Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 07:08 WIB
Surabaya
--°C

Pemkot Surabaya Gelar Training Kampung Pancasila

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya menggelar training of trainer (ToT) Kampung Pancasila di Graha Sawunggaling, Kamis (7/8). Training Kampung Pancasila yang digelar secara daring dan luring ini, diikuti oleh seluruh kepala perangkat daerah (PD), camat hingga lurah se-Kota Surabaya. 

ToT Kampung Pancasila kali ini dibuka secara langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya sekaligus Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Pancasila Irvan Widyanto. Wali Kota Eri mengatakan, Kampung Pancasila akan segera dijalankan di 1.360 kampung, Senin (11/8). ToT Kampung Pancasila ini, adalah untuk pembekalan atau penguatan Satgas Pancasila di tingkat kota. 

“Jadi nanti tim ini (satgas tingkat kota) dikuatkan, setiap RW ada penanggung jawabnya dari dinas apa saja. Di dalam Kampung Pancasila itu, kita utamakan gotong-royong dan saling membantu. Karena agama dan Pancasila ini filosofinya memerintah kita untuk saling tolong menolong,” kata Wali Kota Eri. 

Dalam ToT Kampung Pancasila ini, Pemkot Surabaya melibatkan dua narasumber. Diantaranya di bidang spesialis media sosial (medsos) serta public speaking. Setelah mengikuti ToT, Satgas Kampung Pancasila di tingkat kota akan memberikan pembekalan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) pendamping Kampung Pancasila di tingkat kelurahan hingga kecamatan. 

“Adanya pertemuan Kampung Pancasila ini, saya berharap ayo kita kuatkan lagi. Karena kita harus menjalankan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Agama secara kaffah (totalitas). Nah, bapak ibu yang hadir hari ini nanti anda akan menyampaikan ilmunya ke kepada (ASN Pendamping) yang hadir lewat zoom,” ujarnya.

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu berharap, Kampung Pancasila bisa memberikan manfaat baik serta meningkatkan rasa kepedulian masyarakat Kota Pahlawan ke depannya.

“Maka, dengan Kampung Pancasila ini (mengajarkan) bagaimana cinta negara, saling membantu orang yang miskin, lalu membantu orang yang stunting, dan yang mampu membantu yang lemah,” harapnya.

Pembentukan Kampung Pancasila tertuang dalam Keputusan Wali Kota Surabaya Nomor: 100.3.3.3/ 142/436.1.2/2025 tentang Satgas Kampung Pancasila yang ditetapkan pada 2 Juli 2025.

Satgas ini dibentuk sebagai langkah lanjutan dari program Kampung Madani yang telah diimplementasikan di seluruh RW. Program Kampung Madani sendiri bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan wilayah berbasis RW.

Sementara itu, Ketua Satgas Kampung Pancasila Irvan Widyanto mengatakan, ToT ini diikuti oleh Satgas Kampung Pancasila Tingkat Kota yang terdiri dari Kepala PD, camat, hingga lurah di lingkungan Pemkot Surabaya.

Setelah mengikuti ToT, Satgas Tingkat Kota akan memberikan pembekalan kepada ASN Pendamping yang bertugas mendampingi Ketua Satgas Kampung Pancasila atau Ketua RW yang bergerak di tingkat wilayah. 

Irvan menjelaskan, di bawah Ketua Satgas Kampung Pancasila Tingkat RW, ada empat kelompok kerja (pokja) yang ditugaskan untuk menggerakkan empat sektor. Diantaranya, ada pokja lingkungan, pokja kemasyarakatan, pokja sosial budaya, dan pokja ekonomi.

“Nah, yang bertugas sebagai Koordinator Satgas ada empat PD. Untuk yang bergerak di bidang lingkungan ada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), di bidang kemasyarakatan ada Satpol PP, kemudian sosial budaya ada Dinas Kesehatan (Dinkes), dan di bidang ekonomi dikoordinatori oleh Dinas Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Dinkopdag),” jelasnya. (Dwi Arifin)

Secara Swadaya, ASN Surabaya Bagikan Bendera Merah Putih 

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya berkomitmen untuk menyukseskan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih yang dicanangkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Gerakan ini diinisiasi dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk itu, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kota Surabaya secara swadaya menyumbangkan bendera Merah Putih.

Gerakan ini menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri nomor 400.10.1.1/3823/SJ tanggal 15 Juli 2025 tentang Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2025.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa lebih dari 5.000 bendera Merah Putih akan dibagikan kepada masyarakat. “Insya Allah (pembagian bendera) akan dilakukan kembali oleh teman-teman. Sekarang sedang proses penghimpunan bendera Merah Putih dari para ASN yang sedang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri, Kamis (7/8).

Wali Kota Eri menjelaskan bahwa pembagian bendera ini akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Sekretaris Daerah, Staf Ahli Walikota, Asisten, Inspektur, Kepala Badan/Dinas/Satuan/Bagian/Direktur, Camat, Lurah, hingga Ketua Tim Kerja/Kasi Kecamatan/Kelurahan. Setiap Perangkat Daerah (PD) dan instansi terkait akan menyumbangkan bendera dengan jumlah bervariasi, antara 15 hingga 50 bendera.

“Karena satu PD bisa memberikan 50 bendera ya, jadi akan ada ribuan bendera Merah Putih yang dibagikan,” imbuhnya.

Wali Kota Eri berharap, gerakan pembagian bendera ini dapat menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat Surabaya. Ia juga berpesan agar di usia kemerdekaan yang ke-80 ini, seluruh warga memiliki semangat baru untuk menjalankan nilai-nilai Pancasila. (Dwi Arifin)

Dipimpin Khofifah, Misi Dagang Jatim-Lampung Bukukan Transaksi Rp1,055 Triliun Lebih

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Gubernur Lampung Mirzani Djauzal meninjau stan saat Misi Dagang dan Investasi di Swiss Bel Hotel Kota Bandar Lampung, Kamis (7/8).

BANDAR LAMPUNG-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi yang digelar di Provinsi Lampung bertempat di Swiss Bel Hotel Kota Bandar Lampung, Kamis (7/8).

Dalam Misi Dagang dan Investasi antara Jawa Timur dengan Lampung total transaksi finalnya mencapai Rp. 1.055.340.950.000. Capaian ini mengalami peningkatan signifikan bila dibandingkan dengan gelaran tahun 2023 lalu, yakni 35 transaksi dengan nilai Rp. 285,52 miliar.

“Capaian ini merupakan hasil sinergi dan kepercayaan antardaerah dalam mendukung produk dalam negeri. Ini adalah bukti nyata bahwa Jawa Timur terus berkomitmen mendorong pertumbuhan  ekonomi nasional dan optimistis mewujudkan kekuatan  pasar dalam negeri,” ujar Khofifah.

Adapun sejumlah produk asal Jatim yang menjadi incaran dalam forum dagang ini antara lain rokok, kopi, gula merah tebu, aneka seafood, anak ayam petelur (DOC & Pullet), ternak sapi, liquid brown sugar, benih tanaman pangan & hortikultura, arang batok kelapa,  mesin las, merchandise dan rempah jahe.

Di sisi lain, Lampung memperkuat posisinya sebagai lumbung komoditas bahan baku dengan menonjolkan produk seperti rajungan kupas, karet lumb, aneka udang & pangasius, arang batok kelapa, udang vaname dan jagung.

“Misi dagang ini adalah ikhtiar bersama untuk memperkuat ekosistem ekonomi domestik. Kita ingin memperbesar pangsa pasar komoditas unggulan daerah dan membuka peluang investasi baru antarprovinsi,” katanya.

Tak hanya dalam Misi Dagang dan Investasi saja, Khofifah mengungkapkan bahwa hubungan dagang antara Jatim dan Lampung sangat harmonis. Terbukti dalam data perdagangan antarwilayah tahun 2022, total transaksi perdagangan dua daerah ini tembus Rp. 13,06 triliun.

Jatim mencatat surplus neraca perdagangan sebesar Rp. 11,03 triliun terhadap Lampung, menandai tingginya daya saing produk Jatim sekaligus besarnya kebutuhan akan bahan baku dari wilayah Sumatera.

Melihat angka yang istimewa ini, Khofifah mendorong optimalisasi konektivitas logistik antar provinsi. Efisiensi distribusi dan kerja sama muatan berangkat-pulang dinilai menjadi kunci untuk menekan biaya logistik dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Transaksi yang berhasil dibukukan dalam misi dagang ini menunjukkan bahwa potensi perdagangan antar provinsi sangat besar. Ini bukan hanya data statistik, tapi bentuk nyata geliat ekonomi daerah yang terus bergerak,” katanya.

Di akhir, Khofifah menyebutkan gelaran misi dagang yang dilakukan Pemprov Jatim, tidak hanya berorientasi pada nilai transaksi semata, melainkan menjadi instrumen strategis dalam membangun konektivitas ekonomi antarwilayah, memperkuat rantai pasok nasional, dan mendorong tumbuhnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Jawa.

“Misi dagang ini bukan semata urusan transaksi jual beli, tapi bagian dari ikhtiar besar kita untuk menghadirkan penguatan  pertumbuhan ekonomi nasional. Ini adalah bentuk konkret bagaimana antar daerah saling menguatkan dan membuka akses pasar seluas-luasnya bagi produk unggulan masing-masing,” katanya.

Sementata itu, Gubernur Lampung Mirzani Djauzal menyampaikan, Jatim merupakan mitra kerja sama yang strategis karena telah memiliki ekosistem industri yang kuat dan mampu melakukan hilirisasi berbagai komoditas unggulan, terutama dari sektor pertanian.

Mirzani menekankan pentingnya sinergi antar provinsi dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Lampung, lanjutnya, membutuhkan dukungan pasokan dan bibit tanaman pangan, khususnya jagung, dari Jatim yang telah terbukti menjadi sentra pertanian yang maju dan produktif.

“Jatim sudah kuat industrinya, bahkan sudah mampu melakukan hilirisasi produk-produk pertanian. Kami di Lampung masih sangat membutuhkan tanaman-tanaman pangan seperti jagung. Kami mohon bantuan untuk bisa mensupport bibit-bibit unggul agar produksi kami bisa lebih maksimal,” pungkasnya.

Dalam Misi Dagang Jatim – Lampung terdapat 10 besar komitmen transaksi. Yakni Perumda Perkebunan Kahyangan Jember menjual kopi kepada PT Rempah Alam Nusantara Semesta Lampung senilai Rp. 180 Miliar, Gabungan Pengusaha Rokok/Gapero Surabaya menjual rokok kepada Eratel Prima Lampung senilai Rp.175 miliar.

Kemudian Gabungan Pengusaha Rokok/Gapero Surabaya menjual rokok kepada PT KTBG / TPSM Lampung senilai Rp.152.752.600.000, PT Bumi Menara Internusa  Surabaya membeli rajungan kupas dari Yahya Supplier Rajungan Lampung senilai Rp.124,250 miliar, Poktan Tunas Harapan Kediri menjual gula merah tebu kepada CV Rizki Abadi Lampung senilai Rp.77,760 miliar

Selanjutnya, Riki Utama Mandiri (Rum Seafood) Sidoarjo menjual aneka seafood kepada Berkah Keluarga Nagaraya Lampung senilai Rp.54 miiar. PT Sapta Karya Megah Jombang menjual anak ayam petelur (DOC & Pullet) kepada PT Sumber Protein Unggul Lampung senilai Rp.42,5 miliar.

Perumda Perkebunan Kahyangan Jember membeli Karet lumb dari UPPB Maju Mulya Lampung senilai Rp.41,250 miliar. Riki Utama Mandiri (Rum Seafood) Sidoarjo membeli aneka udang dan pangasius fillet dari PT Bima Harapan Panca Utama Lampung senilai Rp.28,5 miliar. Koperasi Pedagang Pasar Turi / CV Laris Berkah Surabaya menjual ternak sapi kepada  PT Indo Prima Beef Lampung senilai Rp.27 miliar.

Perlu diketahui gelaran Misi Dagang kali ini merupakan pelaksanaan keenam dari rangkaian Misi Dagang Jatim selama tahun 2025. Sedangkan sejak 2019, total 41 misi dagang domestik telah digelar dengan komitmen transaksi senilai Rp.14,68 triliun.

Selain itu, ekspansi misi dagang luar negeri juga terus dilakukan, seperti ke Jepang, Malaysia, Arab Saudi, Timor Leste dan Hongkong, dengan potensi transaksi Rp. 1,6 triliun. (Dwi Arifin)

Tragis! Indonesia di Permalukan Vietnam pada Laga Pembuka FIVB Volleyball Women’s U 21 World Championship. Ini Hasil Lengkapnya

SURABAYA-KEMPALAN : Timnas bola voli putri Indonesia menelan kekalahan pada laga pembuka FIVB Volleyball Women’s U 21 World Championship 2025 di GOR Jawa Pos Arena Surabaya, Indonesia. Juanida Santi dkk di permalukan rival utama Indonesia, Vietnam dengan skor telak 3-0 (15-25, 16-25, 18-25) pada Kamis (7/8/2025).

Vietnam seakan jadi momok bagi timnas voli indoor Indonesia.

“Terlihat jelas pengalaman bertanding sangat penting dalam sebuah turnamen. Para pemain merasa nervous dan gagal keluar dari tekanan, ‘’ tutur Pelatih timnas Indonesia U-21 Marcos Sugiyama.

Optimisme Sugiyama sebelum laga memang runtuh melihat kekalahan di set pertama. Para pemain makin tertekan dan melakukan banyak kesalahan.

Sebelumnya, Sugiyama memang optimis menilik hasil uji coba sebelum kejuaraan yang cukup meyakinkan.

‘’Ya, uji coba dan kejuaraan besar memang sangat jauh berbeda. Karena itu, para pemain harus banyak belajar dari pertandingan demi pertandingan yang mereka jalani,’’ lanjut pelatih asal Jepang.

 

Kekalahan tak membuat Sugiyama pesimistis di sisa pertandingan pool A. Apalagi, di grup itu bercokol tim-tim yang di atas kertas lebih Tangguh baik dari sisi teknis maupun fisik. Di antaranya Serbia, Puerto Riko, Argentina dan Kanada.

‘’Sekarang, para pemain harus tampil tanpa beban. meski menjadi tuan rumah, kami bersttus underdog. Itu harus dimanfaatkan untuk tampil lepas di pertandingan sisa,’’ beber Sugiyama.

Karena itu, tim pelatih akan berfokus mengembalikan kondisi pemain. Kondisi fisik, terutama psikis pemain. Mereka harus mampu kembali ke fighting spirit, karena kompetisi belum usai.

Jumat (8/8/2025), Junaida Santi dkk langsung akan menghadapi Kanada. Selanjutnya, bertemu Puerto Riko (9/8/2025), Serbia (11/8/2025) dan Argentina (12/8/2025).

Sementara itu, hasil lainnya juara bertahan Tiongkok juga memetik kemenangan pertama usai membekuk Kroasia dengan skor Tiongkok-Kroasia 3-1 (23-25, 25-23, 27-25, 25-21) pada laga pertamanya di Pul B di GOR Pancasila, Surabaya. 

Tim Tiongkok itu sempat kalah pada set pertama dengan skor 23-25. Namun, pada set kedua mampu dibalas dengan skor sama 25-23.

Set ketiga Kroasia mampu mengimbangi sang juara bertahan. Tetapi mampu dimenangi Tiongkok, 27-25. Dan set keempat diselesaikan Negeri Tirai Besi 25-21.

“Kita kecurian satu set di awal. Karena masih belum panas. Pada laga ini semua tim blm tahu kekuatan masing-masing,” ujar pelatih Tiongkok, Xie Jiyang usai laga.

Hasil lainnya, Amerika Serikat juga memetik kemenangan pertama. Salah satu unggulan dalam kejuaraan itu menang atas Korea Selatan 3-1 (25-17, 25-19, 19-25, 25-20). 

Hasil pertandingan Kamis (7/8/2025):

Lapangan 1, Jawa Pos Arena:

Pul A – Argentina-Kanada 3-0 (25-19, 26-24, 25-15)

Pul A – Serbia vs Puerto Riko 3-0 (25-18, 25-17, 25-19)

Pul D – Brasil vs Bulgaria 3-0 (25-12, 25-18, 25-18)

Tunisia-Thailand: 0-3 (20-25, 15-25, 23-25)

Indonesia vs Vietnam 0-3 (15-25, 16-25, 18-25)

Lapangan 2, GOR Pancasila:

Pul B – Tiongkok-Kroasia 3-1 (23-25, 25-23, 27-25, 25-21)

Pul B – USA-Korea 3-1 (25-17, 25-19, 19-25, 25-20)

Pul B – Mexico-Dominika 1-3 (25-27, 25-15, 19-25, 15-25)

Pul D – Tunisia-Thailand: 0-3 (20-25, 15-25, 23-25)

Lapangan 3, GOR Samator:

Pul C – Italia-Cekoslovakia 3-0 (25-20, 25-15, 25-18)

Pul C – Turki-Aljazair 3-0 (25-12, 25,-11, 25-14)

Pul C – Mesir-Polandia 0-3 (11-25, 12-25, 23-25)

Pul D –  Japan-Chile 3-1 (25-15, 21-25, 25-16, 25-10)

Jadwal Jumat (8/8/2025)

Lapangan 1, Jawapos Arena:

Jam 09.00 WIB: Argentina-Puorto Riko (Pul A)

Jam 14.00 WIB: Serbia-Vietnam (Pul A)

Jam 17.00 WIB: Jepang-Thailand (Pul D)

Jam 20.00 WIB: Indonesia-Kanada (Pul A)

Lapangan 2, GOR Pancasila: 

Jam 09.00 WIB: Tiongkok-Korea (Pul B)

Jam 14.00 WIB: USA-Dominika (Pul B)

Jam 17.00 WIB: Mexico-Kroasia (Pul B)

Jam 20.00 WIB: Brasil-Chili (Pul D)

Lapangan 3, GOR Samator:

Jam 09.00 WIB: Italia-Aljazair (Pul C)

Jam 14.00 WIB: Turki-Polandia (Pul C)

Jam 17.00 WIB: Mesir-Cekoslowakia (Pul C)

Jam 20.00 WIB: Tunisia-Bulgaria (Pul D).(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Persebaya Ingin Show of Force , PSIM Yogyakarta Ingin Tampil Istimewa 

SURABAYA -KEMPALAN: Duel pembuka kompetisi Super league 2025-2026 yang mempertemukan Persebaya Surabaya versus PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Jum’at ( 8/8) malam di perkirakan berlangsung menarik.

Tuan rumah green force Persebaya Surabaya ingin show of force di hadapan puluhan ribu penonton dan jutaan pasang mata melalui layar kaca dengan aksi briliannya.

Total sembilan pemain asing yang di impor dari CONCACAF, CONMEBOL, AFC dan UEFA seperti, Dejan Tumbas ( Serbia), Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas (Timor Leste)

Bruno Moreira, Leo Lelis(Brazil) Fransisco Rivera(Mexico), Risto Mitrevski, Dime Dimov (Makedonia Utara), Milos Raikovic, Mihailo Perovic(Montenegro) plus pemain lokal kualitas nasional Ernando Ari Sutaryadi, Rahmat Irianto, Tony Firmansyah, Ichlas Baihaqi dan Malik Risaldi menjadi garansi Eduardo Perez untuk memuaskan pendukung fanatik mereka yang akan memadati Stadion Gelora Bung Tomo (GBT)Surabaya.

Sang arsitek asal Spanyol ini optimistis dengan komposisi tim yang sangat ideal plus persiapan matang selama dua bulan. Bahkan dalam persiapan menuju kompetisi, Bruno Moreira dkk tidak hanya uji nyali di kandang sendiri tapi juga uji nyali di luar negeri.Hasilnya dari 4 kali uji nyali hasilnya cukup memuaskan. Yakni menang dua kali, seri sekali dan sekali kalah dari persik Kediri.

Usai uji nyali Eduardo Perez sang arsitek asal Spanyol secara tekun mengotak-atik komposisi tim agar gaya permainan Bruno Moreira tidak hanya sekedar bermain cantik tapi juga sebagai tim yang produktif dalam urusan mencetak gol.

“Saya percaya dengan apa yang saya lakukan selama persiapan. Seluruh pemain siap di tampilkan sepanjang kompetisi,” ucapnya singkat saat pre macth press conference (7/8) di ruang media stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Di singgung soal tim lawan,  Pelatih asal negeri Matador Spanyol tak serta-merta memandang sebagai tim  yang bisa di habisi dengan mudah. Tapi Perez lebih melihat karena tim asal Ngayogyakarto Hadiningrat ini punya semangat tinggi dengan materi yang hampir sama.

Sementara itu tim tamu PSIM Yogyakarta tak ciut nyali. Justru sebaliknya tim asal Yogyakarta ini ingin tampil istimewa di markas besar Persebaya. 

Ze Valente dkk punya modal besar untuk menyulitkan 

Bruno Moreira dkk memerkan kekuatan berlebih. Ze Valente yang pernah bermain untuk Persebaya tentu sedikit banyak mengetahui kelebihan dan kekurangan Persebaya. Dan ini yang akan di manfaatkan PSIM Yogyakarta untuk beraksi memenuhi janji.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Membela Los Angeles FC, Son Heung-min Bisa Kerasan Karena Faktor Ini

LOS ANGELES-KEMPALAN: Son Heung-min akhirnya meneruskan kelanjutan kariernya dengan memperkuat Los Angeles FC (LAFC). Son angkat koper dari Tottenham Hotspur ke LAFC dengan rekor termahal.

Angka yang disepakati antara LAFC dan Spurs berada di 26 juta Dollar AS, atau sekitar Rp 424,2 miliar. Kontraknya akan berjalan sampai 2027 dengan opsi diperpanjang jadi sampai 2028 dan 2029.

Meski begitu, kapten timnas Korsel tersebut digadang-gadang bakal lebih lama bermain di LAFC. Bukan karena kontrak tinggi yang dia dapatkan di klub tersebut. Tetapi karena lingkungan di sekitar LAFC yang mendukungnya.

Dilansir dari laman Goal, 30 persen dari populasi 1,8 juta jiwa penduduk California, dari Korsel. Sementara, menurut laman resmi Major League Soccer (MLS), jumlah warga dari Korsel di California bisa mencapai 400 ribu jiwa.

’’Ada banyak alasan bagiku kenapa LAFC dan LA adalah tempat terbaik untukku,’’ sebut Sonny (sapaan karib Son), setelah diperkenalkan sebagai pemain baru LAFC, Kamis WIB (7/8).

’’Sebagai orang Korea, bahwa di Koreatown yang berada di Los Angeles ditinggali orang dari Korea di negara ini,’’ sambung Son yang selalu jadi daya tarik bagi turis Korea atau turis dari negara Asia selama bermain di Spurs itu.

BACA JUGA: Bermain di Negaranya Sendiri, Son Heung-min Pamit Tinggalkan Tottenham

Dengan bermain di tengah-tengah orang-orang Korea di Los Angeles, Son sudah merasa betah bermain di LAFC. Bukan hanya itu. Son pun berkoar bisa memberikan gelar-gelar bagi klub tersebut.

’’Aku sangat bangga bisa jadi bagian dari klub dan kota ini, dan aku akan membuatnya bangga dengan penampilanku. Aku pun akan melakukan yang terbaik yang aku mampu di sini,’’ koarnya.

Di LAFC, Son akan mengenakan jersi dengan nomor punggung 7. Di LAFC, Son pun akan bereuni dengan mantan rekan seklubnya di The Lilywhites (julukan Spurs), kiper Hugo Lloris.

Di LAFC, Son akan mengikuti jejak legenda-legenda sepak bola Korsel lain yang pernah memperkuat klub tersebut sebelumnya. Sebut saja Cha Bum-kun, Park Ji-sung, dan Lee Young-pyo.

Makanya, itu juga yang membuat Son lebih termotivasi ketika bergabung dengan LAFC musim ini. ’’Karena, bersama tim ini (LAFC), aku juga ingin menjadi pemain legenda,’’ tegas Son. (YMP)

Persebaya Siapkan Komposisi Ideal Saat Jamu PSIM Yogyakarta di Laga Pembuka I.League 2025-2026

SURABAYA -KEMPALAN: Persebaya Siapkan Komposisi Ideal Saat Jamu PSIM Yogyakarta di Laga Pembuka I.League 2025-2026 : Tim kebanggaan arek-arek Suroboyo Persebaya Surabaya Sudah tidak sabar untuk memulai kompetisi I.League musim 2025-2026. 

Eduardo Perez sang arsitek sejak sebulan lalu secara tekun mengotak-atik komposisi tim agar gaya permainan tidak hanya sekedar bermain cantik tapi juga sebagai tim yang killer saat bertanding di kompetisi resmi, termasuk menghadapi PSIM Yogyakarta pada laga pembuka I.League 8 Agustus mendatang di kandang Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Pelatih asal negeri Matador Spanyol tak serta-merta memandang tim lawan sebagai tim debutan atau promosi, tapi lebih melihat karena tim asal Ngayogyakarta Hadiningrat ini punya semangat tinggi dengan materi yang hampir sempurna.

Untuk menghadapi PSIM Yogyakarta Perez telah mempersiapkan tim secara matang termasuk 4 kali ujicoba resmi. Kini tim kebanggaan arek-arek Suroboyo tinggal menunggu waktu untuk menghadapi PSIM Yogyakarta.

Sebagai pelatih Eduardo Perez telah menyelesaikan komposisi ideal termasuk 8 pemain asing plus pemain lokal kualitas nasional. 

Sembilan pemain asing yang di miliki Persebaya sudah mewakili gaya permainan seluruh konfederasi negara negara di dunia mulai dari Eropa (UEFA), Asia (AFC) Amerika Selatan (CONMEBOL) dan Amerika Tengah (CONCACAF)

Sembilan pemain asing Persebaya.

1. Bruno Moreira (Brazil)

2. Fransisco Rivera(Mexico)

3. Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas(Timor Leste)

4. Dejan Tumbas( Serbia)

5. Risto Mitrevski (Makedonia Utara)

6.Milos Raikovic (Montenegrro)

7.Dime Dimov ( Makedonia Utara)

8. Mihailo Perovic ( Montenegro)

9. Leo Lelis (Brazil)

Pemain lokal yang kualitas nasional

1. Fernando Ari Sutaryadi 

2. Rahmat Irianto 

3. Tony Firmansyah 

4. Ichsas Baihaqi 

5. Malik Risaldi 

(Ambari Taufiq/Mochammad Fasichullisan)

Umur Ayah Sama dengan Umur Anak

KEMPALAN : Pada awal masuk sekolah, Bu Guru bertanya kepada murid-muridnya, di antaranya kepada Jefri :

“Jefri, berapa umur ayah kamu sekarang?”

“Mmm… sama dengan umur saya sekarang, Bu Guru …”

“Kok bisa?”

“Iya, Bu Guru. Dia kan jadi Ayah saya sejak saya mulai lahir…”

“O iya juga ya. Lalu ayahmu lahir pada tahun berapa?”

“Tahun 1983, Bu Guru…”

“Baiklah… Kamu boleh duduk kembali…”


Baru kali ini saya baca anekdot demikian pendeknya.

Boleh jadi, ini salah satu anekdot yang mula-mula membuat saya mengerenyitkan dahi.

Humor jenis ini agaknya mendasarkan kelucuannya pada logika (anak-anak).

Dalam konteks di atas, saya teringat komedian Indra Frimawan finalis Stand Up Comedy Indonesia 2023, seringkali Indra “memainkan” logika, menyampaikan kata-kata aneh, bahkan absurditas untuk menciptakan efek komedi tak terduga.

Misalnya begini : saya tidak pernah berdusta, kecuali waktu saya berbohong; jangan ragu untuk memecahkan masalah, kecuali ada tulisan ‘memecahkan berarti membeli’ ; dan sekian kalimat-kalimat menggelitik khas Indra Frimawan, seperti ini juga : gravitasi tak ada hubungannya dengan jatuh cinta.

Tentu saja sebelum ditutup dengan kalimat (-kalimat) tersebut, didahului dengan semacam cerita.

Nah, saat Jefri mengatakan “Dia kan jadi Ayah saya sejak saya mulai lahir, Bu Guru”, itu adalah anggapan Jefri didasarkan logikanya yang masih anak-anak sehubungan dimulainya perjalanan usia ayahnya.

Bu Guru yang tampaknya bijak ini, lantas mencoba mencari kebenaran normatif dengan pertanyaan : “Lalu ayahmu lahir pada tahun berapa?”, yang lantas dijawab Jefri sebagaimana pada paparan anekdot di atas.
(Amang Mawardi).

Indonesia Hadapi Vietnam di Laga Perdana Kejuaraan Dunia Bola Voli Wanita U-21 2025

SURABAYA -KEMPALAN: Kesempatan besar berada di hadapan tim voli Wanita Indonesia U-21. Mereka bakal unjuk kualitas di pool A Kejuaraan Dunia Bola Voli Wanita U-21 2025. 

Kesempatan sekaligus status tuan rumah tersebut harus dibayar dengan optimisme tinggi di laga perdana melawan Vietnam U-21 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Kamis malam (7/8/2025).

Pelatih timnas voli putri U-21, Marcos Sugiyama, tidak menampik jika laga pertama lawan Vietnam bakal berjalan berat. Meski sedikit banyak telah mengetahui kekuatan Vietnam, dia memperkirakan laga pertama bakal menguras tenaga para pemainnya. 

“Karena lawan kami adalah tim kuat di AVC (Asia), tapi kami juga dalam kondisi baik menuju laga perdana,” kata Marcos setelah latihan di Jawa Pos Arena, Rabu malam (6/8/2025).

Secara umum, Sugiyama mengatakan para pemainnya sudah siap bertanding. Hanya ada satu pemain yakni Waode Ardiana yang tidak didaftarkan karena mengalami cedera di laga uji coba terakhir lawan Jepang. “Engkelnya terkilir, kami sangat menyesali karena dia tampil bagus,” kata Marcos.

Meski begitu, selain Waode, seluruh pemain dalam kondisi fit. Termasuk MVP Proliga 2025 Junaida Santi. Lalu, Marcos juga cukup percaya diri, mengingat Indonesia bisa mendapat hasil yang meningkatkan optimisme para pemainnya saat uji coba. Tim Indonesia U-21 menang 4-1 lawan Cile (2/8/2025), 2-1 lawan Korea Selatan (3/8/2025), dan hanya sekali kalah 1-3 lawan Jepang (4/8/2025).

Setelah uji coba terakhir lawan Jepang, timnas U-21 Indonesia juga mendapat penilaian positif dari pelatih tim Negeri Sakura -julukan Jepang. 

“Tak ada target khusus. Target di tiap laga, day-by-day, tampilkan yang terbaik siapa pun lawannya,’’ beber Sugiyama.

Indonesia pun dalam keadaan siap menghadapi Vietnam dan juga empat lawan lain di Pool A yakni Kanada (8/8/2025), Puerto Riko (9/8), Serbia (11/8/2025) dan Argentina (12/8/2025),

 “Persiapan kami selama tiga bulan terakhir cukup baik, dan menantang buat kami. Kami percaya proses, dan proses itu masih terus berlanjut,” kata Marcos.

Hal senada diungkapkan kapten tim Afra. Menurutnya, tim pelatih tak membebani target muluk-muluk. Mereka hanya diwajibkan memberikan yang terbaik di tiap laga.

‘’Kami kira persiapan sudah sangat matang. Kami siap menghadapi laga pertama dan selanjutnya,’’ tutur Afra.

Pihak PP PBVSI pun menegaskan para pemain harus menikmati setiap pengalaman yang didapat di kejuaraan dunia. Termasuk menghadapi fisik dan postur tim-tim asal Eropa yang jauh menjulang.

“Pengalaman harus diambil pemain-pemain putri junior kita,” kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI Loudry Maspaitella. “Mereka bisa melihat di ruang makan, betapa tingginya pemain-pemain Eropa, di kompetisi Indonesia pemain tidak setinggi itu, pasti ya memang lebih berat,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai manajer tim Indonesia U-21 itu.

Karena masih minim pengalaman di level internasional, pengurus PBVSI tidak mematok target muluk-muluk. “Bapak Ketua Umum (Imam Sudjarwo) sudah menyampaikan kepada mereka, kami memberikan target sewajarnya saja. Artinya kalau bisa jangan sampai juru kunci, 16 besar sudah prestasi yang cukup baik,” beber Loudry.

Jadwal Kamis (7/8/2025):

Lapangan 1, Jawa Pos Arena:

Jam 10.00 WIB: Argentina-Kanada

Jam 13.00 WIB: Puerto Rico-Serbia

Jam 16.00 WIB: Brasil-Bulgaria

Jam  19.00 WIB: Indonesia-Vietnam

Lapangan 2, GOR Pancasila:

Jam 10.00 WIB: Tiongkok-Kroasia

Jam 13.00 WIB: USA-Korea

Jam 16.00 WIB: Mexico-Dominika

Jam 19.00 WIB: Tunisia-Thailand

Lapangan 3, GOR Samator:

Jam 10.00 WIB: Italia-Cekoslovakia

Jam 13.00 WIB: Turki-Aljazair

Jam 16.00 WIB: Mesir-Polandia

Jam 19.00 WIB: Jepang-Turki.(Ambari Taufiq/ M Fasichullisan)

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.