
MEDAN-KEMPALAN: Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) bekerjasama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 menyediakan dua media center utama untuk perhelatan olahraga terbesar di Indonesia ini.
Di Aceh, media center dipusatkan di Hotel Hermes. Sedang di Sumut, media center terletak di Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan.
Media center ini dibuka untuk mendukung penuh kinerja para awak media dalam menyebarkan berita-berita pertandingan yang diliput di arena selama PON berlangsung.
Selain fasilitas ruangan mengetik pemberitaan, spot konferensi pers, dan ‘One on One Studio’ untuk jurnalis, di sekitar area media center juga tersedia ‘spot relaksasi’.
Empat unit kursi pijat listrik tersedia dan dapat bebas digunakan. Uniknya lagi, disediakan juga layanan pijat manual dengan terapis atau ahli pijat tuna netra bersertifikat.
Beberapa awak media asal Jatim juga menyempatkan diri mencoba kursi pijat listrik ini saat berkunjung ke media center di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, Minggu (8/9).
Dua di antaranya adalah Prasetyo dari media Harian Merahputih dan Bambang ‘Ayah” Wahyono dari petisi.com.
“Fasilitas relaksasi ini memang disediakan terutama untuk jurnalis selama PON berlangsung. Bagi yang mau dipijit boleh langsung datang ke sini, bisa bekerja sembari relaksasi. Semoga nyaman dan betah,” ucap petugas yang menjaga kursi relaksasi tersebut.
Sejak Media Center Santika dibuka 8 September lalu, kursi-kursi pijat berikut layanan pijat manual telah ramai dicoba. Rata-rata mengaku senang dan puas.
Prasetyo menyebut, relaksasi ini membuatnya segar kembali setelah mondar-mandir meliput berita PON di beberapa venue yang ada di Medan.
“Alhamdulillah, setelah mencoba kursi relaksasi ini selama sekitar 30 menit, badan jadi segar kembali,” aku Prasetyo.
Karena itu, ia berjanji akan mencobanya lagi jika berkunjung ke media center.
Hal senada juga disampaikan Bambang Wahyono. Bahkan, wartawan senior ini mengaku sempat tertidur ketika mencoba kursi relaksasi. “Lumayan, sambil istirahat kita bisa pijat gratis di sini (kursi relaksasi). Alhamdulillah, capek-capek sedikit hilang,” katanya.
Seperti halnya Prasetyo, Bambang pun berharap bisa mencoba lagi alat ini jika berkunjung ke media center. Ayo, siapa lagi yang mau mencoba. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi