Bukan Salah, Pemain Ini yang Mencetak Gol ke-1000 Era Klopp

waktu baca 2 menit
Penyerang Liverpool FC Darwin Nunez merayakan golnya ke gawang Sparta Prague. (Foto: Reuters)

LIVERPOOL-KEMPALAN: Mohamed Salah menjadi mesin gol utama Liverpool FC pada era nahkoda Jurgen Klopp. Akan tetapi, ternyata bukanlah Salah pemain yang mampu menciptakan gol ke-1000 LFC pada era Klopp.

Namun, Darwin Nunez-lah yang mampu menciptakannya. Nunez menciptakan gol yang ke-1000 LFC tersebut dalam laga Liga Europa menghadapi Sparta Prague di Epet Arena, Praha, Jumat dini hari (8/3).

BACA JUGA: Darwin Núñez: Main 45 Menit, Cetak 4 Gol

Dalam laga leg pertama 16 Besar Liga Europa tersebut, LFC menang telak 5-1 dan dua di antara kelima gol The Reds (julukan LFC) disumbangkan dari kreasi Nunez. Dua gol dari Nunez tersebut masing-masing diciptakan pada menit ke-25 dan menit ketiga di injury time babak pertama.

Sementara, tiga gol LFC lainnya masing-masing diciptakan Alexis Mac Allister dari titik putih pada menit keenam, Luis Diaz pada menit ke-53, dan pesta gol malam itu diakhiri Dominik Szoboszlai pada menit keempat injury time babak kedua.

Selain gol ke-1000 LFC sepanjang era Klopp, gol tersebut menjadi koleksi ke-16 Nunez di semua ajang bersama klub kebanggaan publik Merseyside itu. Legenda LFC Michael Owen pun sampai membandingkan potensi Nunez kelak akan menjadi seperti bomber-bomber top Liga Primer Inggris.

Sebut saja Erling Haaland (penyerang Manchester City) dan Harry Kane (mantan striker Tottenham Hotspur yang sekarang merumput di Bayern Munchen). ’’Jika dia selalu bisa mendapatkan pasokan bola yang tepat,’’ klaim Owen seperti dilansir laman Eurosport.

Berbicara kepada TNT Sports, Owen menganggap Nunez terus berevolusi performanya sejak datang ke Merseyside. Meski banyak yang meragukannya, Nunez dianggap Owen sudah menunjukkan potensinya.

Tapi, ungkap Owen, tergantung dari treatment yang diberikan tim kepelatihan Klopp di LFC kepadanya. Terutama dalam mengembangkan produktivitas golnya. Dia mengklaim ini akan jadi tantangan Klopp pada musim terakhirnya.

Setidaknya meninggalkan warisan bagi LFC andaikan Salah juga mengikuti jejaknya out dari LFC akhir musim ini. ’’Karena dia masih bisa jadi pemain yang lebih baik lagi,’’ ucap Klopp. (YMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *