Apabila gelombang otak lebih sering berada pada level Alfa akan berpengaruh pada sudut pandang terhadap kejadian yang mengecewakan dan permasalahan yang dihadapi.
Oleh: Hamka Suyana
KEMPALAN: Dari 5 jenis gelombang otak manusia, yang pada umumnya lebih sering dialami oleh setiap orang ketika menghadapi masalah dan kejadian yang mengecewakan adalah gelombang otak Beta yang berfrekuensi 13 – 30 Hz/detik.
Apabila gelombang Beta tengah hingga Beta tinggi menimpa seseorang, akan menyebabkan terjebak dalam mode “fokus intens”, yang memicu stres kronis, kecemasan, kegelisahan, hingga serangan panik.
Kondisi ini muncul akibat berpikir berlebihan, tekanan mental sehingga kesulitan mengakses rileks.
Efek negatif gelombang otak Beta tengah hingga Beta tinggi tersebut, selain sulit mengakses esensi bahagia, juga mudah terserang penyakit yang berhubungan dengan kinerja jantung. Ibarat mobil yang terjebak di jalan berlumpur. Gigi rendah tetapi gas besar. Akibatnya, mesin menjadi panas.
Adapun gelombang otak yang bermanfaat untuk kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan adalah gelombang Alfa yang berfrekuensi antara 8 hingga 12 Hz.
Gelombang Alfa muncul ketika seseorang dalam kondisi rileks, tenang, khusyuk, santai, atau berimajinasi yang indah. Hal ini sering dikaitkan dengan peningkatan kreativitas, intuisi, dan menjadi jembatan antara Pikiran Sadar (PS) dengan Pikiran Bawah Sadar (PBS).
Apabila gelombang otak lebih sering berada pada level Alfa akan berpengaruh pada sudut pandang terhadap kejadian yang mengecewakan dan permasalahan yang dihadapi.
Di balik kejadian yang tidak sesuai dengan harapan dan mengecewakan yang dipandang merugikan akan dianggapnya menguntungkan yang pantas disyukuri dan disambut bahagia.
Teknik untuk mengondisikan gelombang otak agar lebih sering berada pada level Alfa dengan cara shalat khusyuk, dzikir, doa dan membaca Al Qur’an.
Selain itu dengan melakukan teknik olah napas. Seperti, salah satunya secara rutin melakukan Senam Pernapasan SASYUIK (Sabar-Syukur-Ikhlas).
Insya’ Allah berdampak positif, senantiasa akan bersikap tenang, senang, lapang dalam segala keadaan sehingga akan memudahkan datangnya kebahagiaan dan kesuksesan. Insya’ Allah.
Selamat mencoba!
*) Hamka Suyana, Motivator dan Konselor Cahaya Sasyuik

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi