LONDON-KEMPALAN: Laju Arsenal memburu gelar juara Liga Primer Inggris belum terganjal. Di depan Manchester United yang sedang on fire pun Arsenal masih mampu menunjukkan bahwa merekalah klub kandidat kuat juara Liga Primer Inggris musim ini.
Bermain di kandangnya sendiri, Emirates Stadium, Arsenal menjinakkan United dengan menang tipis 3-2. Sempat berbalas gol setelah ketinggalan terlebih dulu dari gol Marcus Rashford ketika menit ke-17 dan dibalas Edward Nketiah pada menit ke-24, Bukayo Saka sempat membawa The Gunners (julukan Arsenal) unggul pada menit ke-53,
Enam menit setelah gol Saka itu, ternyata United mampu memberikan perlawanan dan berhasil menjebol gawang Aaron Ramsdale lewat gol Lisandro Martinez. Pada penghujung laga, Nketiah pun mampu memberikan poin penuh bagi tuan rumah.
BACA JUGA: <strong>Pecundangi Spurs, Arsenal Sempurnakan Derbi London Musim Ini</strong>
Kemenangan kali ini pun memperpanjang tren tanpa kalah Arsenal di Liga Primer Inggris jadi 13 laga. Uniknya, kali terakhir Martin Odegaard dkk kalah juga saat menghadapi United di kandang mereka, Old Trafford, 4 September lalu.
Tambahan tiga poin ini pun membuat skuad besutan Mikel Arteta tersebut semakin berkibar di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris. Dengan masih menyimpan satu pertandingan, Arsenal masih unggul lima poin dari rival terdekatnya dalam perburuan gelar, Manchester City.
Arteta pun menganggap 50 poin sebagai poin yang luar biasa bagi anak asuhnya. ’’Ini luar biasa, menurutku! Saya tidak menyangka kami mampu mencapai poin lebih dari ini, ini kenyataan,’’ seru Arteta dalam konferensi pers sebelum laga.
BACA JUGA: Arsenal Melesat di Awal Tahun, Saka: Berkat Manchester City
’’Saya pikir kami layak mendapatkan koleksi poin ini, saya rasa kami sudah bermain cukup bagus untuk memenangi laga demi laga. Tapi kenyataannya, banyak hal yang harus kami lakukan agar kami bisa lebih bagus lagi. Dalam transisi menyerang ke bertahan, set pieces, dan ini hasilnya,’’ sambung Arteta. Mengalahkan The Red Devils (julukan United) pada menit-menit terakhir jadi sinyal mentalitas skuad asuhannya sudah matang. ’’Sangat spesial karena kami capai setelah kami menekan dan terus menekan tapi gol tak kunjung datang,’’ tuturnya. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi