Minggu, 21 Juni 2026, pukul : 13:02 WIB
Surabaya
--°C

Ungkap Mayat Kalideres sampai ke Belatung

Itu tingkat kerusakan di negara empat musim, di musim panas. Sedangkan di musim dingin, tingkat kerusakan lebih lambat (lebih lama) tiga kalinya. Di musim semi dan musim gugur, lebih lambat dibanding dengan di musim panas. Tapi lebih cepat dibanding di musim dingin.

Di negara tropis Indonesia, belum pernah diriset, berapa lama mayat rusak di tempat terbuka, atau yang dikubur. Kalau pun pernah diriset, hasilnya belum pernah diumumkan ke publik.

BACA JUGA: Dampak Pribadi Ganda si Kebaya Merah ke Masyarakat

Kini Polri membutuhkan pakar belatung mayat manusia. Demi mengungkap kematian sekeluarga di Kalideres. Ini hal baru bagi Polri. Meskipun otopsi jenazah korban kejahatan sudah sering dilakukan.

BACA JUGA  Mengembalikan Perkara kepada Ahli Ilmu, Bukan Sekadar Lipstik Genit

Pernyataan Kombes Hengki di atas, pastinya akan menarik minat pakar belatung mayat Indonesia, yang selama ini tersembunyi. (*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.