Selasa, 28 April 2026, pukul : 07:01 WIB
Surabaya
--°C

Kapolresta Sidoarjo Larang Petasan dan Takbir Keliling

SIDOARJO-KEMPALAN: Polresta Sidoarjo menggelar apel kesiapan pengamanan malam takbir dan perayaan Idul Fitri 1444 H di halaman Mapolresta Sidoarjo, Jumat (21/4/2023) sore.

Kepada awak media, Kapolresta SIdoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan, petasan dan takbir keliling dilarang pada malam Idul Fitri 1444 H. “Kalau ada yang bermain petasan akan ditegur. Dan bila ada yang takbir keliling akan kami suruh kembali. Takbir hanya boleh di masjid dan di desanya,” ujarnya.

Sebelumnya, dihadapan personel peserta apel, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro membacakan amanat Kapolda Jatim Irjen Pol. Toni Harmanto.

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim mengapresiasi anggotanya yang menghadiri apel pengamanan.

Katanya, apel malam takbir ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana. Dengan demikian diharapkan pengamanan malam takbiran dan perayaan Idul Fitri 1444 H di wilayah Jawa Timur khususnya di kota-kota besar seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, Banyuwangi, dan lainnya dapat terselenggara dengan baik, optimal dan situasi kamtibmas selama perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

Menurutnya, momentum Idul Fitri sesuatu hal yang ditunggu umat muslim, dimana mereka merayakan dengan suka cita setelah sebulan berpuasa dan merayakan malam takbir.

Berkaitan dengan itu, kata Kapolda, perlu dilakukan pengaturan agar tidak menimbulkan gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu kekhusukan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Salah satu kegiatan yang perlu diantisipasi bersama adalah takbir keliling, yang dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan kamtibmas seperti bentrokan antar warga dan lain sebagainya.

Selain itu ada beberapa hal yang menjadi atensi dalam kegiatan pengamanan, antara lain pengamanan tempat ibadah, pusat perbelanjaan, lokasi wisata, jalur tol, arteri dan pusat keramaian lainnya. Dan, yang lebih penting aspek keselamatan personel pengamanan juga harus mendapatkan perhatian dengan melaksanakan pendampingan oleh personel bersenjata.

Selanjutnya kata Kapolda, keberhasilan dari pengamanan ini merupakan tanggungjawab bersama yang harus dapat dilaksanakan. Oleh sebab itu kepada seluruh personel pengamanan agar senantiasa memperkuat sinergitas soliditas selama pelaksanaan tugas. “Kami yakin dengan sinergitas dan soliditas yang baik maka masyarakat dapat melaksanakan rangkaian perayaan Idul Fitri dengan hikmat dan penuh sukacita,” imbuhnya.

Kapolda menekankan agar anggotanya melaksanakan kegiatan deteksi dini untuk mengetahui situasi kamtibmas yang ada.

Meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan terhadap potensi kerawanan kamtibmas sekecil apapun. Juga meningkatkan kegiatan pada lokasi-lokasi yang rawan kriminalitas, kemacetan, dan kecelakaan lalu lintas.

Dan, mengingatkan kepada seluruh personel bahwa kegiatan pengamanan merupakan kegiatan yang bersifat kemanusiaan. “Laksanakan dengan penuh keikhlasan. Jangan arogan dan kedepankan sikap persuasif dan humanis,” pesannya. (Muhammad Tanreha)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.