Mungkin begitu ceritanya. Giring tidak memberi penjelasan resmi, dan Grace yang ditanya wartawan juga mengeles dengan mengatakan tidak ada perubahan mendadak, karena nama Ganjar sudah dipersiapkan lama melalui mekanisme rembuk rakyat.
Diksi ‘’nir-empati’’ yang dipakai Giring kemudian dipakai untuk membully balik. Ada yang menyebut Giring ‘’nir-pulsa’’ alias tidak punya pulsa. Ada pula yang menyebut PSI sebagai partai ‘’nir-koordinasi’’, karena tidak ada koordinasi di antara para pimpinannnya.
BACA JUGA: Nico dan Ibul
Tidak sampai di situ. Pada kesempatan berikutnya para wartawan mengejar Ganjar Pranowo untuk memintainya komentar mengenai deklarasi itu. Dalam sebuah acara di Semarang Ganjar didekati wartawan yang meminta komentarya mengenai deklarasi itu. Jawaban Ganjar selalu khas dengan memakai bahasa Jawa, Ganjar mengaku tidak dihubungi oleh PSI dan tidak ada komunikasi sebelumnya.
Ganjar kemudian melanjutkan dengan narasinya yang khas, ‘’PSI, sopo iku, PSSI kali.’’ Ganjar pura-pura tidak kenal dengan PSI, dan karena itu dia bertanya ‘’Sopo iku?’’, Siapa dia? Ganjar merasa tidak nyaman dengan deklarasi itu, karena dia sudah sering kali kena sentil oleh Megawati Soekarnoputri maupun elite PDIP lainnya.
Karena itu Ganjar menghindar. Karena itu netizen menganggap PSI membajak nama Ganjar. PSI mencatut nama Ganjar dengan mendeklarasikannya tanpa izin. Netizen pun memelesetkan kepanjangan PSI menjadi ‘’Partai Sopo Iku”, Partai Siapa Dia.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi