Senin, 15 Juni 2026, pukul : 01:47 WIB
Surabaya
--°C

Temui Jokowi, Erick Thohir Minta Bantuan Dana untuk PSSI

JAKARTA-KEMPALAN: Ketua PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa dirinya sempat meminta bantuan dana untuk PSSI kepada Presiden RI Jokowi. 

Halitu diungkap Erick Thohir setelah Presiden Jokowi menanyakan secara langsung bantuan apa yang perlu diberikan pemerintah untuk PSSI. 

“Nah, kemarin Pak Jokowi bicara dengan saya. ‘Pemerintah perlu bantu apa?’ Ya saya bilang pendanaan,” ujar Erick Thohir.

Namun, Erick juga menegaskan bahwa PSSI tak boleh menjadi organisasi yang hanya bisa meminta saja, tapi harus bisa juga menghasilkan dana jugan

“Tetapi, saya juga tidak mau PSSI cengeng. Saya meyakinkan bahwa misalnya pemerintah memberikan 100 atau 500, kami juga berusaha mendapatkan dana yang sama,” jelas Erick Thohir.

BACA JUGA  Timnas Voli Putri Indonesia Gagal ke Semifinal Meski Hancurkan Lebanon 3-0

Erick Thohir menjelaskan bahwa PSSI membutuhkan biaya yang besar untuk operasional Timnas Indonesia. Dia juga membandingkan PSSI dengan Federasi sepakbola dari negara-negara lain di Asia yang mendapatkan dana lebih besar. 

Erick Thohir mengklaim bahwa Jepang berani menggelontorkan dana hingga 170 juta USD atau setara dengan Rp2,6 triliun untuk sepak bola. Sementara Vietnam dan Thailand mampu mengucurkan hingga Rp1 triliun.

“Kita, kalau mau mempunyai Timnas Indonesia yang bagus, angkanya Rp200 sampai Rp250 miliar. Itu kalau dibandingkan dengan Jepang,” tutur Erick Thohir.

“Jepang itu kurang lebih angkanya 179 juta USD. Jauh kita. Negara-negara tetangga kita seperti Vietnam dan Thailand itu sudah di angka Rp1 triliun,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu.

BACA JUGA  Ironi di Balik Layar Voli Indonesia: PBVSI Adopsi Toiran Jadi Penyelamat Saat Birokrasi Menghambat Veloso

“Jadi realitanya seperti itu. Ada uang, ada kesejahteraan, dan ada prestasi,” ungkap mantan Presiden Inter Milan itu.

Untuk mencari pendanaan selain dari pemerintah, PSSI juga sudah kembali menghidupkan PT Garuda Sepak Bola Indonesia pada Juni 2023 yang tugasnya menjadi motor komersialisasi aset dan Timnas Indonesia.

(*) Edwin Fatahuddin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.