Jumat, 22 Mei 2026, pukul : 13:22 WIB
Surabaya
--°C

Hasil Final Four Proliga 2026: LavAni Masih Terlalu Tangguh, Jakarta Garuda Jaya Tak Berdaya dan Bertekuk Lutut 3-0

SURABAYA –KEMPALAN : Jakarta LavAni Livin’ Transmedia langsung menunjukkan keperkasaannya sebagai kandidat kuat juara Proliga 2026. Tampil dominan sejak set pertama, Dio Zukfikri cs membuat Jakarta Garuda Jaya tak berdaya. Mereka bertekuk lutut dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17) pada laga Final Four di Jawapos Arena, Surabaya, Jumat (3/4/2026).
Kemenangan ini bukan sekadar raihan tiga poin bagi LaVani melainkan pernyataan tegas atas dominasi mereka di kasta tertinggi voli nasional.
Dominasi Kolektif dan Kedalaman Skuad
Sejak peluit awal, LavAni langsung mendikte permainan. Kolaborasi presisi antara setter kawakan Dio Zulfikri dengan deretan hitter mumpuni seperti Boy Arnes dan Taylor Sander membuat blok Garuda Jaya tak mampu menahan beban smes smes tajam. Tak hanya menyerang, tembok pertahanan yang dibangun Hendra Kurniawan dan Malizi di depan net terbukti terlalu kokoh untuk ditembus oleh lawan.
Meski Jakarta Garuda Jaya sempat memberikan perlawanan sengit di set kedua melalui aksi Fauzan Nibras dan Dawuda hingga menyamakan kedudukan 11-11, kematangan mental LavAni berbicara di poin-poin kritis. LavAni menutup set kedua dengan skor 25-20.

BACA JUGA  Elang-Abel Juarai Turnamen Golf Junior Piala Walikota Surabaya 2026, Ini Kuncinya


Rotasi Efektif David Lee
Memasuki set ketiga, pelatih David Lee mulai menunjukkan kedalaman skuadnya. Setelah unggul jauh 16-9, ia menarik keluar Dio Zulfikri dan memasukkan Jasen Kilanta. Strategi rotasi ini berjalan mulus tanpa mengurangi intensitas serangan, hingga akhirnya smes keras menutup laga dengan skor 25-17.
Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, mengaku bersyukur namun tetap memberikan catatan. “Kami menang, tapi performa anak-anak belum mencapai puncak maksimal. Masih ada ruang untuk lebih tajam lagi di laga berikutnya,” ujarnya usai pertandingan.
Kapten LavAni, Dio Zulfikri, menambahkan bahwa kunci kemenangan hari ini adalah ketenangan. “Kami bermain lebih enjoy dan mengikuti instruksi pelatih dengan disiplin. Target kami jelas, kembali ke Grand Final,” tegas Dio.
Evaluasi Berat Garuda Jaya
Di kubu lawan, kekalahan ini menjadi cambuk bagi pelatih Nur Widayanto. Ia menyoroti adaptasi pemain asing baru dan koordinasi lini pertahanan yang sering kecolongan.
“Evaluasi menyeluruh harus segera dilakukan. Kedatangan pemain asing baru (Rosser) memang memerlukan waktu adaptasi, tapi di Final Four, waktu adalah kemewahan yang tidak kita miliki,” tutur Nur Widayanto.
Fauzan Nibras, motor serangan Garuda Jaya, tetap optimistis meski kecewa dengan hasil akhir. “Secara permainan sebenarnya ada peningkatan, tapi kami kalah konsistensi di poin tua. Kami akan bangkit di laga sisa,” ucapnya.
Dengan hasil ini, LavAni kokoh di puncak klasemen sementara Final Four Proliga 2026, sementara Jakarta Garuda Jaya harus bekerja ekstra keras di pertandingan berikutnya guna menjaga peluang menuju partai puncak.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

BACA JUGA  Dukungan Ulama dan Geliat Ekonomi Jadi Modal Doni Fitraidin Bangun Siwalanpanji
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.