Minggu, 3 Mei 2026, pukul : 15:34 WIB
Surabaya
--°C

Bupati Sidoarjo Kecewa Berat, Progres Revitalisasi Alun-Alun Dinilai Jauh dari Target

SIDOARJO- KEMPALAN: Raut kekecewaan tampak jelas dari wajah Bupati Sidoarjo, H. Subandi, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) progres revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo pada Jumat (5/12/2025). Proyek senilai Rp 24,6 miliar tersebut dinilai belum menunjukkan penyelesaian yang signifikan, padahal tenggat waktu pengerjaan hanya menyisakan sepuluh hari lagi.

Dalam sidak tersebut, Bupati Subandi menemukan banyak kekurangan dan menilai pengerjaan proyek masih semrawut. Ia secara tegas menyatakan kekecewaannya, terutama setelah mendapati klaim deviasi dari kontraktor yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Wong kelihatan acak-acakan kok disebut deviasi (sesuai target), padahal waktu tinggal sepuluh hari,” tegas Subandi dengan nada kecewa.

Bupati menekankan pentingnya kualitas dan ketepatan waktu dalam pengerjaan proyek pemerintah. Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo untuk memperketat pengawasan agar hasil revitalisasi tidak mengecewakan masyarakat.

Sebelumnya, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana juga telah melakukan sidak serupa dan meminta Inspektorat Sidoarjo untuk turut mengawasi pengerjaan proyek tersebut. Pihak kontraktor dan DLHK sendiri sebelumnya menyatakan optimis proyek akan selesai tepat waktu, meski diakui ada sedikit keterlambatan progres.

Namun, kondisi di lapangan yang dinilai “molor” dan adanya temuan kualitas pekerjaan yang buruk membuat Bupati Subandi geram dan meminta agar pengawasan ditingkatkan.

Lebih lanjut Subandi mengatakan proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo menjadi salah satu proyek yang langsung mendapatkan pengawasan dari Inspektorat pusat. Oleh karenanya ia mewanti-wanti kepada pihak-pihak yang terlibat langsung untuk tidak main-main terhadap proyek tersebut. Ia akan mempersilahkan Aparat Penegak Hukum/APH memeriksa jika nantinya proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo terindikasi berjalan tidak sesuai aturan.

“Sidoarjo ini langganan KPK pak, sampai kapan, nek wong Sidoarjo jek gelem dulinan seperti ini, sudah kita kasi kesempatan APH, silahkan masuk, saya bupati siap, silahkan masuk, cek semuanya, biar tidak ada permainan di Sidoarjo,”tegasnya.(Ambari Taufiq M Fasichullisan)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.