Kamis, 23 April 2026, pukul : 00:40 WIB
Surabaya
--°C

Unesa Guncang PSSI Awards 2026: Dominasi Mutlak ‘Rumah Para Juara’, Borong Gelar Pemain hingga Wasit Terbaik!

JAKARTA – KEMPALAN: Malam penganugerahan PSSI Awards 2026 menjadi panggung pembuktian luar biasa bagi Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Bukan sekadar hadir, kampus dengan jargon “Rumah Para Juara” ini mencetak sejarah langka dengan mengantarkan tiga mahasiswanya sekaligus ke podium tertinggi sepak bola tanah air, Sabtu (28/03).
Sorot lampu aula bergantian menyapa wajah-wajah familiar dari kampus Lidah Wetan tersebut. Gemuruh tepuk tangan pecah saat Marselino Ferdinan dinobatkan sebagai Men’s Young Player of the Year. Namun, kejutan tak berhenti di situ. Dominasi UNESA merambah hingga ke korps baju hitam; Thoriq Munir Alkatiri sukses menyabet gelar Referee of the Year, disusul koleganya, Fuad Qohar, yang meraih predikat Assistant Referee of the Year.
Momen ikonik ini menjadi bukti sahih bahwa UNESA tidak hanya piawai mencetak atlet lapangan hijau yang lincah, tetapi juga pengadil lapangan yang presisi dan berintegritas.


Kebanggaan Sang Wakil Rektor


Menanggapi fenomena langka ini, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan TIK UNESA, Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, M.Kes., menyampaikan rasa haru sekaligus bangganya.
“Capaian istimewa ini adalah bukti nyata bahwa UNESA benar-benar Rumah Para Juara. Tiga insan terbaik di PSSI Awards 2026—Marselino, Thoriq, dan Fuad—semuanya adalah mahasiswa aktif FIKK UNESA. Ini menegaskan kekuatan pembinaan olahraga kami di level nasional,” tegas Prof. Dwi Cahyo.
Beliau menambahkan bahwa prestasi ini lahir dari ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap karier profesional mahasiswa. “UNESA menjadikan olahraga sebagai pilar utama yang berdampingan dengan akademik, disabilitas, dan seni. Kami akan terus melahirkan talenta juara yang berkarakter untuk bangsa,” imbuhnya.

Komentar Marselino Ferdinan:

“Kemenangan untuk Almamater”
Marselino Ferdinan sendiri tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya. Pemain muda andalan Timnas Indonesia ini mempersembahkan trofi tersebut untuk keluarga dan kampus tercintanya.
“Jujur, saya sangat bangga. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk UNESA yang selalu memberikan dukungan luar biasa bagi karier saya di lapangan tanpa melupakan kewajiban akademik. Bisa berdiri di podium bersama Bang Thoriq dan Mas Fuad yang satu almamater itu rasanya luar biasa. Ini bukti kalau mahasiswa UNESA bisa bicara banyak di sepak bola Indonesia. Terima kasih untuk para dosen dan teman-teman di FIKK!” ujar Marselino dengan senyum khasnya.
Poros Kekuatan Olahraga Indonesia
Keberhasilan menyatukan talenta pemain muda terbaik dengan perangkat pertandingan terbaik dalam satu almamater adalah anomali luar biasa di dunia pendidikan tinggi Indonesia. UNESA telah bertransformasi menjadi “pabrik” manusia unggul yang mengisi setiap lini ekosistem olahraga nasional.
Malam PSSI Awards 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan proklamasi bahwa jika bicara soal prestasi olahraga, UNESA adalah poros utamanya. (Ambari Taufiq/M Fasichullisan).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.