Terungkap motif baru: “Ternyata ada motif utang. Tersangka punya utang di bank, dan korban tahu. Maka, korban marah,” kata AKBP Yogen. Berarti, kemarahan Nila, dobel.
Di situ, Nila menyatakan, minta cerai. Dia menyatakan, hendak pulang ke rumah paman, sambil menunggu proses cerai. Cek-cok benar-benar panas. Membara.
Rizky keluar rumah, menuju masjid. Ia salat Subuh berjamaah di masjid. Lalu sarapan di warung dekat rumah. Kemudian pulang.
BACA JUGA: KDRT di Depok Caranya Unik
Di rumah, ia mendapati Nila berpakaian rapi. Menenteng koper pakaian. Menggandeng Keke, berseragam sekolah, siap berangkat diantar Nila ke sekolah.
Rizky kelabakan. Ia teriak membentak-bentak. Marah meluber-luber. Tapi masih terjadi dialog Rizky dan Nila.
Yogen: “Korban (Nila) bilang ke tersangka (Rizky), dia minta cerai. Korban bilang: Anak pertama (Keke) ikut saya, anak kedua ikut kamu.”

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi