KEMPALAN : Sebuah VT (Video TikTok) dari akun ‘zerofive.id.media’ lewat di beranda akun TikTok saya.
Judul akun menuliskan seputar Teddy Pardiyana suami mendiang Lina Jubaedah, di mana Lina ini sebelumnya adalah janda dari komedian Entis Sutisna (Sule).
Di caption ditulis penjelasan cukup panjang, diinformasikan siapa sesungguhnya Teddy yang pernah kerja serabutan di AS itu.
Nah, di caption tersebut saya membaca salah satu alinea, begini :
Teddy Pardiyana mulai dikenal publik secara luas setelah pernikahannya dengan almarhumah Lina Jubaedah, mantan istri Sule, pada Januari tahun 2019.
Sampai di sini saya bertanya-tanya, setidaknya pada diksi : … setelah pernikahannya dengan almarhumah Lina Jubaedah, mantan istri Sule, pada Januari 2019.
Menikah dengan almarhumah ?
Kok janggal ya, manakala kata ‘almarhumah’ diletakkan di depan nama Lina Zubaedah. Logika saya, Teddy Pardiyana menikahi almarhumah, orang yang sudah meninggal.
Saya lebih sreg menuliskannya begini :
… setelah pernikahannya dengan Lina Jubaedah, almarhumah — mantan istri Sule, pada Januari 2019.
Kata ‘almarhumah’ saya letakkan di belakang ‘Lina Jubaedah’ yang sebelumnya didahului tanda baca ‘koma’ ( , ), karena ini saya anggap logis.
Bagaimana?
Sapa : Dr. Suharmono K., Bonari Nabonenar, S. Jai.
O ya, mereka bertiga adalah intelektual di lingkup Bahasa Indonesia.
Tulisan saya ini saya posting di Facebook 11 Februari 2026. (AM/Foto Teddy Pardiyana : Google)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi