Revolusi Sport Science Unesa Antar Triathlon Indonesia Jadi Primadona di SEA Games XXXIII Thailand

waktu baca 3 menit

JAKARTA -KEMPALAN : Cabang olahraga Triathlon mendadak jadi buah bibir di ajang SEA Games XXXIII Thailand 2026. Tim Nasional Triathlon Indonesia berhasil mencatatkan prestasi gemilang yang melampaui target, sekaligus menahbiskan diri sebagai kekuatan baru di Asia Tenggara.
Dibalik kesuksesan dramatis ini, terdapat kolaborasi strategis yang menjadi kunci utama. Federasi Triathlon Indonesia (FTI) mengungkapkan bahwa lonjakan performa atlet merupakan buah dari kerja sama formal (MoU) dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang telah dimulai sejak masa persiapan.
Sentuhan Sport Science Unesa
Ketua Federasi Triathlon Indonesia Armand Van Kempen menyatakan bahwa integrasi Sport Science yang dimiliki Unesa menjadi pembeda besar dalam pola latihan tahun ini. Unesa, yang dikenal sebagai salah satu kiblat olahraga nasional, menerjunkan tim tenaga ahli untuk memantau perkembangan fisik, nutrisi, hingga psikologi atlet secara presisi.
“Kami tidak lagi berlatih hanya berdasarkan intuisi. Berkat MoU dengan Unesa, setiap gerakan atlet dianalisis menggunakan teknologi terkini. Mulai dari efisiensi kayuhan sepeda hingga biomekanika lari, semuanya berbasis data,” ujar Armand.

Rektor Universitas Negeri Surabaya cak Hasan berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto saat pembagian bonus kepada atlet, pelatih, mekanik perah medali Sea Games XXXIII Thailand


Sementara itu rektor Unesa Cak Hasan tak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat menyaksikan langsung pemberian bonus oleh presiden Prabowo kepada mahasiswainya yang menjadi ratu di Istana kepresidenan.
” Saya sangat bangga atas prestasi Martina Ayu Pratiwi(mahasiswa FIKK Unesa) yang tidak hanya membanggakan lembaga tapi juga membanggakan seluruh bangsa Indonesia di event internasional,” ucap Cak Hasan (09/01/2026)

Tim Triathlon Indonesia di Sea games XXXIII Thailand foto bersama


Para pakar dan tenaga ahli dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa terlibat langsung dalam memetakan periodisasi latihan. Penggunaan laboratorium olahraga Unesa yang canggih memungkinkan para atlet Triathlon Indonesia memiliki ketahanan fisik (endurance) yang jauh lebih unggul dibandingkan rival-rival mereka di kawasan ASEAN.
Seperti di ketahui UNESA punya andil besar suksesnya Triathlon Indonesia di ajang SEA Games XXXIII Thailand. Rumah Para Juara ini mengirimkan 5 tenaga ahli yakni Muhammad Fadly Arif (Pelatih/ atlet), Chomariah Bella Agrifina (Pelatih) Binta Erlen Salsabila (atlet)dan Martina Ayu Pratiwi ( atlet)
Kesuksesan ini membuktikan bahwa sinergi antara federasi olahraga dan institusi pendidikan tinggi sangat vital. Triathlon kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan lumbung emas dan primadona baru bagi kontingen Indonesia di kancah internasional.

Dengan berakhirnya SEA Games 2026, model kolaborasi antara FTI dan Unesa ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) bagi cabang olahraga lain di Indonesia untuk meraih prestasi serupa di level dunia.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *