Minggu, 24 Mei 2026, pukul : 09:59 WIB
Surabaya
--°C

PSSI sedang Seleksi Dirtek Baru, Asalnya dari Jerman?

JAKARTA-KEMPALAN: Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut bahwa PSSI saat ini sedang menyeleksi calon Direktur Teknik baru yang berasal dari Jerman.

Dirtek PSSI yang baru ini nantinya akan menggantikan Indra Sjafri, yang kini menjadi pelatih permanen Timnas Indonesia U-23 pasca mengantar juara SEA Games 2023.

PSSI saat ini sedang menyeleksi Direktur Teknik baru untuk menggantikan Indra Sjafri yang kini menjadi pelatih permanen Timnas Indonesia U-23 usai mengantarkan Garuda Muda meraih medali emas SEA Games 2023.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa direktur teknik baru PSSI akan berasal dari Jepang. Nama Akira Nishino sempat muncul sebagai calon terkuat menurut artikel yang diterbitkan oleh media massa asal Thailand.

BACA JUGA  Demi Keselamatan dan Sanksi, Persebaya Haramkan Flare di Gelora Bung Tomo

Isu ini makin diperkuat dengan fakta bahwa PSSI baru saja menjalin kerja sama dengan federasi sepakbola Jepang JFA.

Namun, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir membantah adanya rumor ini. Erick menyebut bahwa kerjasama dengan JFA dibentuk bukan untuk merekrut Direktur Teknik baru dari Jepang.

Erick Thohir menyebut bahwa kerja sama PSSI dengan Jepang dibentuk untuk mengembangkan sepakbola wanita di Indonesia.

“Kemarin ada kontroversi seakan-akan saya memecat IS (dari posisi Dirtek PSSI). Itu pembicaraan yang sudah kami bicarakan bahwa karena kita mempunyai dua coach yg hebat (Indra Sjafri dan Shin Tae-yong), untuk Direktur Tekniknya harus independen.” kata Erick Thohir.

“Karena itu salah satu pilihannya memang kami sedang mencoba akan rapat dengan Jerman, dengan PSSI-nya Jerman (DFB).” imbuhnya.

BACA JUGA  Akhir BRI Liga 1: Persib Bertahta, Borneo FC Kesatria Tanpa Mahkota

“Kemarin kami dengan Jepang (JFA) itu mereka akan bantu perwasitan Indonesia supaya transparan dan profesional. Dan juga kami akan minta coach wanita dari Jepang buat timnas kita, karena terbukti mereka sudah juara Piala Dunia U-20 juga (runner-up Piala Dunia Wanita U-20 2022).” tambah pria kelahiran 1970 itu.

“Kemarin Myanmar juga dilatih coach dari Jepang. Untuk Jerman kami sedang melihat CV untuk direktur teknik. Jadi semua kita bikin fair dan transparan. Kami ingin membangun tadi, tradisi yang profesional dan transparan.” tambah pria berusia 52 tahun itu.

(*) Edwin Fatahuddin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.