Jumat, 15 Mei 2026, pukul : 17:14 WIB
Surabaya
--°C

Kebakaran, Serupa tapi Tak Sama

Namun, kebakaran kantor Bareskrim ini mengingatkan kita pada kebakaran kantor Kejagung yang sama-sama punya latar kasus. Kabareskrim Agus Andrianto, sebagaimana dikabarkan media saat ini diterpa badai kasus suap tambang ilegal IsBol.

IsBol mengaku memberikan uang koordinasi kepada Kabareskrim langsung, dengan nominal totalnya Rp 6 miliar. Pemberian uang koordinasi iti terjadi pada bulan September, Oktober dan November 2021.

Pengakuan IsBol yang videonya sempat viral, isejalan dengan LHP (Laporan Hasil Penyelidikan) oleh Div Propam Mabes Polri, yang dibuat pada Februari hingga April 2022. Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan yang saat itu menjabat Kadiv Propam dan Karo Paminal membenarkan isi LHP.

Mantan Kabareskrim Ito Sumardi meminta Kapolri Listyo Sigit P untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan Kabareskrim Agus Andrianto. Menurut Ito yang pernah jadi Kopolwiltabes Surabaya, pengusutan kasus tersebut bisa dimulai dengan memeriksa CCTV Bareskrim Mabes Polri pada bulan September sampai November 2021.

Karena pengakuan IsBol menghadap Agus ke ruang kerjanya untuk menyetor uang langsung Rp 2 miliar tiga kali di bulan menjelang akhir 2021 itu. “Pengungkapan kasus melalui rekaman CCTV akan lebih scientic, sulit dibantah, ketimbang keterangan saksi yang mungkin sekali berbohong,” tegas Ito.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.