Kamis, 30 April 2026, pukul : 23:02 WIB
Surabaya
--°C

Elektabilitas Tokoh Perubahan Anies Baswedan Tempel Prabowo, Dr. Dhimam Abror: 29 Persen bagi yang Sedang Berkuasa Tentu Sangat Rendah

JAKARTA-KEMPALAN: Survei yang dilakukan Median pada 10-14 Februari 2026 menunjukkan bahwa Presiden Prabowo Subianto masih menempati posisi teratas dengan angka elektabilitas sebesar 29 persen. Namun, nama tokoh nasional sekaligus tokoh perubahan dan tokoh inspiratif Partai Gerakan Rakyat Anies Rasyid Baswedan, Ph.D. menempati posisi kedua dengan perolehan 20,6 persen, disusul Dedi Mulyadi yang meraih 17 persen.

Tokoh relawan Anies Baswedan Jawa Timur Dr. Dhimam Abror Djuraid mengungkapkan bahwa secara apple to apple memang tokoh nasional Anies Baswedan menempel ketat Prabowo, padahal Anies saat ini tidak memegang jabatan publik apapun. Berbeda dengan Prabowo yang menjadi Presiden dan menguasai semua sumber daya kekuasaan yang luar besar di Indonesia.

“Hasil survei ini bisa digambarkan dengan ungkapan Inggris bahwa Anies Baswedan “breathing on Prabowo’s neck” sangat dekat ke leher Prabowo, memunculkan ketidaknyamanan (discomfort), insecure (tidak aman), dan tertekan (distress),” ujar Dr. Dhimam Abror, Selasa 24 Februari 2026.

“Dalam terminologi sepak bola Anies melakukan “man to man marking”, menempel ketat terhadap Prabowo. Angka 29 persen bagi seseorang yang sedang berkuasa tentu sangat rendah. Sebaliknya angka 20 persen bagi “pengangguran” tentu “sesuatu banget”,” tegas Dr. Dhimam Abror yang juga tokoh pers Jawa Timur tersebut.

Menurutnya, kalau survei dilakukan pekan ini, dia yakin elektabilitas Anies makin naik, dan sebaliknya Prabowo kian melorot.

“Kalau survei dilakukan minggu ini hasilnya bisa lebih “mengerikan” bagi Prabowo. Ada tiga variabel besar yang akan membuat Prabowo jeblok. Pertama soal label “rezim bodoh” yang dilemparkan oleh ketua BEM UGM Tiyo Ardianto. Kedua bergabungnya Prabowo ke Board of Peace atau Dewan Perdamaian (BoP) bikinan Donald Trump, dan ketiga perjanjian ART yang baru saja ditandatangani oleh Indonesia dalam hubungan dagang dengan Amerika Serikat yang sangat merugikan negara kita,” tegas Abror.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan, ketika mengajukan pertanyaan kepada responden, jika pemilu presiden diadakan saat ini, siapa tokoh yang akan Anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?

“Jarak elektabilitas antara tiga besar ini menunjukkan adanya kompetisi yang cukup terbuka di papan atas,” kata Rico melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa 24 Februari 2026.

Sementara itu, elektabilitas tokoh lainnya berada pada satu digit. Ganjar Pranowo memperoleh 5,2 persen, diikuti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 4,2 persen, dan Purbaya Yudhi Sadewa dengan 4 persen.

Nama Gibran Rakabuming Raka tercatat memperoleh 2,6 persen, sementara Mahfud MD berada di angka 1,2 persen. Adapun Pramono Anung dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masing-masing memperoleh 1 persen.

Sejumlah tokoh lain seperti Joko Widodo, Sjafrie Sjamsoeddin, Susilo Bambang Yudhoyono, serta Rocky Gerung tercatat memperoleh elektabilitas di bawah 1 persen. Sementara itu, sebanyak 8,2 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Rico Marbun menegaskan bahwa survei ini dilaksanakan menggunakan kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan melalui berbagai platform media sosial, dengan menyasar pengguna aktif berusia 17 tahun hingga di atas 60 tahun.

Distribusi dilakukan secara proporsional terhadap populasi pengguna media sosial dan menjangkau responden di seluruh wilayah Indonesia, dengan target responden sebanyak 1.200 orang.

Menurut Rico, hasil survei ini secara khusus merefleksikan persepsi kelompok masyarakat yang aktif di ruang digital.

“Temuan ini memberikan gambaran tentang dinamika opini publik di kalangan pengguna media sosial, yang saat ini menjadi salah satu arena penting dalam pembentukan persepsi politik,” pungkas Rico. (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.