Lanjut Yogen, Rizky segera bertanya ke Keke: “Apa benar, kamu mau ikut ibu?” Keke tak menjawab. Ditanya Rizky lagi, Keke tetap diam.
Lantas, Rizky masuk ke kamar, mengambil anak kedua inisial MP, bayi 1,5 tahun. Bayi itu digendong Rizky, menangis. Lalu digeletakkan di lantai teras, depan rumah. Bayi menangis bergetar-getar. Memecah pagi.
Rizky cepat, masuk rumah lagi. Menutup pintu, menguncinya. Posisi Nila dan Keke terjebak di ruang tamu. Rizky masuk rumah, tahu-tahu sudah memegang golok terhunus. Terjadilah tragedi itu.
BACA JUGA: Kebaya Merah Mirip American Porn Star Joanna Angel
Pertama, dihajarnya Nila. Lima kali bacokan. Di kepala dan badan. Langsung tumbang. Keke menjerit histeris. Refleks, Keke lari ke belakang rumah. Dikejar Rizky, dengan golok berdarah-darah.
Di dapur, Rizky membabat Keke berkali-kali, sampai ia lupa berapa kali. Ke kepala, leher, badan, sampai semua jari tangan Keke putus, rontok ke lantai.
Pagi itu, cuaca Depok cerah. Matahari belum sepenuhnya muncul. Langit kemerahan. Semerah suasana rumah Rizky. Banjir darah. Dua wanita mengerang menahan sakit. Ilustrasi tangis bayi meronta-ronta.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi