MANCHESTER-KEMPALAN: Ruben Amorim sudah menelan kekalahan yang ke-20 sepanjang 47 laga menukangi Manchester United. Jumlah kekalahannya lebih besar dibandingkan jumlah kemenangannya.
Termasuk ketika United menelan kekalahan tiga gol tanpa balas pada laga derbi Manchester kontra Manchester City, di Emirates Stadium, Manchester, Senin dini hari (15/9).
Dalam laga tersebut, gawang United yang dikawal Altay Bayindir dua kali dibobol Erling Haaland masing-masing pada menit ke-53 dan 68. Sementara itu, sebiji gol City lainnya dicetak Phil Foden pada menit ke-18.
Kekalahan tersebut seperti menegaskan bahwa filosofi permainan yang dia bawa ke The Red Devils (julukan United) tidak berhasil. Meski begitu, alih-alih mencari solusi dengan mengubah taktiknya, Amorim tetap menganggap taktiknya benar.
’’Aku tidak akan mengubah filosofi permainanku. Apabila mereka (petinggi klub) ingin itu (filosofi permainannya) berubah, mereka harus mengganti pemainnya,’’ tegas Amorim kepada MUTV.
BACA JUGA: Usai Dipermalukan Klub Kasta Keempat Inggris, Begini Kata Pelatih Manchester United
’’Aku akan memainkannya sampai aku sendiri yang ingin mengubahnya. Aku bisa memahami desakan itu (untuk mengundurkan diri sebagai pelatih United). Tapi, ada banyak hal yang tidak kalian ketahui dalam beberapa bulan ini,’’ tambahnya kepada jurnalis yang meliput laga derbi Manchester itu.
Selama di United, mantan treinador Sporting CP tersebut memainkan skema 3-4-1-2 atau 3-4-2-1 atau 3-5-2. Dengan skema tiga beknya itu, pertahanan United di era Amorim lebih jeblok.
Gawang United kebobolan 91 kali dalam 47 laga. Sebaliknya, United hanya dapat memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak 92 kali. Perbedaan jumlah gol dan jumlah kebobolannya beda tipis.
Memang, dalam bursa transfer, United hanya mampu mendatangkan pemain dari lini serang pilihan dari Amorim. Antara lain Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko.
Sedangkan dari lini pertahanan, United tidak bisa memenuhi kemauan Amorim dalam mendatangkan kiper bagus pengganti Andre Onana. Kiper incaran United, Gianluigi Donnarumma, malah berdiri di bawah mistar gawang City.
United hanya mendapatkan kiper dari klub Liga Belgia, Royal Antwerp, Senne Lammens. Tentu level Lammens masih di bawah Donnarumma. (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi