Sabtu, 18 April 2026, pukul : 12:00 WIB
Surabaya
--°C

Minyak Goreng Curah Diganti Jadi Kemasan, Dibanderol Seharga Rp14 Ribu

JAKARTA-KEMPALAN: Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi, memastikan minyak goreng curah akan diihapus dan diganti dalam bentuk kemasan.

“Kita mau curah ini kita bikin kemasan bertahap ya kemasan sederhana ya kan bagus jadi bermartabat bangsa kita lebih lagi,” ujar Luhut di Kantor BPKP pada Rabu (15/6/2022).

Luhut mengungkapkan bahwa ada dua negara di dunia ini yang masih menggunakan minyak goreng curah, yaitu Bangladesh dan Indonesia. Ia juga mengatakan minyak goreng curah harus ada perubahan.

“Gini, cuman dua di dunia ini negara yang masih curah Bangladesh sama Indonesia, kau mau masih terus seperti itu? Nah itu kan saya tanya, jadi kita mau minyak goreng curah ini saya bikin kemasan bertahap ya,” ungkapnya.

Selain itu, Luhut mengatakan bahwa masyarakat Indonesia terutama Jakarta dinilai tidak menyukai penggunaan minyak goreng curah.

Harga minyak goreng kemasan sederhana nantinya akan tetap berada di kisaran Rp14.000, tetapi harga tersebut masih bisa naik dan juga turun.

“Harga tetap ya di Rp 14.000-an, ada naik (atau) turun-turun dikit lah,” ujar Luhut kepada wartawan.

Namun, terkait rencana pemerintah menghapus minyak goreng curah dari pasaran, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menanggapi hal tersebut.

Abdullah Mansuri, Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia, menilai penghapusan minyak goreng curah sulit jika ingin diwujudkan karena masyarakat menengah hingga ke bawah masih bergantung pada minyak goreng curah.

Abdullah mengatakan penghapusan minyak goreng curah sejak 2014 hingga 2021 hanya sebagai wacana.

“Isu penghapusan minyak curah ini terjadi karena beberapa sebab antara lain higienisitas dan di dunia cuma ada dua negara yang menggunakan minyak goreng curah yaitu indonesia dan Bangladesh,” ungkap Abdullah.

Masih banyak masyarakat Indonesia yang bergantung dan membutuhkan minyak goreng curah, seperti warung rumahan atau pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang kaki lima,atau pedagang gorengan.

Abdullah juga mengatakan bahwa penghapusan minyak goreng curah bisa terlaksana jika ada upaya alternatif pengganti minyak goreng curah dengan harga yang murah.

“Kami berharap agar wacana penghapusan minyak goreng curah ini dapat didiskusikan kembali sebelum diputuskan dan diimplementasikan bagaimana polanya, bagaimana harganya, dan bagaimana distribusinya karena kendala dan persoalan selama ini terjadi pada harga dan distribusi,” ujarnya. (Detik/Kompas/Liputan6, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.