Wali Kota Eri Cahyadi foto bersama pimpinan DPRD Kota Surabaya dan keluarga Adi Sutarwijjono saat jenasah akan diberangkatkan ke TPU Keputih dari Gedung DPRD. (Foto: Dwi Arifin/kempalan.com)
SURABAYA-KEMPALAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri pelepasan jenazah Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono, Kamis (12/2) siang. Ia hadir bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di Gedung DPRD.
Keluarga, jajaran anggota dewan, kolega, hingga masyarakat juga tampak memadati kantor DPRD melepas kepergian Dominikus Adi Sutarwijono hingga ke tempat peristirahatan terakhir, di tempat pemakaman umum (TPU) Keputih, Surabaya.
Saat pelepasan jenazah, Wali Kota Eri Cahyadi tampak tertunduk sedih. Dirinya tak kuasa menahan tangis ketika mengingat kembali kebaikan dan jasa-jasa Ketua DPRD Surabaya yang lekat dengan sapaan Awi itu.
“Mas Awi hari ini sudah dimakamkan di Keputih dan banyak yang menghadiri. Perjuangan Mas Awi akan terus kami kerjakan, kami perjuangkan untuk kepentingan masyarakat, baik dari sisi pemerintah maupun DPRD,” kata Eri Cahyadi.
Usai mengikuti proses pemakaman, Eri Cahyadi menyampaikan pesan terakhir Awi sebelum wafat. Bahwa jajaran Pemkot dan DPRD harus terus berjuang untuk kesejahteraan masyarakat miskin di Kota Surabaya.

Wali Kota Eri Cahyadi menabur bunga di makam Adi Sutarwijono..
“Itulah pesan-pesan yang disampaikan Mas Awi kepada saya pribadi, kepada teman-teman anggota DPRD. Sehingga kita bisa tahu, dedikasi beliau adalah untuk kesejahteraan masyarakat, kesejahteraan umat dengan kelebihan dan kekurangannya,” ujarnya.
Eri juga menyebut, selama menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPRD, Awi telah meninggalkan banyak legacy yang berkaitan dengan kepentingan rakyat miskin di Surabaya. Mulai dari menurunkan kemiskinan, mengurangi jumlah kasus stunting, hingga berbagai kontribusi pembangunan lainnya di Kota Surabaya.
“Bukan legacy wali kota, tapi legacy pemerintah kota dan DPRD. Di mana salah satunya itu adalah sumbangsih dari Mas Awi sebagai pimpinan DPRD,” sebutnya.
Wali Kota Surabaya yang akrab dengan sapaan Cak Eri Cahyadi itu berharap, seluruh jajaran di pemkot, tim anggaran, dan DPRD bisa terus melanjutkan perjuangan almarhum Awi ke depannya. “Ini menjadi penyemangat kita, bahwa perjuangan Mas Awi untuk kepentingan umat. Hari ini, beliau dipanggil oleh Tuhan, kembali kepada Tuhannya,” harapnya.
Terakhir, Cak Eri mewakili keluarga mengajak seluruh masyarakat Surabaya untuk mendoakan dan memaafkan almarhum Awi agar diberi tempat yang mulia di sisi Tuhan yang Maha Esa.
“Saya sampaikan sekali lagi, kalau ada salah khilaf Mas Awi dalam menjalankan tugasnya, saya mewakili keluarga, sahabat dan adiknya, mohon maaf yang sebesar-besarnya dan mohon doanya supaya Mas Awi diberikan tempat yang mulia di sisi Tuhan yang Maha Esa,” pintanya, mengakhiri. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi