Jumat, 17 April 2026, pukul : 15:59 WIB
Surabaya
--°C

 “NGAMEN ELEGAN” DI LAPANGAN HIJAU: JURUS IKONIK UNESA KAMPUS 5 MAGETAN GUNCANG MATARAMAN, SULAP SEPAK BOLA JADI GERBANG MASA DEPAN!


 MAGETANKEMPALAN:  Di tengah hamparan sawah hijau yang mengepung kemegahan bangunan Kampus 5 Magetan, sebuah fenomena sosialisasi “tak lazim” sedang viral. Bukan lewat brosur kaku atau baliho membosankan, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memilih cara yang lebih “berdarah-darah” namun berkelas: Ngamen Elegan dari Kampung ke Kampung.

Melalui unit sepak bola UNESA FC Kampus 5 Magetan, institusi yang dijuluki “Rumah Para Juara” ini melakukan penetrasi edukasi langsung ke jantung masyarakat Mataraman—Madiun, Ngawi, hingga Magetan—lewat dentuman bola di lapangan hijau.

Diplomasi Bola di Lapangan Maospati


Puncaknya terjadi pada Selasa (7/4), saat Tim UNESA 5 Magetan beradu mekanik dalam Friendly Match ikonik melawan Persemag Magetan Muda di Lapangan Maospati. Laga ini bukan sekadar mengejar skor, melainkan panggung strategis dalam rangkaian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026.

Idzam Kholid Akbar, S.Pd., M.Kes., Pembina Sepakbola sekaligus otak di balik strategi ini, menegaskan bahwa lapangan hijau adalah ruang kelas paling jujur.
“Kami tidak hanya menjual gedung mewah atau prodi unggulan, kami membawa bukti nyata. Melalui ‘ngamen’ ini, kami mengedukasi masyarakat bahwa kuliah di UNESA adalah tentang membentuk karakter disiplin, kerja sama, dan mental pemenang,” tegasnya dengan nada tajam.

Kampus Mewah di Tengah Sawah: Inklusi untuk Semua
UNESA Kampus 5 Magetan berdiri megah sebagai simbol peradaban baru di Jawa Timur bagian barat. Dengan program studi unggulan mulai dari Olahraga, Seni Budaya, hingga fokus pada Disabilitas, kampus ini menawarkan inklusivitas yang jarang ditemukan. Strategi blusukan ini bertujuan mematahkan sekat antara kampus dan rakyat jelata, mengajak talenta lokal untuk menimba ilmu di fasilitas kelas dunia tanpa harus kehilangan akar budayanya.

Laga Panas: Uji Nyali Jelang Porprov


Di atas lapangan, intensitas pertandingan berlangsung tinggi. Persemag Magetan Muda menjadikan laga ini sebagai ujian krusial sebelum terjun ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Nama-nama seperti Muhammad Yogi Fahrizal (PJKR), Feri Firmansyah (PKO), hingga Roman Dani Moreno (PGSD) tampil dominan, menunjukkan bahwa mahasiswa UNESA bukan sekadar teoritis di kelas, tapi “singa” di lapangan.

Daftar Skuad “Gladiator” UNESA 5 Magetan dalam Laga Ikonik:

  1. Muhammad Yogi Fahrizal (PJKR)
  2. Yusuf Brian Sabdo Wibowo (PJKR)
  3. Rouf Annafi (PJKR)
  4. Usman Fadhilatul Mukmin (PJKR)
  5. Aqbil Mananna K.R.R (PKO)
  6. Muhammad Fajrul Akmal (PJKR)
  7. Feri Firmansyah (PKO)
  8. Laurendho Radiefca Murdiono (PJKR)
  9. Mukhammad Itmamul Waffa (PJKR)
  10. Wahyu Nazril Ilham (PJKR)
  11. Bagas Putra Perkasa (PJKR)
  12. Roman Dani Moreno (PGSD)
  13. Afrizal Eka Apriyansah (PJKR)
  14. Muhammad Farhan Adiyatma (PJKR)
  15. Mochammad Baharudin (PJKR)
  16. Muhtar Syafaat (PJKR)
  17. Yongky Firmansyah Rahmadany (PKO)
  18. Adhytya Widyadhana Pratama (PJKR)
  19. Mohammad Hilman Rosyad (PJKR)

Sebuah Pesan Kuat
Pertandingan ini berakhir dengan tepuk tangan riuh dari warga sekitar. UNESA telah berhasil membuktikan bahwa promosi kampus bisa dilakukan dengan cara yang sangat manusiawi: lewat keringat, sportivitas, dan kedekatan emosional. Bagi warga Mataraman, UNESA Kampus 5 Magetan bukan lagi sekadar gedung di tengah sawah, melainkan harapan baru bagi anak-anak mereka untuk menjadi juara di bidang akademik maupun kehidupan.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)


forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.