Kamis, 7 Mei 2026, pukul : 17:26 WIB
Surabaya
--°C

Horse Riding Sambil Bagi-Bagi Paket Sembako di Kawasan Terdampak Banjir ala Yussar Horse Club

SIDOARJO-KEMPALAN: Bagi-bagi takjil atau sembako di pinggir jalan atau di kawasan tempat ibadah mungkin sudah terlalu biasa dilakukan dalam bulan suci Ramadhan pada saat ini.

Namun, bagi-bagi paket sembako dengan menunggangi kuda, hanya Yussar Horse Club-lah yang melakukannya. Ngabuburide, begitu nama program sosial itu. Kegiatan bagi-bagi paket sembako tersebut diselenggarakan di desa Kalidawir, kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu sore (16/3).

Di desa tersebut merupakan lokasi berdirinya stable (kandang kuda) Yussar Horse Club. Sebanyak 300 paket sembako yang terkumpul dari hasil open donasi sebelumnya, telah disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di desa tersebut.

Selain di desa Kalidawir, Yussar Horse Club juga membagikan paket sembako tersebut di desa Gempolsari yang lokasinya bersebelahan. Kedua desa tersebut termasuk dalam 17 desa yang sempat terendam banjir dua pekan lamanya pada awal Maret kemarin.

Owner Yussar Horse Club Zahlul Yussar menyatakan kegiatan horse riding dan bagi-bagi paket sembako ini sebagai pembelajaran untuk riders binaannya. Selain pembelajaran di dalam teknis berkuda, juga dalam bersosial.

BACA JUGA: Menengok Yussar Stable & Riding, Venue Baru Equestrian di Porprov Jatim 2023

’’Mengajarkan kuda agar siap di segala medan. Mental riders-nya juga semakin kuat dan tidak cengeng. Yang paling penting, juga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar,’’ kata Zahlul.

Sebanyak 15 riders binaan Yussar Horse Club diajak dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 300 paket sembako yang mereka bagi-bagikan dalam program tersebut. Ke-15 riders itu diuji keterampilannya mengendalikan kuda di jalanan sambil membagi sembako kepada warga.

Bakti sosial yang digelar Yusser Horse Club, Minggu (16/3). (Foto: Istimewa)

Banyaknya jalan yang berlubang dan tergenang air jadi salah satu tantangan bagi riders-riders itu. Apalagi di tengah perjalanan diguyur hujan. Riders yang kudanya sebelumnya belum pernah terkena air, jadi terkena air.

Zahlul yang pernah memperkuat equestrian Jatim pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar 2016 lalu menyebut medan kemarin tidak terbiasa dijalani riders binaannya. ’’Dari sini kami ingin menyiapkan mental mereka,’’ harapnya.

Ke-15 riders tersebut merupakan riders-riders andalan Yussar Horse Club untuk ajang-ajang tahun ini. Termasuk yang bakal turun dalam cabor equestrian di Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jatim di Malang Raya, 28 Juni-5 Juli mendatang.

BACA JUGA: Cetak Sejarah, IMI Sidoarjo Menggelar Drag Bike Street Race Untuk Kali Pertama

Salah satunya Yessa Rachma Nur Khalida Achmad. Riders 18 tahun ini termasuk riders proyeksi Porprov mewakili Kabupaten Sidoarjo. Dia menyebut banyak pelajaran yang dia dapatkan.

Terlebih ketika kudanya berjalan di jalan yang bisingnya suara mesin dan klakson dari kendaraan saat kemacetan karena horse riding sekaligus bagi-bagi sembako ini digelar. ’’Kudanya kan nervous, kita yang harus mampu mengontrol kudanya agar tetap tenang,’’ ungkap pelajar SMA Negeri 2 Sidoarjo itu.

Salah satu riders binaan Yussar Horse Club, Yessa Rachma Nur Khalida Achmad saat menunggangi kudanya dalam ajang Ngabuburide. (Foto: Istimewa)

Zahlul menyebut ini akan jadi agenda rutin Yussar Horse Club ke depan. ’’Olahraga bisa, ngabuburit bisa, bersosial pun juga bisa. Dari sini juga bisa meningkatkan kekompakan sesama tim, dan yang paling penting chemistry-nya dengan kuda,’’ katanya. (YMP)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.