SURABAYA-KEMPALAN: Mengunjungi kampung Sidorukun yang merupakan partisipan Surabaya Smart City dan menggelar sapa warga oleh Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat memberikan kesan tersendiri.
Di antaranya karena masih dalam tahapan penilaian tahap II Program Surabaya Smart City yang dilakukan pemerintah kota surabaya melalui dinas lingkungan hidup. Saat ini terdapat 150 RW yang lolos penilaian tahap II.
Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya Bidang Program Achmad Hidayat mengungkapkan bahwa Setiap kampung dari 1360 RW di surabaya memiliki karakteristik khas tersendiri . Dipandang dari kondisi sosial masyarakat hingga perekonomian warganya.
“Yang pertama saya ucapkan selamat bagi kampung yang masuk ke 150 Besar RW Terbaik , saya berharap bahwa SSC tidak hanya bagaimana kampung menjadi asri dan hijau tetapi perekonomian warganya bisa bergerak “, kata Achmad Hidayat.
Dirinya mendukung Program SSC yang diselenggarakan pemerintah Kota Surabaya dibawah kepemimpinan Eri Cahyadi – Armuji sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas antar warga di kampung.
“Saya melihat soliditas warga bergotong royong luar biasa , ada yang mengadakan tumbuhan produktif , bak sampah , keranjang takakura dan memperindah jalan jalan kampung dengan berbagai ornamen.”, tegas Achmad.
Ia juga berharap agar tidak hanya mempercantik fisik kampung tapi bisa mendorong pemulihan ekonomi melalui produk – produk umkm lokal . Seperti produk olahan makanan minuman hingga kraft dari olahan barang bekas dan batik kreasi kampung .
“Orientasinya tidak hanya menang – menangan tapi sarana memperkokoh persatuan warga “, imbuhnya.
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi