SURABAYA-KEMPALAN : Thailand benar-benar menjadi momok bagi lndonesia di cabor bolavoli indoor ASEAN University Games XXI 2024.
Terbukti dari dua kali pertemuan saat penyisihan reguler maupun saat grand final, tim tuan rumah Indonesia tak berkutik dan selalu kalah telak.
Final sektor putri yang berlangsung pada Senin 01/07 2024 di GOR UNESA Lidah Wetan Surabaya, tim asuhan Pedro Lilipali ini menyerah di angka 25-21/25-17/25-18.
Kemudian di sektor putra tim Indonesia juga tak mampu mengendalikan keganasan Thailand. Dukungan Penonton yang ada di tribun tak mampu menggugah emosi jiwa para pahlawan olahraga Indonesia. Bahj
Bahkan sebaliknya anak-anak bangsa jadi bulan-bulanan lawan. Indonesia menyerah dengan 3-0( 26-24/ 25-16/25-16).
Dengan hasil tersebut Indonesia hanya bisa menyandingkan medali perak. Sedangkan Thailand mampu menyandingkan medali emas AUG XXI 2024.
Head coach Muhammad mengakui Indonesia bermain tak seperti di kuarter pertama. Tampak, banyak kesalahan servis recive maupun serangan yang dilakukan oleh pemain dan selalu menguntungkan lawan. Thailand juga bermain begitu solid dalam bertahan, berkali-kali blocker mereka mematahkan serangan Indonesia.
“Kalau kita melihat keterampilan bermain kita sudah bagus dibanding di awal sampai kemarin, hari ini bagus. Jadi sudah ada peningkatan meskipun ending-nya kita kalah. Memang keterampilan bermain kita masih kalah,” aku Pelatih Tim Putra Indonesia, Muhammad.
Ia pun mengakui, bahwa pemain-pemain yang ada kurang pengalaman di ajang internasional. Sehingga, secara level permainan kalah dibanding Thailand. Namun demikian ia tetap mengapresiasi anak asuhnya yang bermain maksimal dan meraih medali perak.
“Yang saya sampaikan tadi baru dua yang internasional. Selebihnya belum pernah. Tentu ini bagian edukasi kita bersama bahwa level-level apa yang harus kita tata,” pungkasnya.(Ambari Taufiq/ M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi