Dalam pertempuran semifinal kali ini pasukan Prancis ibarat tentara Frank yang dipimpin oleh Charles Martel. Gelandang serang Prancis Antoine Griezman dalam pertandingan itu ibarat Charles Martel dalam pertempuran di Tours. Griezman mengobrak-abrik pertahanan Maroko. Umpan terobosannya pada menit kelima gagal diadang oleh pertahanan Maroko.
Gawang Maroko terancam. Pertahanan Maroko berkonsentrasi kepada Kylian Mbappe dan Oliver Giroud. Tetapi, mendadak dari sisi kiri muncul Theo Hernandez yang melepaskan tendangan voli dengan kaki kiri mengunjam ke gawang Yasin Bounue yang tidak berdaya.
BACA JUGA: Kaesang Krama
Kebobolan di menit awal membuat pertahanan Maroko goyah. Pelatih Walid Regragui mencoba memperkuat pertahanan. Serangan-serangan disusun untuk membalas, tapi serbuan yang kurang bervariasi gampang dipatahkan.
Kylian Mbappe dengan kecepatannya selalu menjadi teror bagi pertahanan Maroko. Pemain pengganti Randal Kolo Muani tinggal menceploskan gawang yang kacau balau diacak-acak oleh Mbappe. Kolo Muani tinggal berhadapan dengan kiper Yasin Bounoe yang tidak berdaya.
Prancis melaju ke final. Maroko pulang dengan kepala tegak. Sejarah tinta emas sudah ditulis dan akan dikenang sepanjang masa. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi