Arsenal Akhiri Kutukan 16 Besar Liga Champions

waktu baca 2 menit
Selebrasi penggawa Arsenal setelah menyegel tiket lolos perempat final Liga Champions. (Foto: Sky Sports)

LONDON-KEMPALAN: Arsenal dua musim terakhir bukan hanya bisa berbicara di ajang Liga Primer Inggris. Comeback-nya ke Liga Champions pada musim ini pun bisa ditandai dengan momen bersejarah.

Karena, musim ini, untuk kali pertama Arsenal sukses melangkah ke perempat final Liga Champions setelah 14 tahun menanti. Kali terakhir, Arsenal lolos ke perempat final Liga Champions pada 2009—2010.

Tiket lolos ke perempat final tersebut didapatkan The Gunners (julukan Arsenal) begitu mereka sukses membenamkan harapan FC Porto dalam second leg 16 Besar di Emirates Stadium, London, Rabu dini hari (13/3).

Kemenangan Arsenal tersebut ditentukan dari babak adu penalti. Keputusan itu diambil lantaran Martin Odegaard dkk cuma menang 1-0 lewat gol semata wayang dari Leandro Trossard pada menit ke-41.

BACA JUGA: Dikalahkan Porto, Begini Ambisi Arsenal Balikkan Ketinggalan di Leg Kedua

Karena agregat gol 1-1, laga dilanjutkan ke babak adu penalti. Pada babak tos-tosan itu, kiper Arsenal David Raya mampu mematahkan dua tembakan algojo Porto, Wendel dan Galeno.

Sementara, keempat algojo penalti Arsenal mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Alhasil, klub asuhan Mikel Arteta tersebut menuntaskan laga tersebut dengan victory 4-2 dari babak adu penalti.

Bagi Arteta, ini sudah seperti mimpi yang terjawab. Sebab, selama dia bermain bersama klub London Barat itu pada 2011 sampai 2017, selama itu pula Arsenal gagal melangkah ke perempat final Liga Champions.

’’Bagi mereka yang melakukannya ketika klub tidak pernah berhasil sepanjang 14 tahun lamanya, aku katakan bahwa itu akan menjadi sebuah dorongan,’’ sebut Arteta, dilansir dari laman ESPN.

’’Marjinnya sangat kecil. Anda menemukan cara untuk menemukannya lagi. Aku melihat betapa mereka menginginkannya, betapa mereka berusaha, dan mereka mengorbankan segalanya untuk menang,’’ sambung Arteta dalam pujiannya untuk anak asuhnya.

Arteta pun berharap anak asuhnya tidak terhenti hanya sampai perempat final. Dia juga berharap final bisa digapai anak asuhnya. ’’Ketika Anda bermain seperti ini, maka pada akhirnya hal-hal baik akan menghampiri Anda,’’ tegas mantan tangan kanan pelatih Pep Guardiola semasa di Manchester City itu. (YMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *