Sabtu, 25 April 2026, pukul : 04:19 WIB
Surabaya
--°C

Manajer Timnas Prihatin, Hanya 8 Pemain yang Muncul di TC Perdana Timnas

SURABAYA-KEMPALAN: Manajer Timnas Indonesia, Sumardji kecewa dan prihatin karena hanya ada delapan pemain yang datang di latihan perdana jelang laga melawan Palestina dan Argentina. 

Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Palestina pada kalender FIFA Matchday di bulan Juni. Laga melawan Palestina akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada hari Rabu (14/6). 

Untuk mempersiapkan laga ini, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memanggil 26 nama untuk menjalani pemusatan latihan (TC) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, mulai hari Selasa (6/6).

Namun, hanya ada delapan pemain yang datang dan terlihat mengikuti latihan perdana Timnas Indonesia kemarin. 

Mereka adalah Facruddin Ariyanto, Andi Setyo, Dimas Drajad, Syahrul Trisna, Dendy Sulistyawan dan tiga pemain naturalisasi, yaitu Sandy Walsh, Ivar Jenner, Rafael Sturick.

Mereka terlihat menjalani latihan sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh jajaran staf pelatih Timnas Indonesia. Dalam latihan itu juga tidak terlihat sosok Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong.

Sumardji mengaku sangat prihatin dengan kondisi ini karena dirinya ditunjuk oleh Ketua Umum dan Exco PSSI untuk mengawasi kinerja para pemain yang telah dipanggil pada dua laga FIFA Matchday melawan Palestina dan Argentina.

“Hari ini adalah latihan perdana Timnas senior yang akan dipakai untuk pertandingan FIFA Matchday tanggal 14 lawan Palestina dan tanggal 19 lawan Argentina. Tapi bisa kita lihat sendiri ini yang hadir, sampai saat ini baru delapan. Ini prihatin saya, jujur saya prihatin.” kata Sumardji.

“Tetapi kalau melihat kondisi seperti ini akan menyulitkan, terutama tim pelatih. Maka perlu saya sampaikan Untuk delapan pemain yang hadir saya ucapkan terima kasih. Dan tadi Pak Ketua umum mengapresiasi dan akan memberikan bonus tersendiri untuk yang tepat waktu ini.” tambahnya.

Sumardji juga meminta kepala klub-klub agar tak mempersulit dan segera melepas para pemain untuk mengikuti pemusatan latihan. Sebab pemusatan latihan ini penting untuk membentuk chemistry antar pemain.

“Kepentingan timnas mohon teman-teman klub mau mengerti, karena kita juga menginginkan adanya chemistry dan hubungan baik, terutama komunikasi baik antara klub dan timnas. Karena ini kepentingan timnas bangsa dan negara.” kata Sumardji.

“Gimana kalau kumpul latihan bersama saja susah. Saya mohon kerelaan teman-teman pelatih klub, mohon kiranya ayo sama-sama ini untuk kepentingan bangsa dan negara.” tutupnya.

(*) Edwin Fatahuddin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.