SIDOARJO –KEMPALAN : Suasana sore di depan Mako Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jatim, Medaeng, Waru, Sidoarjo, mendadak teduh dan penuh khidmat pada Selasa (10/03). Di tengah keriuhan arus lalu lintas yang padat, puluhan personel Korps Baret Biru bersama Ibu-ibu Bhayangkari turun ke jalan. Bukan untuk melakukan penyekatan, melainkan untuk menebar kebaikan melalui pembagian bingkisan takjil gratis kepada para pejuang nafkah.
Ada yang berbeda dari aksi kali ini. Paket takjil yang dibagikan dikemas dengan sangat rapi dan elegan, mencerminkan rasa hormat institusi kepada masyarakat. Mulai dari sopir angkot, ojek online (ojol), hingga masyarakat yang melintas, tampak semringah menerima bingkisan istimewa tersebut.
Sebelum turun ke jalan, Komandan Kompi (Danki) 4 Batalyon A Pelopor, AKP Setiawan, S.H., memberikan arahan yang sarat akan makna spiritual kepada jajarannya. Dengan nada yang bergetar namun tegas, beliau mengutip hadist sahih untuk memacu semangat beribadah para anggotanya.
“Sebaik-baiknya amalan adalah sedekah di bulan Ramadan (HR. Tirmidzi). Kita di sini bukan sekadar membagikan makanan, tapi sedang menjemput rida Allah SWT melalui senyum para pejuang nafkah ini,” ujar AKP Setiawan dalam pesannya yang presisi dan menyentuh hati.
Kepada awak media, AKP Setiawan menegaskan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat adalah bentuk pengabdian yang tulus. “Brimob hadir untuk rakyat. Jangan dilihat dari seberapa besar isinya, tapi lihatlah ini sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian kami. Kami ingin berbagi rezeki dan memastikan saudara-saudara kita yang masih di jalan bisa berbuka puasa dengan layak,” tegasnya.
Haru Para Pengguna Jalan

Aksi ini menuai simpati luar biasa dari masyarakat. Budi (45), seorang pejuang nafkah ojek online yang melintas, mengaku terkejut sekaligus terharu melihat keramahan para personel Brimob.
“Tadi saya kira ada pemeriksaan, ternyata Bapak-bapak Brimob malah memberi bingkisan bagus sekali. Isinya lengkap dan rapi. Terima kasih, ini sangat membantu kami yang masih harus mengejar setoran sampai magrib. Benar-benar menyentuh hati,” ungkap Budi dengan haru
Senada dengan Budi, seorang sopir angkot bernama Rahmat menyebut aksi ini sebagai penyejuk di tengah lelahnya bekerja. “Brimob sekarang sangat dekat dengan rakyat. Paketnya elegan, pelayanannya sopan. Semoga berkah untuk semua anggota di sini,” pungkasnya.
Kegiatan ini membuktikan bahwa di balik seragam gagah personel Pelopor, terdapat hati yang lembut dan jiwa yang religius, siap mengabdi demi kemanusiaan di bulan yang penuh berkah.(Ambari Taufiq /M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi