LINZ-KEMPALAN: Liverpool FC membuka perjalanannya di Liga Europa dengan mulus. Bertanding di Raiffeisen Arena, Linz, Kamis malam WIB (21/9), LFC mampu menang 1-3 atas tuan rumah LASK dalam matchday pertama fase grup Liga Europa.
The Reds (julukan LFC) sempat tertinggal selama babak pertama setelah Florian Flecker menjebol gawang Alisson Becker pada menit yang ke-14. LFC baru bisa menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalty Darwin Nunez pada menit ke-56.
Setelah gol penalti Nunez itulah kebangkitan LFC pun mulai terjadi. Luis Diaz pun dapat menambah keunggulan Virgil van Dijk dkk saat menit ke-63. Keunggulan LFC malam itu pun diakhiri dengan gol Mohamed Salah pada menit ke-88.
Kemenangan itu bukan hanya membuka jalan Klopp memburu gelar juara Liga Europa untuk kali pertama. Lebih dari itu, kemenangan di Linz tersebut sudah mencatatkannya ke sejarah emas LFC dan pribadi Klopp.
BACA JUGA: Klopp Ungkap Kata-Katanya kepada Wasit Tierney
Kemenangan di Linz tersebut jadi kemenangan yang ke-50 dalam perjalanan kariernya di ajang Eropa. Dilansir dari laman Evening Standard, Klopp masih punya target lainnya setelah mencapai kemenangan ke-50 Eropa tersebut.
’’Izinkanku mengatakan seperti ini, jika aku masih punya 50 kemenangan setelah babak penyisihan grup, bahkan jika aku masih kemenangan terbanyak di Eropa sebagai pelatih Liverpool maka semua orang akan membencinya,’’ kata Klopp.
’’Jumlah kemenangan tertinggi, tetapi semua orang akan membencinya. Jadi, itu bagus, kami sudah memainkan banyak pertandingan di Eropa. Tetapi alangkah bagusnya kalau kami bisa memenangi banyak laga dan sering-sering lolos ke final,’’ sambung tactician yang akrab disapa dengan Kloppo tersebut.
Sejak menukangi LFC, Klopp sudah empat kali mengantarkan klub Merseyside tersebut ke babak final. Tiga di antaranya dia capai di Liga Champions dengan sekali memenangi Si Kuping Lebar (sebutan trofi Liga Champions). Yaitu pada musim 2018—2019.
Di Liga Europa, pelatih berkebangsaan Jerman tersebut lolos ke final di musim pertama bersama LFC, 2015—2016. Sayangnya, di partai final LFC gagal memenangi Liga Europa setelah dikalahkan Sevilla 1-3. (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi