“Kondisinya tetap sadar sampai pergi selamanya. Saya mendampingi dia terus. Saya bacakan Talqin sesuai permintaannya. Menuntun membaca kalimat syahadat. Kemudian dia pamit. Bilangnya “mau pulang”. Pesan terakhirnya, dia meminta maaf dan meminta saya menjaga anak-anak”, ungkap Dinuk sesenggukan, Selasa (1/11) dalam sambungan telpon.
BACA JUGA: Kasus Penyegelan Kantor PWI Sulsel Diambil Alih oleh PWI Pusat
Pagi ini jenasah disemayamkan di rumah duka di Jalan Timbul no 28A Pejaten Barat 2Jakarta selatan.
Pemakaman almarhum direncanakan siang ini ba’da Dzuhur di TPU Tanah Kusir. Selamat jalan Pak Rinaldi. Semoga Allah SWT memberi tempat lapang, nyaman, dan indah di sisiNya. Al Fatihah. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi