Komentar Pilihan Dahlan Iskan*
Edisi 2 Desember 2022: Omnibus Lagi
Thamrin Daffan
dihutan bakau berjalan tertatih tatih mencari ilmu ke pendekar kawakan dimana dikau wahai si rambut putih apakah rambutmu sudah di hitamkan
iwan
Katanya IDI mau menjaga kwalitas, kita sama-sama tau sampai dimana kwalitas itu, kalau tidak tidak ,mana ada 1jt orang berobat ke LN. Di negara tetangga MCU lebih murah dan pelayanan lebih prima, belum lagi yang berobat. Pemerintah harus reformasi total lah.
Johannes Kitono
Tidak perlu dipermasalahkan siapa yang mengusulkan RUU Omnibus Law tsb. Kalau isinya memang bagus dan bermanfaat bagi rakyat banyak diterima saja. Tentu bukan segelintir rakyat di IDI, yang tega dan dengan kecam pecat DR Terawan. Menjadi seorang dokter itu perlu investasi waktu dan biaya mahal. Apalagi dokter spesialis yang belajar ke LN dengan usaha/ biaya sendiri. Mau ambil spesialis di Indonesia, selain otak pintar, perlu biaya dan harus ada koneksi. Aneh, setelah lulus dan pulang ke Indonesia justru dihalangi oleh senior sendiri. Mereka takut bersaing dan kehilangan piring mangkoknya. Menkes Budi Gunadi Sadikin menyadari masalah ini dan memberi angin segar. Mulai November dokter spesialis LN dihimbau balik Indonesia dengan insentif extra 7 – 24 juta dan boleh praktek didaerah. Seharusnya IDI dipimpin oleh CEO yang tidak berafiliasi dengan bisnis RS dan partai politik. Buktinya Budi Gunadi Sadikin yang Menkes dan non dokter tapi ok. Kalau RUU Omnilaw tsb. ditolak, jangan harap pembangunan Mayo Klinik di Bali akan jadi kenyataan. Nanti Pidato 17 Agustus 2023 Presiden akan mengulang topik yang sama. Setiap tahun pasien Indonesia menghabiskan 150 T ke RS di Timberland, Borneo, Penang dan Bumrungrad. Silahkan tebak ini salah siapa?
Leong putu
Bola di lempar bola disepak / Sarat taktik juga stategi / Gimana kabarnya mbah koplak? / Si Jabrik ke mana dia pergi? / … #ColekMbah Mars.
Mirza Mirwan
Pagi-pagi badan sudah berpeluh / Gegara mendaki ke Pura Uluwatu / Hati-hati kalau bertemu dengan Ni Luh / Boleh jadi itu istrinya Bung Putu / ….. Pantun maksa.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi