Uzbekistan di Balai Budaya Surabaya, .Jumat (27/6).

Wali Kota Surabaya.Eri Cahyadi, menyambut hangat pementasan tersebut. Ia menyatakan kebanggaannya karena Surabaya dipilih sebagai lokasi pertunjukan yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi.

“Ada satu kebanggaan Kota Surabaya ketika pementasan ini dilakukan di Surabaya. Ketika Uni Soviet waktu itu mengundang Soekarno dan Soekarno meminta untuk ditemukan dulu makam Imam Al-Bukhari, ini tidak lepas dari ketika Soekarno belajar di tokoh Islam, HOS Tjokroaminoto, pendiri Sarekat Islam,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Jumat (27/6).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama aktor senior dan sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Wali Kota Eri menilai, permintaan Bung Karno untuk menziarahi makam Imam Al-Bukhari sebelum menerima undangan resmi dari Uni Soviet, menunjukkan kuatnya spiritualitas dan kedalaman keislaman sang proklamator. “Maka di situlah Bung Karno saya rasakan bahwa tidak lepas dari Islam yang kuat ketika beliau bisa menyampaikan itu kepada Presiden Uni Soviet,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri juga menyampaikan apresiasinya kepada tim produksi dan aktor senior Rano Karno atas dipilihnya Surabaya sebagai lokasi pertunjukan. “Ini mengeksplor bahwa Soekarno dan Surabaya tidak bisa dipisahkan. Kekuatan api, semangatnya Bung Karno, api perjuangannya ada di darahnya anak-anak Surabaya,” tegasnya.

Wali Kota Eri mengungkapkan bahwa Surabaya memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan ideologi Bung Karno. Termasuk saat Bung Karno menimba ilmu politik dan keislaman dari HOS Tjokroaminoto. “Karena Soekarno dilahirkan di Surabaya, dan beliau belajar terkait politik dan belajar terkait menguatkan Islam kepada HOS Tjokroaminoto ,” ungkapnya.

Melalui pertunjukan ini, Wali Kota Eri berharap, semangat perjuangan Bung Karno dapat diteladani oleh generasi muda di Kota Pahlawan. “Sehingga ini akan mengeksplor betul bagaimana Surabaya dan Soekarno menjadi contoh bagi arek-arek Suroboyo. Mengingatkan kembali bahwa api perjuangan Soekarno harus kita ambil, kita jalankan. Bukan abunya, tapi api perjuangannya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, aktor senior dan seniman Indonesia yang sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menggarisbawahi kekuatan spiritual Bung Karno dalam meyakini keberadaan makam Imam Al-Bukhari meski secara fisik belum pernah ke Uzbekistan sebelumnya.

“Saya melihatnya, selama beliau diasingkan di Ende, beliau pasti dimimpikan tempat itu. Ketika menyusun Pancasila, beliau banyak mendapat firasat atau ilmu dari hadits ini (Imam Al-Bukhari). Dia menemukan kata-kata Ketuhanan Yang Maha Esa, Keadilan,” ujar Rano.

Karena itu, Rano menyebut bahwa.teater ini bertujuan memperkenalkan sejarah Bung Karno kepada generasi muda. Sebab, ia menilai selama ini anak-anak muda hanya mengenal Pancasila sebagai teks, bukan sebagai hasil dari perenungan mendalam.

“Bung Karno ini bukan membuat Pancasila. Pancasila sudah ada di Indonesia, tapi memang beliau yang merangkai, penggalinya itu beliau. Bahkan saat diasingkan di Ende, beliau membuat tim sandiwara untuk mengisi waktu. Dari situ banyak ide kebangsaan muncul,” tuturnya.

Sementara itu, Produser independen sekaligus pendiri Yayasan Taut Seni Restu Imansari Kusumaningrum mengungkapkan bahwa pentas ini telah melalui proses riset dan pengembangan selama lebih dari empat tahun. Pementasan berdurasi sekitar satu jam ini melibatkan sekitar 20 seniman dan teknisi, serta terbagi dalam empat sesi pertunjukan.

“Harapannya, generasi anak-anak muda mau lagi meneliti dan melihat sejarah bangsanya. Sejarah itu milik semua peradaban manusia, dia punya rekam jejaknya,” ujarnya.

Sebagai diketahui, pentas Imam Al-Bukhari dan Sukarno digagas dan diproduksi oleh Bumi Purnati Indonesia bekerja sama dengan The Drama Theater of Kattakurgan, Uzbekistan. Pertunjukan ini tak hanya menampilkan elemen teater modern, tetapi juga memadukan musik klasik, lagu-lagu nasional, musik tradisional Indonesia dan Uzbekistan, serta untaian zikir. Format pementasan ini mengusung konsep teater arsip, yang berupaya menghidupkan kembali momen diplomatik penting dalam sejarah hubungan bilateral kedua negara.

Kunjungan Soekarno ke Uzbekistan pada 1956, yang dilakukan atas undangan Presiden Uni Soviet Nikita Khrushchev, menjadi simbol kuat diplomasi non-blok Indonesia di tengah panasnya situasi Perang Dingin. Permintaan Soekarno untuk mengunjungi makam Imam Al-Bukhari menjadi syarat sebelum ia menerima undangan tersebut.

Kunjungan tersebut kemudian dibalas Khrushchev dengan lawatannya ke Indonesia pada 1960. Kini, kerja sama Indonesia-Uzbekistan berlanjut melalui medium seni pertunjukan yang menjadi bahasa diplomasi universal. (Dwi Arifin)

Wali Kota dan Wawali Kota Malang  Sambut Langsung Kedatangan tim Kirab Api Obor Porprov Jatim IX 2025

MALANG-KEMPALAN : Kirab api obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025 resmi tiba di Kota Malang, Jumat, 27 Juni 2025. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Wakil Wali Kota Ali Mutohirin menerima langsung api Porprov yang diserahkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu, Nurochman dan Heli Suyanto, di Terminal Landungsari.

Prosesi serah terima berlangsung semarak. Para atlet Kota Malang peraih medali emas di Porprov IX turut hadir, dan acara dimeriahkan oleh pertunjukan kesenian bantengan, khas Malang Raya.

Setelah serah terima, kirab api Porprov Jatim IX 2025 mengelilingi sejumlah kecamatan di Kota Malang, yakni Lowokwaru, Blimbing, Kedungkandang, Sukun, dan Klojen. Rute berakhir di Balai Kota Malang, tempat api akan disemayamkan sebelum dibawa ke Stadion Gajayana untuk upacara pembukaan resmi.

“Nanti api akan singgah di Kantor Kodim, lalu dibawa oleh dua pelari legenda Kota Malang. Saya bersama Mas Wakil Wali Kota akan menyambut di Balai Kota malam ini,” ujar Wahyu Hidayat.

Di Balai Kota, Pemerintah Kota Malang telah menyiapkan berbagai acara hiburan untuk menyemarakkan penyambutan api obor Porprov.

Kirab api juga diiringi maskot resmi Porprov Jatim IX, Cak Beki, serta maskot Kota Malang, Sima. Rombongan kirab turut dimeriahkan oleh komunitas Malang Willys Club dan duta wisata Kota Malang.

“Tentu kami berharap Malang Raya sebagai tuan rumah dapat menyukseskan Porprov ini, baik dalam penyelenggaraan, prestasi, ekonomi, maupun administrasi,” pungkas Wahyu.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Aklamasi, Mirza Muttaqien Kembali Terpilih Menjadi Ketua  Umum POSSI Jatim

MALANG -KEMPALAN: Mirza Muttaqien kembali terpilih menjadi Ketua Umum Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim  setelah terpilih secara aklamasi  pada Musyawarah Olahraga (Musprov) yang digelar di Gedung BPSDM Jatim di Kota Malang, Jumat (27/6).

 Pada Musprov POSSI Jatim dengan tema “Bangkit Bersama, Tumbuh Bersama, Juara Bersama dipimpin oleh Andy Lukito.

Ditemui dilokasi Musprov, Mirza Muttaqien mengatakan kalau tantangan selam Jatim semakin berat, sebab setelah meraih hattrick atau juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) tiga kali berturut turut mulai di PON XVI Jabar 2016, PON XXI 2021 Papua dan PON  XXI Aceh – Sumut 2024, tentunya POSSI provinsi lain akan mempersiapkan diri lebih baik di PON XXII NTT-NTB.

 “Setelah hattrick itu menjadi beban sejarah yang cukup berat. Itulah mengapa tema yang diusung pada Musprov kali ini adalah bangkit bersama, tumbuh bersama, juara bersama. Karena tanpa ada suatu kesolidan bersama baik dari Pengprov, Pengkap, klub, pelatih, atlet sulit untuk mencapai itu, ” kata Mirza.

 Ia juga berharap, kedepan seluruh pengurus POSSi Jatim maupun daerah untuk menjaga  kekompakan dan terus membina dan mencetak atlet berprestasi.

“Sejarah telah memberikan sebuah fondasi yang kuat, maka di kepengurusan berikutnya kita menuliskan sejarah baru lagi dengan bisa menjadi juara umum lagi. Dimulai dari pembinaan-pembinaan yang berkelanjutan, mulai dari tingkat klub, kemudian Kabupaten, Kota maupun di tingkat provinsi dan kejuaraan nasional terus harus kita gulirkan,” terangnya.

 Ia juga mengatakan, dukungan  Pemprov Jawa Timur yang cukup luar biasa dan kondisi Jawa Timur yang sudah luar biasa ini  diharapkan tidak berhenti, 

 “Kami berharap Pemprov Jatim terus memberikan motivasi dan dukungan  yang memang kemudian itu akan bisa memberikan satu energi untuk lebih baik lagi, ” harapnya.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.