Oligarki selama masa pemerintahan Jokowi mendapatkan perlakuan yang sangat istimewa, sehingga mereka acap kali melakukan upaya – upaya manipulasi suara rakyat, sabotase konstitusi atas nama lembaga survey dan opini para pakar tukang dengan satu tujuan agar kekuasaan tetap berpihak pada keserakahan yang selama ini dilakukan.
Setidaknya ada dua jalan yang dilakukan dalam rangka memotong pengaruh oligarki, pertama rakyat yang mengusung isu perubahan bergotong royong untuk menjalankan agenda perubahan yang sudah disusun.
Rakyat bisa bergotong royong menyumbang tema perubahan yang sedang berjalan ini. Tentu saja dalam menjalankan agenda ini dibutuhkan sosok yang bisa dipercaya. Anies adalah satu – satunya capres 2024 yang mengusung agenda perubahan dan keberlanjutan, “Change and Continuity“. Apalagi Anies sering kali dianggap sebagai antitesa atau bahkan sintesa dari kepemimpinan Jokowi. Anies sangat diuntungkan dengan harapan perubahan yang diinginkan rakyat.
Dana sangat dibutuhkan, karena selama ini, para Oligarki dan penguasa kotor menjalankan agenda busuknya dengan memanipulasi suara rakyat. Setidaknya dibutuhkan energi besar untuk mengawal suara rakyat dan mencegah terjadinya cara – cara manipulatif yang dilakukan.
Yang kedua adalah dengan melakukan kompromi yang dibenarkan dalam konstitusi. Pilihannya adalah mencari dampak negatif yang paling kecil.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi