Minggu, 24 Mei 2026, pukul : 10:26 WIB
Surabaya
--°C

Peningkatan Pemahaman Physical Literacy Bagi Guru PJOK di Kabupaten Nganjuk

NGANJUK-KEMPALAN : Dua pemateri yakni Prof. Dr. Ali Maksum, S.Pd., M.Si dan Dr. Drs. Bambang Ferianto Tjahyo Kuntjoro, M.Pd dalam penyampaian kepada para guru PJOK adalah bagaimana pentingnya peningkatan pemahaman physical literacy.

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang merupakan bagian dari kebijakan Universitas Negeri Surabaya ini adalah satu dari beberapa upaya dosen untuk mendarma-baktikan keilmuan yang dimiliki kepada masyarakat melalui spirit Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian masyarakat kali ini mengambil judul “Peningkatan Pemahaman Physical Literacy Bagi Guru PJOK di Kab. Nganjuk”.

 Masalah ini relevan untuk diangkat mengingat sindrom kekurangan gerak telah menjadi persoalan serius bagi masyarakat dunia termasuk Indonesia. Data WHO menyebutkan bahwa sekitar 70% kematian di dunia disebabkan oleh non-communicable disease, sementara di Indonesia sekitar 76%. Kemudian pada tahun 2019 kemarin bukan hanya Indonesia saja melainkan di seluruh dunia dilanda pandemic Covid-19, dengan kondisi yang dibatasi maka berdampak pula pada aktivitas gerak yang dilakukan oleh siswa di sekolah karena dalam proses belajar mengajar dilaksanakan melalui daring (online), kemudian setelah pandemic Covid-19 dinyatakan sudah meredah di tahun 2024 ini tim kami mencoba memberi pemahaman tentang pentingnya Physical Literacy dalam proses belajar mengajar terutama pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK).

BACA JUGA  Labschool Unesa Kirim Delegasi ke NTCUST Taiwan, Cetak Jagoan AI dan Robotik Masa Depan

Pesertanya siapa saja?

Peserta dalam kegiatan PKM dengan judul “Peningkatan Pemahaman Physical Literacy Bagi Guru PJOK di Kab. Nganjuk” ini adalah guru mata pelajaran PJOK di Kab. Nganjuk yang berjumlah 16 guru.

Kegiatan PKMnya seperti apa?

Kegiatan yang dilaksanakan terdiri atas: (1) studi pendahuluan; (2) menyiapkan materi; (3) penyusunan model pelatihan; (4) pembekalan materi, (5) proses evaluasi. Bentuk kegiatan dalam tahap pelaksanaan adalah pelatihan yang dikemas dalam kegiatan workshop, diskusi, dan presentasi oleh tim PKM dengan melibatkan peserta sebanyak 16 orang, yang merupakan guru PJOK di Kab. Nganjuk.

Berapa nara sumber yg memberikan materi?

Narasumber yang memberikan materi ada 2 dosen, yaitu: 

BACA JUGA  Memutus Nadi Kemacetan Sidoarjo, Proyek Flyover Gedangan Senilai Rp480 Miliar Mulai Disosialisasikan

1. Prof. Dr. Ali Maksum, S.Pd., M.Si.

2. Dr. Drs. Bambang Ferianto Tjahyo Kuntjoro, M.Pd.

Tim PKM, terdiri dari:

Fifukha Dwi Khory, S.Pd.,M.Pd. (Ketua)

Prof. Dr. Ali Maksum, S.Pd., M.Si (Anggota)

Dr. Nanik Indahati, M.Or  (Anggota)

Dr. Drs. Bambang Ferianto T. K, M.Pd. (Anggota)

Andhega Wijaya, S.Pd. Jas., M.Or. (Anggota)( Ambari Taufiq)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.