Di banyak negara maju pemerintah membiaya media secara penuh, tetapi media itu tetap independen dan kualitas jurnalistiknya malah lebih bagus dari media komersial lain. Di Inggris ada BBC (British Broadcasting Corporation) yang biaya operasionalnya full ditanggung pemerintah. Tetapi, kualitas jurnalisme BBC sangat independen dan kualitasnya sering lebih tinggi dari media lain.
Hal yang sama juga terjadi pada ABC (Australia Broadcasting Corporation) di Australia, VOA (Voice of America) di Amerika Serikat, Radio Belanda, dan banyak media lain di Eropa. Di negara-negara Skandinavia pemerintah memberi subsidi kepada media yang lemah supaya bisa bertahan menghadapi kompetisi denga media konglomerasi. Tujuannya supaya terjamin adanya ‘’diversification of content’’, keberagaman konten media, supaya opini tidak seragam dan demokrasi tetap berjalan.

Kepala Dinas Infokom Kabupaten Magetan Cahaya Wijaya mengatakan, sinergitas pemerintah daerah dengan media lokal sudah berjalan baik selama ini. Kedua pihak menjalankan dan menghormati fungsi masing-masing tanpa ada intervensi.
Melakukan kritik adalah bagian dari fungsi media untuk melakukan kontrol sosial. Melakukan kritik tidak harus selalu dengan konten yang menyakiti. Kritik bisa dilakukan dengan bahasa yang ringan dan bahkan bila perlu dengan anekdot yang lucu. ‘’Seorang jurnalis yang mengritik, tapi tetap bisa membuat tersenyum, menunjukkan kualitas maqom jurnalistiknya sudah tinggi,’’ kata Dhimam Abror sembari mengutip buku ‘’Elemen Jurnalisme’’ Bill Kovack dan Tom Rosentiel.
Cahaya Wijaya menyambut baik gagasan itu. ‘’Mengritik tapi tidak menyakiti, dan hasilnya mengena,’’ ujar Cahaya. (dad)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi