Anggota DPR-RI Bambang Haryo Soroti Minimnya Teknisi Pesawat, Pemerintah Diminta Perkuat Pendidikan Vokasi

waktu baca 2 menit
Kunker Spesifik Anggota Komisi VII DPR-RI Bambang Haryo Soekartono di Aero Teknik Batam/Foto : Istimewa

Batam – Tantangan terbesar dalam industri perawatan pesawat (MRO) bukan hanya soal hanggar dan fasilitas modern, melainkan kelangkaan tenaga teknis bersertifikat. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, saat meninjau PT Batam Aero Technic (BAT), Jumat (21/11/2025).

Dalam tinjauan tersebut, Bambang menemukan bahwa jumlah teknisi bersertifikat di Indonesia belum sebanding dengan pertumbuhan kebutuhan perawatan pesawat nasional. Kekurangan SDM membuat proses pemeliharaan tidak dapat dimaksimalkan, sehingga peluang industri MRO domestik belum termanfaatkan secara optimal.

“SDM menjadi persoalan penting. Ada kesulitan mencari tenaga yang kompeten untuk maintenance pesawat,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa kebutuhan teknisi akan terus meningkat mengingat jumlah armada penerbangan Indonesia yang terus bertambah. Jika tidak diiringi penguatan pendidikan vokasi, industri MRO nasional berpotensi tertinggal dari negara lain.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan harus diperkuat. Program pelatihan bersertifikat, magang industri, serta standar kompetensi internasional menjadi kunci pengembangan SDM MRO.

“Kementerian Perindustrian perlu berperan lebih aktif dalam mencetak tenaga terampil. Pendidikan khusus penerbangan dan maintenance pesawat harus diperkuat,” kata politisi Gerindra itu.

Bambang menegaskan bahwa Komisi VII akan terus mendorong kebijakan penguatan SDM di sektor berteknologi tinggi agar Indonesia mampu bersaing secara global.

Kunjungan kerja ke BAT tersebut merupakan bagian dari agenda Komisi VII dalam memastikan industri strategis memiliki dukungan memadai, mulai dari regulasi hingga ketersediaan tenaga kerja yang kompeten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *