Maroko memang diperkuat dua pemain top, Ashraf Hakimi yang bermain di Paris Saint Germain dan sebelumnya main di Inter Milan. Ada juga Hakim Ziyech yang bermain di Chelsea dan sebelumnya menjadi bintang hebat di Ajax Amsterdam. Tapi, dari segi kualitas tim Belgia jauh lebih hebat dari Maroko.
Belgia adalah tim terbaik di dunia dan berada pada peringkat pertama FIFA. Maroko berada di peringkat 22 FIFA, tapi dalam pertandingan itu Maroko terbukti lebih superior. Ternyata peringkat FIFA tidak menjamin tim akan bermain bagus. Semangat dan kolektivitas ditunjang semangat juang yang tinggi akan menjadi kekuatan yang mematikan.
BACA JUGA: Dato Anwar
Kekalahan ini membuat Belgia berada pada posisi sulit. Pada pertandingan terakhir Belgia harus mengalahkan Kroasia, finalis Piala Dunia 2018. Sebuah tugas yang sangat sulit karena Kroasia terkenal sebagi tim tangguh di setiap turnamen.
Kekalahan ini membuat suasana internal tim Belgia bergolak. Salah satu faktor yang dituding menjadi sebab kekalahan adalah faktor usia. Kevin de Bruyne menuding usia tua sebagai biang keladi. Beberapa pemain tersinggung oleh ucapan De Bruyne ini. Jan Vertonghen, bek tengah, merasa tersindir oleh ungkapan ini dan balik menyindir De Bruyne yang juga disebutnya terlalu tua.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi