Rabu, 22 April 2026, pukul : 18:35 WIB
Surabaya
--°C

Pembentukan Struktur Partai Gerakan Rakyat di Kuningan Penuh Pengorbanan

KEMPALAN: Perjuangan membentuk struktur partai di tingkat daerah rupanya bukan sekadar urusan administratif di atas kertas. Di Kabupaten Kuningan, jajaran pengurus DPD Partai Gerakan Rakyat harus berjibaku menyusuri 32 kecamatan demi memenuhi target pembentukan kepengurusan DPC minimal 50 persen, lengkap dengan legalitas sekretariatnya.

Sekretaris DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan, Caca Carsah mengungkapkan proses tersebut merupakan perjalanan panjang menguras energi, waktu, hingga keselamatan fisik para pengurus.

“Bagi kami di tingkat daerah, ini bukan sekadar angka atau persyaratan administratif, melainkan sebuah proses panjang yang membutuhkan kesabaran, tenaga, dan pengorbanan nyata,” ujar Caca, lewat keterangannya, Rabu (22/4/2026).

Dalam proses verifikasi dan pembentukan struktur, Caca menjelaskan bahwa tim di lapangan harus berhadapan langsung dengan skeptisisme masyarakat terhadap dunia politik. Menurutnya, meyakinkan warga untuk terlibat bukan perkara mudah di tengah krisis kepercayaan publik.

“Kami turun langsung ke lapangan, menyusuri kecamatan demi kecamatan, mendatangi masyarakat secara langsung untuk mengajak mereka terlibat. Tidak sedikit yang masih ragu, bahkan ada yang sudah kehilangan kepercayaan terhadap dunia politik,” ungkap Caca.

“Namun di tengah keraguan itu, kami tetap berusaha meyakinkan bahwa harapan akan perubahan masih ada, selama masih ada yang mau memperjuangkannya dari Bawah,” tambahnya.

Klimaks dari beratnya perjuangan ini terjadi saat tim mengalami kecelakaan dalam menjalankan tugas. Insiden itu menyebabkan Ketua Bendahara DPD Kabupaten Kuningan, Atik Suhartiati harus menjalani perawatan intensif dan operasi akibat patah tulang.

“Ujian terberat datang ketika dalam perjalanan menjalankan tugas, tim kami mengalami kecelakaan. Ketua bendahara DPD harus menjalani perawatan intensif hingga operasi akibat patah tulang. Peristiwa tersebut menjadi pukulan berat bagi kami semua, namun di saat yang sama juga menjadi pengingat bahwa perjuangan ini benar-benar mengandung risiko dan pengorbanan yang tidak kecil,” ungkap Caca.

Lebih lanjut, Caca menekankan seluruh pergerakan dilakukan dengan semangat “berdarah-darah” tanpa ambisi pribadi. Ia berharap agar pengurus di tingkat provinsi maupun pusat memahami realita pahit dan perjuangan fisik di balik laporan-laporan administratif.

“Kami ingin menyampaikan bahwa di balik setiap laporan yang tersusun rapi, terdapat cerita panjang yang tidak selalu terlihat. Ada keringat, ada air mata, bahkan ada risiko yang harus dihadapi oleh para pengurus di daerah,” tegasnya.

“Oleh karena itu, jika suatu saat Partai Gerakan Rakyat benar-benar terbentuk dan berkembang, kami berharap perjuangan dari bawah ini tidak dilupakan,” tutup Caca.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.