KEMPALAN : NASA (National Aeronautics and Space Administration – USA) sedang mewawancarai tiga orang pelamar untuk dikirim ke Planet Mars. Hanya satu orang yang akan pergi ke sana dan tidak bisa kembali ke bumi.
Pewawancara bertanya kepada pelamar pertama seorang insinyur, tentang berapa banyak ia mau dibayar.
“Satu juta dolar,” jawab sang insinyur. “Aku mau menyumbangkan semuanya untuk almamaterku.”
Pelamar berikutnya adalah seorang dokter.
Setelah ditanya, ia menjawab, “Dua juta dolar, aku ingin memberikan yang satu juta dolar kepada keluargaku, dan satu juta dolar lagi untuk pengembangan penelitian medis.”
Pelamar terakhir seorang pengacara. Setelah ditanya berapa banyak ia mau dibayar, ia berbisik pada si pewawancara, “Tiga juta dolar”, pelan sekali.
“Mengapa jauh lebih banyak daripada yang lainnya?! ” tanya si pewawancara dengan nada heran tapi tegas.
Pengacara menjawab, “Kamu beri saya tiga juta, aku akan memberimu satu juta, aku sendiri akan ambil satu juta, dan satu juta lagi untuk si insinyur yang ke Planet Mars.”
Sekarang, mari kita sedikit analisis anekdot ini :
Seperti kita tahu, insinyur acapkali digolongkan sebagai orang yang berkeahlian khusus di bidang teknik.
Dokter adalah profesi yang berkaitan dengan dunia medis dan yang dekat dengan masyarakat, dalam hal ini pasien atau orang-orang yang butuh nasihat kesehatan.
Sementara profesi pengacara berkutat dengan persoalan-persoalan hukum, yang intinya bagaimana mencari peluang sekecil apapun untuk memenangkan klien. Dan seringkali dianalogikan dengan istilah kalah menang nyirik (menang atau kalah perkara yang dibela, pengacara tetap dibayar).
Oleh sebab itu profesi ini juga diidentikkan dengan orang yang banyak omong dan taktik. Dan salah satu taktiknya sebagaimana disampaikan kepada pewawancara di NASA tadi.
Adakah ini bisa diproyeksikan dengan kondisi dan situasi di negeri antah barantah gemah ripah lohjinawi punya orang kaya? Jawabnya : tanyalah pada rumput yang tak bergoyang ! (Amang Mawardi).

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi