Kamis, 14 Mei 2026, pukul : 20:12 WIB
Surabaya
--°C

Tinjau Arus Balik Lebaran di Stasiun Gambir, Bambang Haryo Apresiasi Kinerja PT KAI

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, meninjau langsung arus balik Lebaran 2025 di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (7/4)

Dalam kunjungan tersebut, politisi yang akrab disapa BHS itu memberikan apresiasi terhadap kinerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam mengelola arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

BHS menilai terdapat peningkatan signifikan dalam pelayanan transportasi kereta api, terutama dalam hal kontinuitas kapasitas angkut dan kenyamanan penumpang.

“Hal ini berhasil dilakukan oleh PT KAI. Selain itu, ketepatan waktu juga semakin baik,” ujarnya.

Menurutnya, performa ketepatan waktu atau on time performance (OTP) kereta api selama periode Lebaran cukup memuaskan. Kereta berangkat sesuai jadwal, dengan keterlambatan kedatangan yang hanya berkisar antara dua hingga lima menit.

“Jika masyarakat ingin menggunakan transportasi publik, kereta api bisa menjadi pilihan utama karena ketepatan waktu dan keselamatannya lebih terjamin,” tambahnya.


Meski memberikan apresiasi, BHS juga menyampaikan sejumlah catatan evaluatif. Salah satunya adalah terkait suara gesekan antara roda kereta (bogie) dan rel yang dinilai masih mengganggu kenyamanan penumpang.

“Suara gesekan ini perlu menjadi perhatian industri perkeretaapian (INKA), untuk membenahi gerbong agar tidak menimbulkan kebisingan yang mengganggu kenyamanan. Namun dari sisi kestabilan, olengan kereta sudah cukup baik dan tidak membuat penumpang cepat lelah,” jelasnya.
BHS juga mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik, khususnya kereta api. Menurutnya, subsidi bahan bakar yang diberikan pemerintah kepada moda transportasi publik harus dimanfaatkan secara maksimal, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera.

“Peralihan ke transportasi publik akan berdampak positif, tidak hanya mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas, tetapi juga mengatasi kemacetan di jalan raya,” ujarnya.

Bambang haryo saat di kereta api Sembrani tujuan Surabaya-Jakarta/Foto : Istimewa

Anggota Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini juga sempat mengikuti perjalanan kereta api dari Surabaya ke Jakarta selama delapan jam. Dalam perjalanan tersebut, ia berdialog langsung dengan sejumlah penumpang yang mayoritas menyatakan puas dengan pelayanan KAI selama musim mudik dan balik Lebaran.

Maka itu, kata BHS, perlunya penambahan jumlah rangkaian kereta atau trainset untuk mengakomodasi lonjakan penumpang. Ia mencatat adanya peningkatan jumlah pengguna kereta api sebesar 11%, sementara angkutan laut justru mengalami penurunan hingga 15%.

“Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap kereta api semakin tinggi. Pemerintah perlu memberikan perhatian lebih dalam penambahan trainset untuk menjaga kenyamanan dan ketersediaan tiket,” katanya.

Saat ini, menurut BHS, telah dilakukan penambahan kapasitas angkut sebesar 20%. Namun, ia menilai masih diperlukan peningkatan lagi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Saya mendapati banyak aspirasi publik yang menginginkan penambahan trainset. Saat ini trafik masih cukup longgar, dan pada masa Menteri Perhubungan era Pak Mangindaan, pernah ditargetkan penambahan 100 trainset untuk kereta logistik karena adanya jalur ganda (double track). Namun saat ini baru terealisasi 30 trainset. Jika kapasitas ini dimanfaatkan untuk penumpang, maka masyarakat tidak akan kesulitan mendapatkan tiket,” tutupnya.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.