“Mempermainkan” Kematian

waktu baca 2 menit
Ilustrasi kuburan (*)

KEMPALAN : Sebuah video lewat di beranda Tik Tok saya, menunjukkan kuburan dengan banyak nisan.

VT (Video Tik Tok) milik akun ‘asep@malik’ itu, diberi teks begini :

Tuh lihat orang-orang udah pada meninggal, udah pada tenang di alam sana.

Masa yang baca ga kepengen…


VT yang disuka oleh 664 orang, dikomentari 668 penggemar, dan di-share oleh 217 warganet ini, memicu beragam komentar yang umumnya K2 (kocak dan konyol).

Misalnya dari akun ‘@ummu fajri’ : “Saya mah nunggu yang punya VT berangkat dulu.”

Lantas disahut oleh akun ‘@Atha Nur Syafians’: “Dan aku yakin semua yang lihat VT ini akan mendoakan yang sama.”

Sedangkan komentar lain datang dari akun ‘AryDjogja’ : “Aku santai kok, mas. Nek arep mbok salip, yo monggo mawon (Aku santai kok, mas. Kalau Anda mau nyalip, ya silakan saja).”

Sedangkan komentar satu ini bernuansa metafora, sebagaimana dinyatakan akun ‘halorek12’ : “Sate sama gule, bakso dan mie ayam, masih menantiii … (silakan kalau mau duluan)…”.

“Yang punya video ini rencana kapan? Kalo merasa udah nggak lama lagi, yuk foto bareng kita dulu, biar ada kenangan kita di TikTok … 😂😂😂,” begitu yang dikatakan akun ‘@Introvert’.


Begitulah Tik Tok, video-video pendeknya makin disuka di “tlatah konoha.”

Kini penggunanya berada di urutan pertama di dunia pada tahun 2025, sebagaimana infonya saya temukan di Google.

Jumlah pengguna di Indonesia mencapai sekitar 194,37 juta jiwa, berdasarkan laporan We Are Social dan Meltwater per Juli 2025.

Indonesia menempati posisi puncak, melampaui Amerika Serikat yang berada di urutan kedua.

Pertumbuhan pengguna di Indonesia didorong oleh penetrasi smartphone yang meningkat dan kreativitas masyarakat dalam membuat video-video di medsos, termasuk di Tik Tok, begitu tulis Google.

Namun, kalau untuk urutan di Indonesia berdasarkan macam-macam jenis medsos, adalah : WhatsApp, Instagram, Tik Tok, YouTube, Facebook, dan terakhir X (Twitter). (Amang Mawardi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *