SIDOARJO-KEMPALAN : Indonesia Soccer Academy (ISA) kembali menyekenggarakan kompetisi sepakbola usia dini dengan title “Festival Suramadu Cup ” 2024.
Ratusan pemain dari 33 sekolah sepakbola (SSB) dan Academy sepakbola di Jawa Timur ikut ambil bagian pada Festival sepakbola Suramadu Cup pada Jum’at 27-29 Desember 2024 Di Stadion Jenggolo Sidoarjo.
Ibnu Hambal CEO Bintang Putra Sidoarjo mengatakan, Menciptakan seorang pesepakbola yang matang tidak secara instan, melainkan harus berjenjang melalui pembinaan usia dini. Visi dan misi ideal itu telah diterapkan di ISA yang hampir satu dekade ini, selalu menjadi arena pembinaan anak-anak usia dini dalam bermain sepakbola di masa libur panjang sekolah.
Jeda libur sekolah memang sangat tepat, karena enerji positif anak-anak itu tersalurkan secara positif. Ratusan anak dari sejumlah daerah di Jawa Timur berdatangan ke Sidoarji untuk mengikuti festival sepakbola usia dini bertajuk, ‘Suramadu Cup 2024’ di Stadion Jenggolo Sidoarjo.
Ratusan pemain itu didampingi para orangtua. Mereka berasal dari Kabupaten Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Bondowoso, Situbondo, Malang dan empat kabupaten di Pulau Madura; Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Mereka tergabung dalam 33 tim yang kelompok usia (KU); KU 9 tahu, KU 11 tahun dan KU 13 tahun.
“Ini sangat bagus untuk mengisi masa libur anak di akhir pekan dan liburan semester, anak-anak ada kegiatan positif melalui kegiatan sepakbola yang digelar Indinesia Soccer Academy ini, ” , kata In ur Hambal wali siswa sekaligus CEO Bintang Putra Sidoarjo.
Penanggung Jawab Festival Suramadu Cup sekaligus pendiri Indonesia Soccer Academy( ISA) Prof. Dr. Imam Syafi’i M. Kes. mengungkapkan, Suramadu Cup merupakan bagian dari proses pembinaan anak-anak usia dini yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun pada liburan sekolah.
” Alhamdulillah festival tahunan Suramadu Cup yang di gagas Indonesia Soccer Academy selalu menjadi rujukan ratusan SSB dan Academy Sepakbola di Jawa Timur dalam mengembangkan skill dan kemampuan bermain sepakbola di klubnya masing -masing,” ujar Guru besar Olahraha Unesa Surabaya.(Ambari Taufiq /M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi